- Dukung Ekonomi Digital di Daerah, BRI Region 11 Yogyakarta Lakukan Pendampingan Berkelanjutan bagi UMKM Berkah Swasembada Asal Banyumas
- WSBP Jalin Kerja Sama Optimalkan Aset Precast Plant WSBP Cibitung
- Perkuat Layanan Kesehatan di Hari Batik Nasional, BRI Serahkan Ambulans untuk SMA Yayasan Gemah Ripah Lohjinawi Klaten
- Prabowo Salurkan 160 Becak Listrik untuk Pengayuh Lansia di Kota Bogor
- Kapal Legendaris KRI Dewaruci Bersandar di Cirebon, Ada Wisata Edukasi Maritim Gratis
- Perkuat Ekosistem Layanan Rumah Sakit, BRI Insurance Hadirkan Medical Malpractice Insurance
- Cakra Elektrolisis, Teknologi Sterilisasi Air Tambak Karya Anak Bangsa, Mulai Dipercaya Tambak Besar di Pulau Jawa
- Psikologi dan Manajemen Risiko: Aryasatya Wishnutama Tekankan Manusia di Sektor Energi
- BRI Region 6 Berpartisipasi dalam Gebyar Lelang BRI Serentak di 74 Lokasi di Seluruh Indonesia
- Menkop Tekankan Koperasi di Luwu Timur Bergerak ke Sektor Produksi Hingga Keuangan
IPCC Catat Kenaikan Trafik, Terminal Satelit Perkuat Operasional

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC), sebagai operator terminal kendaraan terbesar di Indonesia di bawah naungan PT Pelindo Multi Terminal, terus memperkuat kinerja operasional melalui transformasi dan pengembangan layanan yang dijalankan Perseroan. Hal tersebut tercermin dari peningkatan trafik operasional secara konsolidasi antara Branch Jakarta dan lima Terminal Satelit IPCC hingga Agustus 2026. Secara konsolidasi, IPCC mencatat 2.595 ship call, meningkat dari 2.250 ship call pada periode yang sama tahun sebelumnya atau tumbuh 15,33% YoY. Peningkatan juga tercermin pada trafik Completely Built Up (CBU) yang mencapai 607.196 unit, dibandingkan 597.871 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya atau tumbuh 1,56% YoY.
Penguatan kinerja juga terlihat pada sejumlah segmen layanan lainnya. Hingga Agustus 2026, trafik alat berat tercatat mencapai 22.648 unit, meningkat 5,76% YoY dibandingkan 21.415 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, segmen Truck/Bus mencapai 213.689 unit, tumbuh 44,29% YoY dari 148.101 unit. Pertumbuhan signifikan turut tercatat pada General Cargo yang mencapai 173.697 packages, meningkat 114,03% YoY dibandingkan 81.154 packages pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Kinerja konsolidasi tersebut terutama ditopang oleh pertumbuhan aktivitas di Terminal Satelit IPCC. Di sisi lain, Terminal Internasional Branch Jakarta masih menghadapi tekanan pada segmen impor. Meski demikian, aktivitas ekspor CBU menunjukkan penguatan di tengah dinamika perdagangan dan geopolitik global. Kondisi tersebut menjadi perhatian Perseroan untuk terus memperkuat strategi peningkatan trafik kargo di Terminal Internasional Branch Jakarta sekaligus mengoptimalkan kontribusi jaringan Terminal Satelit.
Baca Lainnya :
- Indonesia Contact Center Association Sukses Gelar Awards Ceremony TBCCI 20260
- Cacco Menjalin Kemitraan Bisnis dengan Perusahaan AI Commerce Indonesia, bitbybit Studio0
- TPS 3R Menteng Atas Terbukti Aman Berdasarkan Uji Lab, Mahasiswa Transparansi Kami Dukung0
- PBA Labs Buka Pendaftaran Certified Blockchain Developer Course0
- Kasus TBC di Garut Tembus 7.582, Masyarakat Diminta Waspadai Gejala0
Penguatan kinerja IPCC juga berlangsung sejalan dengan perkembangan industri otomotif nasional. Berdasarkan data GAIKINDO, total produksi CBU nasional pada Januari sampai dengan Agustus 2026 mencapai 859.256 unit, tumbuh 13,44% YoY. Pada periode yang sama, trafik CBU yang dilayani IPCC mencapai 607.196 unit atau meningkat 1,56% YoY.
“Pertumbuhan trafik di berbagai wilayah operasional menunjukkan semakin pentingnya integrasi antara Branch Jakarta dan Terminal Satelit dalam mendukung rantai logistik kendaraan nasional. Kami akan terus memperkuat kualitas layanan, kapabilitas operasional, serta sinergi antarterminal untuk merespons kebutuhan pelanggan dan perkembangan industri otomotif secara lebih adaptif,” ujar Wing Megantoro, Direktur Utama IPCC.
Wing menambahkan ke depan, IPCC akan terus melanjutkan transformasi operasional dan bisnis melalui penguatan sumber daya, peningkatan kualitas pelayanan, digitalisasi, serta optimalisasi jaringan terminal. Langkah ini menjadi bagian dari upaya kami dalam menghadirkan layanan terminal kendaraan yang semakin terintegrasi, efisien, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi IPCC untuk Menjadi Ekosistem Terminal Kendaraan Berkelas Dunia.
_-_Copy.png)




.jpg)




_(1).png)
