- Jelang Hari Anak Nasional, Ghost Buzzer Tawarkan Hiburan Keluarga dengan Nuansa Horor Edukatif
- Ketum Skiber Nyatakan Sikap Siap Mendukung Dan Mengawal Program Prabowo-Gibran Hingga Akhir Masa Jabatan 2029
- RISNU: Khitanan Massal di Ikuti 40 Anak Dari Berbagai Wilayah Sekitar Kalibata
- Ribuan Jamaah Meriahkan Pawai Obor dan Gempita Muharram 1448 H di Masjid Gurudin Kalibata
- PDMI Desak Kepastian Hukum bagi 1.023 Dokter Muda Retaker UKMPPD
- Wamenaker dan Desk Ketenagakerjaan Mabes Polri Tangani Sengketa PHK PT Amos Indah Indonesia.
- Acara Wisuda dan Rekreasi Renang PAUD Melati 08 Kalibata Berlangsung Ceria
- AHWA Jangan Kehilangan Ruh! PWNU DKI Serukan Kembali ke Qanun Asasi NU
- Pelibatan TNI Hadang Mahasiswa Demonstrasi Kemunduran Negara Demokrasi, KAMDAGRI Tanggung Jawab POLRI
- Gugum A. Ramdhani: Kesederhanaan Ali Khamenei Menjadi Teladan Kepemimpinan
Arahan Presiden Prabowo, Kementerian UMKM Bangun Klinik UMKM Bangkit

Keterangan Gambar : Menteri UMKM Maman Abdurrahman saat konpers Klinik UMKM Bangkit di Jakarta, Senin,(29/12).
BERNUSA.COM, JAKARTA, – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menggelar rapat koordinasi guna membentuk Klinik UMKM Bangkit di wilayah Sumatera, khususnya di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Program ini ditujukan untuk mempercepat pemulihan ekonomi pelaku UMKM di daerah terdampak bencana.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan, Klinik UMKM Bangkit merupakan program kolaboratif yang dirancang untuk membantu pengusaha mikro, kecil, dan menengah agar kembali produktif serta mampu menggerakkan ekonomi daerah. “Besok saya juga akan turun langsung ke lokasi bencana dan Insya Allah mulai besok Klinik UMKM Bangkit sudah beroperasi. Ini merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo untuk membantu pemerintah daerah agar pemulihan ekonomi dapat berlangsung lebih cepat,” ujar Menteri Maman di Jakarta, Senin (29/12/2025).
Baca Lainnya :
- BNI Perkuat Aksi Kemanusiaan BUMN Peduli di Sumut, Sumbar, dan Aceh0
- Gelar Holding UMKM Expo, KemenUMKM Perkuat Ekosistem Bisnis Cetak Jagoan Ekspor0
- BNI Bergerak Cepat, Dukung Pemulihan Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh0
- Perkuat Ekosistem UMKM, BNI Dianugerahi Kolaborator Entrepreneur Hub 20250
- Sumbar Dilanda Bencana, Kementan Gerak Cepat Salurkan Bantuan dan Siapkan Rehabilitasi Pertanian0
Menurut Menteri Maman, Klinik UMKM Bangkit menyediakan tiga layanan utama, yakni akses pembiayaan, fasilitasi belanja produk lokal, serta penguatan kapasitas dan produksi UMKM. “Tujuan Klinik UMKM Bangkit adalah menciptakan ekosistem ekonomi yang bergerak, terukur, dan berkelanjutan, sekaligus menghindari ketimpangan dalam proses pemulihan ekonomi,” katanya.
Ia menjelaskan, Klinik UMKM Bangkit akan dibangun di sejumlah titik strategis untuk mengoptimalkan dampak pemulihan ekonomi. Total terdapat delapan titik lokasi yang tersebar di tiga provinsi terdampak bencana.
“Delapan titik tersebut berada di Kota Banda Aceh, Kabupaten Pidie, Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kota Medan, dan Kota Padang,” jelasnya.
Selain itu, Kementerian UMKM juga tengah melakukan inventarisasi pasar rakyat serta menyiapkan langkah-langkah untuk mengaktifkan kembali pasar tradisional yang terdampak bencana. “Tidak hanya menghidupkan kembali pasar rakyat, kami juga akan menghubungkan produk-produk lokal dengan platform e-commerce serta mitra strategis lainnya agar pergerakan ekonomi terus berjalan dan manfaatnya dirasakan masyarakat luas,” tambah Menteri Maman.
Menteri Maman menegaskan, keberhasilan program Klinik UMKM Bangkit membutuhkan sinergi dan kolaborasi lintas sektor.
“Program ini melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, perbankan, asosiasi, organisasi kemasyarakatan, sektor swasta, hingga perguruan tinggi. Kami juga membuka jalur pelaporan dan pengaduan dari masyarakat serta pelaku UMKM melalui berbagai kanal,” pungkasnya. (AS/BN).
_-_Copy.png)








_(1).png)

