- Zyrex Jadi Merek Indonesia Pertama yang Meluncurkan AI Mini Workstation Berbasis AMD Ryzen AI Max+ 395
- BRI BO Krekot Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
- BRI BO Gading Boulevard Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
- Transaksi Kripto Menguat, Pelaku Industri Dukung OJK Perkuat Tata Kelola dan Literasi
- BRI Region 6 Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Berbagi
- BRI BO Tanjung Priok Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Penuh Khidmat
- Angkutan Retail KAI Logistik Catat Kinerja Tertinggi pada Triwulan III 2026
- Zakat dan Sumbangan PMI: Berbeda Dasar Hukum, Tak Bisa Membenarkan Pemaksaan
- Zentara Melihat Perubahan Besar dalam Cara Perusahaan Mengelola Kerentanan Siber
- PTPP Raih Kontrak Baru Rp9,3 Triliun hingga Agustus 2026
Gus Ipul Pastikan Kemensos Tangani Korban Kebakaran Kampung Adat Sade
.jpg)
Keterangan Gambar : Foto Istimewa
BERNUSA.COM, Lombok— Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak kebakaran di Kampung Adat Wisata Sade, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Bantuan tersebut diberikan untuk memastikan kebutuhan dasar para penyintas terpenuhi dengan cepat selama berada di lokasi pengungsian.
Sejumlah bantuan logistik yang disalurkan Kemensos meliputi 320 paket sembako, 180 paket family kit, 184 lembar kasur, 233 lembar tenda gulung, serta dua unit tenda serbaguna.
Baca Lainnya :
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, pemerintah pusat terus memantau perkembangan penanganan kebakaran di lapangan. Pemerintah juga tengah menyiapkan langkah lanjutan untuk membantu warga yang rumahnya terdampak.
"Bantuan telah disalurkan dan saat ini kami melalui Direktorat PSKB menunggu hasil asesmen dari Dinas Sosial setempat untuk usulan perbaikan rumah," kata Gus Ipul melalui keterangannya, dikutip Senin (24/8/2026).
Kebakaran melanda kawasan permukiman Kampung Adat Wisata Sade pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Berdasarkan laporan resmi kejadian, sebanyak 250 unit rumah warga hangus terbakar beserta seluruh isinya.
Meski menghanguskan ratusan rumah, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Sementara itu, penyebab kebakaran hingga kini masih dalam proses penyelidikan.
Saat ini, warga yang terdampak telah dievakuasi. Sebagian penyintas mengungsi di rumah kerabat, sementara lainnya menempati posko pengungsian sementara yang telah disiapkan.
Dalam penanganan masa tanggap darurat, Kemensos berkolaborasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Lombok Tengah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, TNI-Polri, Taruna Siaga Bencana (Tagana), perangkat desa, serta para relawan.
Kolaborasi lintas sektor tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi sekaligus mendukung proses penanganan pascakebakaran.
Kemensos juga menunggu hasil asesmen dari pemerintah daerah sebagai dasar untuk menentukan langkah bantuan berikutnya, termasuk usulan perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan akibat kebakaran.
Pemerintah berharap proses penanganan dapat berjalan cepat dan terkoordinasi sehingga warga terdampak dapat segera memperoleh kepastian mengenai pemulihan tempat tinggal dan kehidupan mereka setelah bencana.(AS/BN).
_-_Copy.png)



.jpg)





_(1).png)
