Terkini
- Tokenized Stocks Tembus US$3 Miliar, Akses Saham AS Makin Diminati Investor Indonesia
- LBFest 2026 Dorong Brand Lokal Karya Entrepreneur Muda BINUS \'Naik Kelas\'
- AI Tidak Cukup untuk Menghapus Kemiskinan Jakarta
- OCBC Syariah dan Rumah Wakaf Salurkan Wakaf untuk Dukung Pendidikan & Keterampilan Siswa di Pelosok Garut
- Musim Hujan Mundur ke Desember, Jadwal Kirim Material Proyek Ikut Bergeser
- Ketua Harian Partai Ummat Dukung Kapolri Dan Test Narkoba Seluruh Pegawai Negeri, Pejabat Negara, Dan Wakil Rakyat Di Seluruh Indonesia
- Indonesia Kalah dari Singapura di Pasar Kripto Asia, Apa yang Harus Dikejar?
- BRI x Pelni Gelar Yoga Session, Perkuat Sinergi dan Wujudkan Work Life Balance
- BRI BO Artha Gading Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
- BRI BO Kramat Jati Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
Sambut Imlek dan Ramadhan Yayasan Bagin Indonesia Centre Gelar Acara Bedah Buku

JAKARTA,- Di Cafe Digra Coffee yang beralamat di Jalan Lebak bulus 2, No 21 d Jakarta selatan, pada Sabtu, tanggal 14 Februari 2026, Yayasan Bagin Indonesia Centre menyelenggarakan acara bedah buku Muslim Tionghoa di Yogyakarta, untuk menyambut Imlek dan Ramadhan. Buku tersebut merupakan karya dari sekertaris Yayasan Bagin Indonesia Centre, Sunano.
Menurut ketua Yayasan Bagin Indonesia Centre Murniati Ginting, Acara ini tidak sekedar mengupas tuntas sebuah sejarah Muslim Tionghoa yang ada di Yogyakarta , namun acara ini juga menguatkan kampanye tentang pentingnya Toleransi dimana Indonesia memiliki banyak keberagaman, oleh karena itu acara ini sengaja digelar menjelang Imlek sebagai penghormatan terhadap etnis Tionghoa yang akan merayakannya.
Tak hanya menyambut Imlek, acara ini juga bertujuan untuk silaturahmi yang mana bagi umat Islam yang akan menyambut bulan suci Ramadhan memiliki tradisi acara yang biasa disebut Munggahan.
Lebih lanjut Murniati berharap Acara ini mampu menjadi vitamin penguat persatuan dan kesatuan Indonesia, dan sarana informasi positif dimana kita ketahui banyak tersebar berita hoax yang bisa mengikis persatuan Indonesia.
Selanjutnya Murniati menjelaskan perlu diketahui adapun Narasumber yang akan tampil mengikuti Acara Bedah Buku ini diantaranya yakni : Sunano ( Penulis buku Muslim Tionghoa) , Untuk Resentator di isi oleh seorang tokoh aktivis mantan presedium GMNI yang juga merupakan Pembina di Yayasan Bagin Indonesia Centre, Yakni Yusuf Blegur
Sedangkan untuk keynote speaker akan di isi oleh seorang akademisi Nadhatul Ulama yang juga merupakan Wakil Dekan Fakultas Ilmu sosial yakni Amsar A Dulmanan, serta akan di moderatori oleh tokoh muda Mochamad Nuruddin beliau merupakan Founder Rumah SDM.
Untuk itu Murniati selaku ketua Yayasan Bagin Indonesia Centre dalam wawancaranya bersama awak media juga mengharapkan kehadiran para tokoh - tokoh lintas generasi dari elemen manapun untuk bisa hadir dan berdiskusi agar acara ini lebih kuat lagi secara informasi maupun secara edukasi.
Acara ini juga dihadiri beberapa dewan pembina dari Yayasan Bagin , Bob Randilawe yang juga penulis buku "Kiprah Kiyai", serta pemerhati politik Bung Yukendro yang juga ada dalam keluarga Besar Alumni GMNI, serta keluarga dan kerabat serta murid dari Alm Bagin.
Di akhir keterangan Murniati selaku ketua Yayasan Bagin Indonesia Centre menyampaikan sebuah jargon ," Salam Generasi Perubahan untuk Indonesia Emas , Jaya Indonesiaku, " pastikan Anda Menghadiri Acara ini, Merdeka pungkasnya.
Editor : (Red/San)
_-_Copy.png)




.jpg)




_(1).png)
