Antrean Boleh Digital, Hak Layanan Tetap Universal
15 Puskesmas Terbaik Versi Rekan Indonesia

By Agung Nugroho 28 Feb 2026, 15:20:41 WIB Kesehatan
Antrean Boleh Digital, Hak Layanan Tetap Universal

Keterangan Gambar : Ilustrasi hasil survey Rekan Indonesia


JAKARTA – Relawan Kesehatan (Rekan) Indonesia menegaskan bahwa percepatan digitalisasi layanan di Puskesmas Kecamatan harus tetap menjamin akses setara bagi seluruh warga. Hal ini disampaikan berdasarkan hasil survei kepuasan masyarakat terhadap 44 Puskesmas Kecamatan di Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Ketua Rekan Indonesia DKI Jakarta, Martha Tiana Hermawan, menjelaskan survei dilakukan pada Januari–Februari 2026 dengan metode stratified random sampling terhadap warga yang telah menerima layanan puskesmas.

Sebanyak 1.320 responden diwawancarai melalui metode doorstop interview, yakni pertanyaan singkat yang diajukan langsung kepada warga setelah mereka selesai berkunjung dan menerima pelayanan di puskesmas. Responden dikelompokkan berdasarkan wilayah kota administrasi, kelompok usia, serta jenis layanan yang diakses guna memastikan keterwakilan demografis. Margin of error survei diperkirakan ±2,7 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Baca Lainnya :

“Digitalisasi memang mempercepat proses administrasi dan membuat antrean lebih tertib. Namun hak atas pelayanan kesehatan tidak boleh bergantung pada kemampuan seseorang mengakses aplikasi,” ujar Martha dalam siaran persnya hari ini (28/2).

Survei menilai empat indikator utama, yakni kecepatan pelayanan, keramahan petugas, keteraturan antrean, dan kemudahan akses administrasi. Hasilnya menunjukkan mayoritas responden merasakan peningkatan efisiensi pada sistem berbasis digital, terutama dalam pemanggilan pasien dan pencatatan data.

Meski demikian, survei juga mencatat masih adanya kelompok masyarakat yang mengandalkan jalur manual, seperti lansia dan warga dengan literasi digital terbatas. Beberapa responden menyampaikan kekhawatiran apabila layanan digital menjadi satu-satunya pintu masuk.

Rekan Indonesia menilai model pelayanan hibrida menjadi solusi yang perlu dipertahankan dan diperkuat. Jalur digital dan manual, menurut mereka, harus berjalan dengan standar mutu yang setara.

“Transformasi teknologi harus memperluas akses, bukan mempersempit. Antrean boleh digital, tetapi hak layanan tetap universal,” kata Martha.

Rekan Indonesia berencana menjadikan survei ini sebagai pemantauan tahunan untuk mengukur konsistensi mutu dan kesetaraan pelayanan kesehatan primer di Jakarta.

Berikut 15 Puskesmas terbaik versi Rekan Indonesia DKI Jakarta

1. Puskesmas Pademangan  Skor 4,9

2. Puskesmas Pulogadung Skor 4,8

3. Puskesmas Kebayoran Baru Skor 4,7

4. Puskesmas Pasar Rebo Skor 4,7 

5. Puskesmas Matraman 4,7

6. Puskesmas Kebon Jeruk 4,6

7. Puskesmas Pancoran 4,6

8. Puskesmas Grogol Petamburan Skor 4,6

9. Puskesmas Tanah Abang Skor 4,6 

10. Puskesmas Kembangan Skor 4,5

11. Puskesmas Koja Skor 4,5 

12. Puskesmas Tambora Skor Skor 4,5

13. Puskesmas Kelapa Gading Skor 4,5

14. Puskesmas Ciracas Skor 4,5

15. Puskesmas Tebet Skor 4,5