- Sekjen Propindo Heikal Safar SH Desak Tindak Tegas Mahasiswa UI Diduga Terbukti Bersalah Lakukan Aksi Amoral Terhadap Mahasiswi Dan Dosen Perempuan
- Menkop: Dekopinwil Jateng Berperan Strategis Kembangkan Produk Lokal melalui KDKMP
- Lebaran Kukusan Bidik Rekor MURI 2027, Pawai Rantangan Jadi Andalan
- RDF: Ilusi Teknologi di Tengah Krisis Sampah
- Menkop Bersama Menko PM Bahas Penguatan Kopdes Merah Putih Menjadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat
- FSPMKI dukung pemogokan dokter Spesialis di Belu NTT : Bupati Belu jangan Baper !
- Mendag Busan Resmikan Pasar Tematik Industri Sidayu di Gresik: Perkuat Ekonomi Rakyat Berbasis Wisata dan Budaya
- PRSI Audiensi dengan BRIN, Perkuat Arah dan Kolaborasi Nasional
- Robotika untuk Negeri Hadir di Padang, Cetak Generasi Inovator dari MAN 1 Kota Padang
- Pengamat Sebut Posisi AS dan Israel Terdesak, Iran Pegang Kendali di Selat Hormuz.
Entrepreneur Hub Lampung 2025: Lahirkan Generasi Pengusaha Muda Berbasis Teknologi
.jpg)
Keterangan Gambar : Sekretaris kementerian UMKM, Arif Rahman Hakim
Bernusa.com, Lampung – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat ekosistem kewirausahaan di kalangan generasi muda, khususnya di lingkungan akademisi. Upaya ini sejalan dengan target nasional peningkatan rasio kewirausahaan Indonesia menjadi 3,6 persen pada tahun 2029.
Sekretaris Kementerian (Sesmen) UMKM, Arif Rahman Hakim, menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam melahirkan wirausaha muda berbasis inovasi dan teknologi. Ia mendorong kampus agar aktif memberikan pendampingan inklusif dan berkelanjutan bagi mahasiswa yang ingin merintis usaha.
“Kalau bisa kita dampingi sejak dini, akan tercipta banyak lapangan kerja. Harapannya, dari para mahasiswa ini lahir pengusaha-pengusaha baru yang berdaya saing tinggi,” ujar Arif saat membuka Entrepreneur Hub Lampung 2025 di Kampus Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Rabu (29/10/2025).
Baca Lainnya :
- Sinergi DWP Kemenkop Bersama Kepul Wujudkan Program Sampah Jadi Rupiah0
- KI DKI Jakarta Ajak Mahasiswa Manfaatkan Hak Akses Informasi Publik Melalui UU KIP0
- Aga Khan: Pekat IB Harus Jadi Tempat Berlindung Masyarakat Indonesia 0
- Pentingnya Inovasi Menu Bergizi Lokal dengan Rasa yang Disukai Anak-anak Penerima Manfaat SPPG Plawa Polda Bali0
- Lazada–PWI Dorong Wartawan Angkat Isu Kepercayaan dan Inovasi Digital Lewat Lomba Nasional 20250
Dengan mengusung tema “To The Next Level”, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor industri. Melalui forum ini, Kementerian UMKM berharap lahir lebih banyak wirausaha berbasis riset, teknologi, dan inovasi.
“Pertumbuhan wirausaha berbasis teknologi diharapkan juga datang dari kampus-kampus seperti ITERA yang menumbuhkan semangat kewirausahaan sejak dini,” tambahnya.
Ubah Pola Pikir Generasi Muda
Arif juga menekankan pentingnya mengubah mindset mahasiswa agar tidak hanya berorientasi menjadi pegawai setelah lulus. Menurutnya, semangat berwirausaha harus ditanamkan sejak masa kuliah untuk menciptakan lapangan kerja baru.
“Persaingan mencari kerja sangat ketat. Karena itu, lebih baik mulai merintis usaha sejak masih kuliah,” pesannya di hadapan sekitar 400 peserta.
Sebagai bentuk dukungan konkret, pemerintah telah menetapkan kebijakan afirmatif belanja 40 persen dari APBN/APBD, BUMN, dan K/L untuk produk UMKM, dengan nilai mencapai lebih dari Rp800 triliun.
“Tantangannya sekarang, seberapa banyak wirausaha baru yang bisa menggantikan produk impor dari belanja tersebut,” ujarnya.
Bangun Ekosistem Terintegrasi
Kementerian UMKM juga terus membangun ekosistem kewirausahaan terintegrasi dari hulu ke hilir, mulai dari pendampingan calon pengusaha, peningkatan kapasitas melalui asosiasi, pembiayaan lewat Bank Himbara, hingga pemasaran dan layanan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) di berbagai daerah.
Arif mengapresiasi langkah ITERA yang telah membentuk unit inkubasi bisnis dan lembaga pendukung inovasi mahasiswa. Ia berharap kegiatan serupa dapat diperluas ke kampus-kampus lain di seluruh Indonesia.
“Semoga Entrepreneur Hub ini bisa tumbuh di banyak kampus lain. Anak muda perlu punya pilihan dan peluang yang lebih baik untuk jadi wirausaha sukses,” tuturnya.

Kolaborasi Pemerintah Daerah dan Kampus
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung, Syamsurizal Ari, yang mewakili Gubernur Lampung, menilai bahwa dinamika ekonomi modern menuntut kreativitas tinggi untuk bersaing.
“Mari jadikan acara ini momentum untuk berani memulai, berubah, dan berinovasi. Kami yakin dari Lampung akan lahir wirausahawan hebat di masa depan,” ucapnya.
Rektor ITERA, I Nyoman Pugeg Aryantha, turut mengapresiasi dukungan Kementerian UMKM yang menjadikan kampusnya sebagai tuan rumah Entrepreneur Hub 2025. Ia menegaskan, ITERA terus memperkuat daya saing lulusan melalui penguatan jiwa entrepreneurship dan inovasi mahasiswa.
“Banyak produk inovasi mahasiswa yang kini beredar di masyarakat. Kami juga menyiapkan fasilitas pendampingan, sertifikasi halal, hingga pusat layanan inovasi,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian UMKM dan ITERA dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Penandatanganan dilakukan langsung oleh Sesmen UMKM Arif Rahman Hakim dan Rektor ITERA I Nyoman Pugeg Aryantha.
Dengan kolaborasi ini, diharapkan lahir lebih banyak wirausaha muda berbasis riset dan teknologi yang siap membawa Indonesia menuju kemandirian ekonomi dan daya saing global. (AS/BN).
_-_Copy.png)






_(1).png)


.jpg)