- Infrastruktur Terus Dikebut, TMMD Depok Optimistis Selesai Tepat Waktu
- RSUD Tarakan Menuju 39 Tahun: Menguat di Tengah Lonjakan Layanan Kesehatan Ibu Kota
- Makalah Sedekah dan Hibah Tugas Kampus Alhikmah Jakarta
- Menhan Sjafrie Menerima Kunjungan Pejabat Baru dari Kedubes Palestina, Perkuat Kerja Sama
- Kado Bulan K3, Menaker Gratiskan Pembinaan Ahli K3 Umum
- Kemnaker Siapkan Penguatan Hubungan Industrial 2026: Kerja Tenang, Usaha Pasti
- Belum Genap 2 Bulan, Jalan Aspal BKKD Rp1,8 Miliar di Desa Ngampal Sumberrejo Bojonegoro Sudah Tambal Sulam
- Menkop: Ekspor Manggis Oleh Koperasi Produsen Upland Subang Farm Bukti Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi Desa
- August PSI Kritik Langkah Pramono Impor 3.100 Sapi Dari Australia
- Relawan ILS Berencana Menambal Jalan Berlubang di Kemasan Krian
Jakarta Millennial Film Festival 2026, Panggung Kebangkitan Generasi Muda Melalui Film Pendek Berbasis Bela Negara Dan Ekonomi Kreatif

JAKARTA, -Jakarta Millennial Film Festival (JMFF) 2026 diproyeksikan sebagai ruang strategis bagi kebangkitan generasi muda bangsa melalui perfilman nasional yang berakar kuat pada nilai kreativitas, kemandirian ekonomi, dan kesadaran bela negara.
Penyelenggaraan festival ini menjadi bagian dari komitmen Jaya Center Foundation dalam membangun ekosistem perfilman yang tidak hanya berorientasi pada karya, tetapi juga pada pembentukan karakter, wawasan kebangsaan, serta pemberdayaan potensi generasi milenial dan generasi muda secara luas.
Pendiri Jaya Center Foundation, Budi Mulyawan, menegaskan bahwa film pendek memiliki posisi yang sangat penting dalam perkembangan industri kreatif nasional. Menurutnya, film pendek adalah bentuk karya yang paling dekat dengan realitas generasi muda, karena lahir dari ide-ide sederhana namun jujur, dikerjakan secara mandiri, dan sarat dengan pesan sosial, budaya, serta kebangsaan.
Baca Lainnya :
- Ketua Umum PRSI Wahyu Hidayat Sampaikan Harapan dan Apresiasi di Awal Tahun 20260
- Rembuk RT RW 02 Tirtajaya Depok Bahas Dana Hibah Rp300 Juta, Ini 11 Usulan Prioritas 20260
- Arahan Presiden Prabowo, Kementerian UMKM Bangun Klinik UMKM Bangkit0
- Hadiri Konferensi Kerja PWI Kalteng, Bupati Barut Terima Penghargaan Sahabat Pers0
- MPKS PP Muhammadiyah: Penerapan Al-Maun Dalam Kebencanaan, Relawan Lokal Harus Menjadi Aktor Utama Pemulihan0
“Film pendek adalah media yang paling otentik bagi generasi muda. Ia jujur, langsung, dan berani menyuarakan realitas. Dari sanalah karakter bangsa dibangun,” ujar Budi Mulyawan dalam pernyataannya.
Ia menjelaskan bahwa Jakarta Millennial Film Festival 2026 dirancang sebagai wadah pembelajaran sekaligus kompetisi kreatif melalui rangkaian kegiatan workshop dan festival film pendek.
Proses ini diharapkan mampu melahirkan sineas-sineas muda yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan nasionalisme yang kuat.
“Kami ingin generasi muda tidak hanya pandai membuat film, tetapi juga memahami makna karya mereka bagi bangsa dan negara,” katanya.
Dalam pandangan Budi Mulyawan, film pendek merupakan produk sejati UMKM berbasis ekonomi kreatif. Proses produksinya melibatkan banyak pelaku kreatif, mulai dari penulis naskah, sutradara, aktor, kru teknis, hingga pelaku usaha pendukung lainnya. Hal ini menjadikan film pendek sebagai penggerak ekonomi kreatif yang nyata dan berdampak langsung.
“Setiap film pendek adalah aktivitas ekonomi. Ada kreativitas, ada kerja, ada nilai tambah, dan ada peluang usaha. Inilah kekuatan ekonomi kreatif yang harus terus kita dorong,” tegasnya.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa film pendek memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran bela negara dengan pendekatan yang relevan bagi generasi milenial.
Bela negara tidak lagi dipahami secara sempit, melainkan sebagai sikap dan tindakan nyata dalam menjaga nilai budaya, memperkuat pendidikan karakter, membangun kemandirian ekonomi, menjaga harmoni sosial, serta menumbuhkan kesadaran politik yang sehat.
“Bela negara hari ini adalah berkarya dengan jujur, menjaga nilai budaya, berpikir kritis, dan berkontribusi positif bagi masyarakat. Film pendek mampu menyampaikan semua itu secara kuat dan menyentuh,” ujar Budi Mulyawan.
Ia menambahkan bahwa melalui film pendek, berbagai aspek kehidupan dapat diangkat secara seimbang, mulai dari seni dan budaya, pendidikan, ekonomi, sosial, politik, hingga hiburan.
Film pendek mampu menjadi media edukasi yang efektif, karena menyampaikan pesan dengan cara yang ringan namun mendalam. Selain itu, film pendek juga dapat menjadi sarana hiburan yang sehat, kreatif, dan inspiratif bagi masyarakat.
“Film pendek bisa menghibur, mendidik, sekaligus menyadarkan. Inilah kekuatan narasi visual,” katanya.
Jakarta Millennial Film Festival 2026 juga diposisikan sebagai ajang kompetisi positif bagi generasi muda bangsa untuk mengasah kreativitas, memperkuat daya saing, dan membangun kepercayaan diri.
Melalui kompetisi ini, diharapkan lahir karya-karya yang mampu menghidupkan kembali gairah perfilman nasional serta membuka ruang bagi munculnya talenta-talenta baru.
“Kompetisi ini bukan sekadar mencari pemenang, tetapi membangun mental kreatif, disiplin, dan bertanggung jawab,” ujarnya lagi.
Menurutnya, festival ini juga memiliki misi sosial yang kuat, yakni mencegah generasi milenial terjerumus dalam aktivitas yang merugikan masa depan mereka.
Dengan menyediakan ruang berekspresi yang positif dan produktif, generasi muda diarahkan untuk menyalurkan energi, ide, dan keresahan mereka melalui karya kreatif.
“Ketika anak muda diberi ruang berkarya, mereka akan memilih jalan yang produktif. Film bisa menjadi jalan penyelamat masa depan mereka,” tegasnya.
Melalui Jakarta Millennial Film Festival 2026, Jaya Center Foundation berharap dapat berkontribusi nyata dalam membangun generasi muda yang kreatif, mandiri secara ekonomi, berkarakter, dan memiliki kesadaran bela negara.
"Festival ini diharapkan menjadi simbol bahwa perfilman nasional, khususnya film pendek, mampu menjadi kekuatan strategis dalam membangun bangsa melalui bahasa universal yang mampu menyentuh akal dan hati masyarakat."pungkasnya.
Editor : (RED/SAN).
_-_Copy.png)






_(1).png)

.jpg)

