Ilhamsyah: Pekerja Sektor Jasa dan Keuangan Butuh Organisasi yang Kuat

By Agung Nugroho 14 Mar 2026, 14:58:17 WIB Nusantara
Ilhamsyah: Pekerja Sektor Jasa dan Keuangan Butuh Organisasi yang Kuat

Keterangan Gambar : Ilhamsyah, Ketua Umum KPBI


JAKARTA — Ketua Umum Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI), Ilhamsyah, menegaskan pentingnya pembangunan organisasi pekerja yang kuat di sektor jasa dan keuangan. Menurutnya, jutaan pekerja di sektor tersebut membutuhkan wadah perjuangan yang mampu melindungi dan memperjuangkan hak-hak mereka secara kolektif.

Ilhamsyah mengatakan sektor jasa dan keuangan merupakan salah satu sektor strategis yang menjadi prioritas dalam keputusan Rapat Kerja Nasional KPBI, selain sektor pertambangan, pelabuhan atau transportasi, serta perkebunan. Namun hingga saat ini, sektor tersebut dinilai masih belum memiliki kekuatan serikat pekerja yang cukup solid.

“Jutaan pekerja di sektor jasa dan keuangan membutuhkan organisasi yang kuat. Mereka tidak hanya bekerja, tetapi juga perlu bersatu dan berjuang bersama untuk memperbaiki kondisi kerja,” ujar Ilhamsyah dalam keterangannya, Sabtu (14/3/2026).

Baca Lainnya :

Ia menjelaskan berbagai persoalan masih dihadapi pekerja di sektor tersebut, mulai dari ketidakpastian hubungan kerja, sistem kontrak berkepanjangan, praktik alih daya (outsourcing), hingga tekanan target kerja yang tinggi.

Menurut Ilhamsyah, tanpa organisasi yang kuat, pekerja akan terus berada dalam posisi yang lemah di hadapan perusahaan. Karena itu, pembangunan kekuatan kolektif melalui serikat pekerja menjadi langkah penting untuk memperkuat posisi tawar pekerja.

“Tanpa organisasi, pekerja akan mudah ditekan oleh sistem kerja yang eksploitatif. Karena itu, konsolidasi dan pembangunan organisasi di sektor ini menjadi sangat penting,” katanya.

KPBI, lanjut Ilhamsyah, mendorong pembentukan Federasi Sektor Jasa dan Keuangan sebagai wadah perjuangan bersama bagi pekerja di berbagai subsektor, seperti perbankan, asuransi, pembiayaan, perusahaan teknologi finansial, hingga berbagai bidang jasa lainnya.

Menurut dia, federasi tersebut diharapkan dapat memperkuat solidaritas pekerja lintas perusahaan serta meningkatkan posisi tawar mereka dalam memperjuangkan hak-hak ketenagakerjaan.

“Sudah saatnya pekerja di sektor jasa dan keuangan memiliki barisan perjuangannya sendiri,” kata Ilhamsyah.

Ia juga menekankan pentingnya konsolidasi yang lebih luas dalam waktu dekat untuk mempercepat proses pembentukan organisasi tersebut. Setelah momentum Lebaran, para pekerja di sektor jasa dan keuangan diharapkan dapat menggelar pertemuan yang lebih besar untuk memperkuat jaringan dan memperdalam agenda perjuangan bersama.

“Kita harus memperkuat konsolidasi agar federasi ini benar-benar lahir sebagai alat perjuangan kolektif bagi pekerja di sektor jasa dan keuangan,” ujarnya.