- Menkop Tekankan Koperasi di Luwu Timur Bergerak ke Sektor Produksi Hingga Keuangan
- 12 Tahun Waskita Beton Precast, Menata Fondasi, Meningkat Lebih Tinggi
- Di tengah Kerumunan Solo Run Fest 2026, BRI Eksis Hadirkan Layanan Perbankan
- Jalan Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton Akan Dioperasikan dengan Tarif Mulai 14 Oktober 2026 Pukul 00:00 WIB
- Tokenized Stocks Tembus US$3 Miliar, Akses Saham AS Makin Diminati Investor Indonesia
- LBFest 2026 Dorong Brand Lokal Karya Entrepreneur Muda BINUS \'Naik Kelas\'
- AI Tidak Cukup untuk Menghapus Kemiskinan Jakarta
- OCBC Syariah dan Rumah Wakaf Salurkan Wakaf untuk Dukung Pendidikan & Keterampilan Siswa di Pelosok Garut
- Musim Hujan Mundur ke Desember, Jadwal Kirim Material Proyek Ikut Bergeser
- Ketua Harian Partai Ummat Dukung Kapolri Dan Test Narkoba Seluruh Pegawai Negeri, Pejabat Negara, Dan Wakil Rakyat Di Seluruh Indonesia
Menkop: Proyek Backbone Fiber Optik Didorong Jadi Penopang Layanan Internet Kopdes Merah Putih

Keterangan Gambar : Menkop Ferry Juliantono
BERNUSA.COM, Surabaya – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono melakukan site visit proyek pembangunan Backbone Fiber Optic Jalur Kereta Api Lingkar Jawa di Stasiun Gubeng, Surabaya, Senin (9/3). Proyek ini digagas oleh Koperasi Pegawai Indosat (Kopindosat) dengan dukungan pembiayaan dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi yang merupakan Badan Layanan Umum (BLU) Kementerian Koperasi (Kemenkop).
Menkop Ferry mengapresiasi pelaksanaan proyek backbone fiber optik yang saat ini sudah sampai pada tahap project closing. Melalui proyek infrastruktur internet ini menjadi tonggak penting dalam upaya pemerataan akses digital di Pulau Jawa terutama yang dikerjakan oleh koperasi bekerjasama dengan para mitranya.
“Kami mendukung penuh pembangunan fiber optik oleh Kopindosat karena ini menjadi solusi bagi wilayah yang masih kesulitan jaringan internet,” ujar Menkop Ferry dalam sambutannya, Senin (9/3).
Baca Lainnya :
- Menkop Ajak KB PPI untuk Bersinergi dengan Kopdes Merah Putih0
- Menkop: Ekspor Manggis Oleh Koperasi Produsen Upland Subang Farm Bukti Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi Desa0
- Kemenkop Gandeng ICMI, Koperasi Desa Merah Putih Disiapkan Jadi Pusat Ekonomi Lokal0
- Menkop Ingin Pembangunan Fisik Kopdes Merah Putih dan Pelatihan SDM Pendukung Dipercepat0
- Menkop Ajak Kospin Jasa Perkuat Pusat Distribusi Dan Ekosistem Kopdes Merah Putih0
Turut hadir dalam site visit tersebut Direktur Utama LPDB Krisdiyanto, Direktur Utama Kopindosat Wahono, Head Fiber Optik Syafnedi, Wakil Kepala Stasiun Gubeng Marji beserta para Staf Ahli Menteri dan juga jajaran Direksi LPDB.
Menkop Ferry menekankan bahwa salah satu permasalahan klasik yang dihadapi oleh desa-desa dan kelurahan khususnya di daerah terpencil adalah jaringan internet dan listrik. Permasalahan ini mengemuka saat Kemenkop melakukan upaya percepatan pembangunan 83.000 unit Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih. Oleh karena itu keterlibatan semua pihak termasuk dari Kopindosat untuk mengatasi keterbatasan akses internet menjadi jawaban nyata bagi masyarakat.
Setelah jaringan internet fiber optik ini beroperasi secara komersial, Menkop Ferry berharap agar dapat mendukung kelancaran operasionalisasi Kopdes/Kel Merah Putih.
"Saya berharap Kopindosat bisa mengkaitkan semuanya ini dengan upaya kami dalam mempercepat operasionalisasi Kopdes Merah Putih, karena di dalam bayangan kami pengelolaan Kopdes ini akan butuh internet," katanya.
Ia mendorong agar Kopindosat dapat melanjutkan proyek tersebut hingga mampu menyediakan jaringan internet yang murah, cepat dan terjangkau hingga ke rumah-rumah warga. Kemenkop melalui LPDB Koperasi dipastikan siap memberikan tambahan dukungan berupa pembiayaan yang kompetitif.
“Jika memungkinkan, LPDB dapat membantu pembiayaan instalasi hingga rumah warga agar layanan internet benar-benar menjangkau semua lapisan masyarakat,” ujarnya.
Menkop juga mengajak Kopindosat untuk terlibat aktif dalam upaya peningkatan SDM pengelola/pengurus Kopdes/Kel Merah Putih khususnya terkait dengan digitalisasi. Menurutnya, keterbatasan SDM menjadi tantangan nyata yang perlu mendapatkan solusi secara cepat dan tepat.
Dalam hal ini, Kemenkop telah melakukan berbagai upaya pelatihan dan pendampingan SDM Pengelola/pengurus Kopdes/Kel Merah Putih agar kedepan proses operasionalisasinya dapat berjalan dengan baik dan optimal.
Sementara itu, Direktur Utama Kopindosat Wahono menjelaskan bahwa pembangunan backbone fiber optik dilakukan di sepanjang jalur rel kereta dengan total panjang sekitar 4.600 kilometer. Jalur utama membentang dari Cikampek hingga Banyuwangi, disertai sejumlah percabangan.
Ia menambahkan bahwa proyek ini diharapkan menjadi solusi untuk percepatan pemerataan jaringan internet di berbagai wilayah, khususnya di pelosok-pelosok desa/kelurahan. Ia menyampaikan apresiasi kepada Kemenkop dan LPDB Koperasi yang secara konsisten memberikan dukungan terutama terkait pembiayaan.
“Semua ini (proyek) dapat berjalan berkat dukungan penuh LPDB, termasuk pembiayaan proyek sekitar Rp47–48 miliar,” katanya.
Selain itu, Wahono menjelaskan bahwa total pembiayaan LPDB kepada Kopindosat untuk berbagai kegiatan bisnis mencapai Rp228 miliar. Ke depan, pihaknya terus berharap agar dukungan dan kerja sama dapat terjalin secara berkesinambungan agar Kopindosat dapat tumbuh lebih besar.(AS/BN).
_-_Copy.png)




.jpg)




_(1).png)
