Terkini
- PB Formula Apresiasi Silaturahmi Nasional MUI dan Ormas Islam Perkuat Ukhuwah untuk Keadilan dan Perdamaian Dunia
- Tak Cukup Andalkan APBD, BPD Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Regional
- Sekjen Propindo Heikal Safar SH Desak Tindak Tegas Mahasiswa UI Diduga Terbukti Bersalah Lakukan Aksi Amoral Terhadap Mahasiswi Dan Dosen Perempuan
- Menkop: Dekopinwil Jateng Berperan Strategis Kembangkan Produk Lokal melalui KDKMP
- Lebaran Kukusan Bidik Rekor MURI 2027, Pawai Rantangan Jadi Andalan
- RDF: Ilusi Teknologi di Tengah Krisis Sampah
- Menkop Bersama Menko PM Bahas Penguatan Kopdes Merah Putih Menjadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat
- FSPMKI dukung pemogokan dokter Spesialis di Belu NTT : Bupati Belu jangan Baper !
- Mendag Busan Resmikan Pasar Tematik Industri Sidayu di Gresik: Perkuat Ekonomi Rakyat Berbasis Wisata dan Budaya
- PRSI Audiensi dengan BRIN, Perkuat Arah dan Kolaborasi Nasional
Sambut Imlek dan Ramadhan Yayasan Bagin Indonesia Centre Gelar Acara Bedah Buku

JAKARTA,- Di Cafe Digra Coffee yang beralamat di Jalan Lebak bulus 2, No 21 d Jakarta selatan, pada Sabtu, tanggal 14 Februari 2026, Yayasan Bagin Indonesia Centre menyelenggarakan acara bedah buku Muslim Tionghoa di Yogyakarta, untuk menyambut Imlek dan Ramadhan. Buku tersebut merupakan karya dari sekertaris Yayasan Bagin Indonesia Centre, Sunano.
Menurut ketua Yayasan Bagin Indonesia Centre Murniati Ginting, Acara ini tidak sekedar mengupas tuntas sebuah sejarah Muslim Tionghoa yang ada di Yogyakarta , namun acara ini juga menguatkan kampanye tentang pentingnya Toleransi dimana Indonesia memiliki banyak keberagaman, oleh karena itu acara ini sengaja digelar menjelang Imlek sebagai penghormatan terhadap etnis Tionghoa yang akan merayakannya.
Tak hanya menyambut Imlek, acara ini juga bertujuan untuk silaturahmi yang mana bagi umat Islam yang akan menyambut bulan suci Ramadhan memiliki tradisi acara yang biasa disebut Munggahan.
Lebih lanjut Murniati berharap Acara ini mampu menjadi vitamin penguat persatuan dan kesatuan Indonesia, dan sarana informasi positif dimana kita ketahui banyak tersebar berita hoax yang bisa mengikis persatuan Indonesia.
Selanjutnya Murniati menjelaskan perlu diketahui adapun Narasumber yang akan tampil mengikuti Acara Bedah Buku ini diantaranya yakni : Sunano ( Penulis buku Muslim Tionghoa) , Untuk Resentator di isi oleh seorang tokoh aktivis mantan presedium GMNI yang juga merupakan Pembina di Yayasan Bagin Indonesia Centre, Yakni Yusuf Blegur
Sedangkan untuk keynote speaker akan di isi oleh seorang akademisi Nadhatul Ulama yang juga merupakan Wakil Dekan Fakultas Ilmu sosial yakni Amsar A Dulmanan, serta akan di moderatori oleh tokoh muda Mochamad Nuruddin beliau merupakan Founder Rumah SDM.
Untuk itu Murniati selaku ketua Yayasan Bagin Indonesia Centre dalam wawancaranya bersama awak media juga mengharapkan kehadiran para tokoh - tokoh lintas generasi dari elemen manapun untuk bisa hadir dan berdiskusi agar acara ini lebih kuat lagi secara informasi maupun secara edukasi.
Acara ini juga dihadiri beberapa dewan pembina dari Yayasan Bagin , Bob Randilawe yang juga penulis buku "Kiprah Kiyai", serta pemerhati politik Bung Yukendro yang juga ada dalam keluarga Besar Alumni GMNI, serta keluarga dan kerabat serta murid dari Alm Bagin.
Di akhir keterangan Murniati selaku ketua Yayasan Bagin Indonesia Centre menyampaikan sebuah jargon ," Salam Generasi Perubahan untuk Indonesia Emas , Jaya Indonesiaku, " pastikan Anda Menghadiri Acara ini, Merdeka pungkasnya.
Editor : (Red/San)
_-_Copy.png)






_(1).png)


.jpg)