- Wamen FaridaTegaskan Dekopinwil Ujung Tombak Gerakan Koperasi
- Lobang Buaya, Bawa Tragedi Sejarah Indonesia ke Panggung Film Horor Internasional
- Gandeng BliBli, Bank Jakarta Hadirkan Engagement Store di Jakarta Fair 2026
- UMKM Dapat Kepastian Pajak, Kementerian UMKM Siapkan Pendampingan dan Konsultasi Gratis
- Purbaya Sesat Logika, Kenaikan Pertamax Tidak Sesederhana Soal Angkutan Barang.
- PWI Jaya dan Bank Jakarta Gelar Lomba Jurnalistik MHT 2026, Siapkan Hadiah Rp75 Juta
- Menkop: Kemitraan Strategis Swasta dan Koperasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi
- Datok Udin Pelor Hadiri Pengukuhan Hulubalang, Tegaskan Pentingnya Menjaga Marwah Melayu
- Anggaran Operasional Tersendat, Sejumlah Dapur Makan Bergizi Gratis di Cirebon Tutup Sementara
- Panen Raya PADI 2026 Di DEMAK Perkuat Kemitraan Petani Dan Dunia Usaha Dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional
BNI Tunjukkan Integritas, Menang The Most Trusted Company pada CGPI Award 2025

Keterangan Gambar : BNI raih penghargaan bergengsi The Most Trusted Company pada ajang Corporate Governance Perception Index (CGPI) Award 2025.
BERNUSA.COM, Jakarta,— Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) kembali menunjukkan konsistensinya dalam memperkuat transparansi dan integritas perusahaan. Komitmen ini semakin ditegaskan dengan diraihnya penghargaan bergengsi The Most Trusted Company pada ajang Corporate Governance Perception Index (CGPI) Award 2025.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Majalah SWA bersama Indonesia Independen Cipta Governansi (IICG) pada Selasa (25/11/2025) di Jakarta. Pada tahun ini, BNI berhasil menyabet predikat Perusahaan Kategori Sangat Tepercaya, sebuah capaian yang menandai keberhasilan perseroan menjalankan praktik Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten dan berkelanjutan.
Direktur Human Capital & Compliance BNI, Munadi Herlambang, yang menerima penghargaan secara langsung, menegaskan bahwa BNI terus memperkuat tata kelola perusahaan sebagai benteng utama dalam mencegah praktik korupsi.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Berkolaborasi dengan Kemendagri dan Kemenpora Optimalkan Pengelolaan Stadion0
- Empat Fakultas Bergandengan Tangan Sukses Gelar MILAD ke-68 UHAMKA di Kampus A Limau0
- BRI Life Genjot Inovasi Produk dan Perluas Layanan, Siap Jawab Kebutuhan Proteksi 20250
- Menteri Maman: Alumni Trisakti Harus Jadi Inspirasi dan Motor Penggerak Reformasi Bangsa0
- 45.000 Peserta Hadiri Apel Nasional PPL, Mentan Tekankan Transparansi Bantuan dan Respons Cepat Lapangan0
“Penghargaan ini menjadi bukti nyata dari komitmen BNI untuk menjaga integritas dan memperkuat praktik GCG di seluruh lini organisasi,” ujarnya.
Sejalan dengan peringatan Hakordia 2025 yang digaungkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), capaian ini menjadi momentum penting bagi BNI untuk terus mendukung kampanye nasional antikorupsi dan memperkuat budaya transparansi.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, mengapresiasi penghargaan tersebut dan menyebutnya sebagai pendorong bagi perseroan untuk terus berbenah.
“Predikat The Most Trusted Companies merupakan pengakuan penting bagi transformasi tata kelola yang kami jalankan. Ini memotivasi kami untuk terus memperkuat proses dan standar GCG ke depan,” katanya.
IICG menilai bahwa transformasi yang dilakukan BNI dalam beberapa tahun terakhir telah memperkuat fondasi tata kelola perusahaan, termasuk pengembangan solusi ekosistem digital, peningkatan daya saing global, serta manajemen risiko yang semakin solid. Transformasi teknologi serta perluasan proposisi layanan di segmen ritel, komersial, wholesale hingga global banking turut menjadi indikator utama keberhasilan BNI di ajang ini.
Okki menambahkan bahwa BNI kini tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada keberlanjutan jangka panjang.
“Kami memastikan setiap langkah transformasi membawa dampak pada efisiensi, keberlanjutan, serta pengalaman nasabah yang lebih baik,” ujarnya.
Dengan pencapaian ini, BNI semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu bank dengan tata kelola terbaik di Indonesia. Implementasi GCG yang konsisten diyakini menjadi kunci untuk mempertahankan kepercayaan pemangku kepentingan dan menciptakan pertumbuhan berkelanjutan bagi perseroan.(AS/BN).
_-_Copy.png)








_(1).png)

