- Kapal Legendaris KRI Dewaruci Bersandar di Cirebon, Ada Wisata Edukasi Maritim Gratis
- Perkuat Ekosistem Layanan Rumah Sakit, BRI Insurance Hadirkan Medical Malpractice Insurance
- Cakra Elektrolisis, Teknologi Sterilisasi Air Tambak Karya Anak Bangsa, Mulai Dipercaya Tambak Besar di Pulau Jawa
- Psikologi dan Manajemen Risiko: Aryasatya Wishnutama Tekankan Manusia di Sektor Energi
- BRI Region 6 Berpartisipasi dalam Gebyar Lelang BRI Serentak di 74 Lokasi di Seluruh Indonesia
- Menkop Tekankan Koperasi di Luwu Timur Bergerak ke Sektor Produksi Hingga Keuangan
- 12 Tahun Waskita Beton Precast, Menata Fondasi, Meningkat Lebih Tinggi
- Di tengah Kerumunan Solo Run Fest 2026, BRI Eksis Hadirkan Layanan Perbankan
- Jalan Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton Akan Dioperasikan dengan Tarif Mulai 14 Oktober 2026 Pukul 00:00 WIB
- Tokenized Stocks Tembus US$3 Miliar, Akses Saham AS Makin Diminati Investor Indonesia
Kapal Legendaris KRI Dewaruci Bersandar di Cirebon, Ada Wisata Edukasi Maritim Gratis
.jpg)
Keterangan Gambar : KRI Dewaruci bersandar di Pelabuhan Cirebon pada 13–18 Oktober 2026.
BERNUSA.COM, Cirebon Kapal latih legendaris TNI Angkatan Laut (TNI AL), KRI Dewaruci, bersandar di Dermaga Pelabuhan Cirebon, Jawa Barat, pada 13–18 Oktober 2026. Kehadiran kapal layar bersejarah ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat dunia maritim dan sejarah pelayaran Indonesia.
Melalui kegiatan open ship, KRI Dewaruci dibuka untuk umum, termasuk pelajar dan komunitas. Pengunjung dapat naik ke kapal, melihat bagian dalamnya, serta memperoleh penjelasan mengenai sejarah dan peran kapal tersebut dalam mendukung pendidikan kemaritiman TNI AL.
Baca Lainnya :
Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Cirebon, Letkol Laut (P) Mizar Hanoeng, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial untuk meningkatkan wawasan kemaritiman masyarakat.
“Kehadiran KRI Dewaruci di sini dalam rangka pembinaan teritorial, kemudian memberikan wawasan kepada masyarakat Kota Cirebon untuk lebih mengenal lagi alutsista TNI AL dan maritim Indonesia,” ujar Mizar Hanoeng.
Selama bersandar di Dermaga Pelindo Pelita 3, masyarakat dapat mengunjungi kapal tersebut secara gratis. Panitia akan membagikan kupon untuk mengatur antrean agar kunjungan berlangsung tertib dan tidak terjadi penumpukan pengunjung.
Mizar menjelaskan, kegiatan open ship terbuka bagi masyarakat umum, sekolah, maupun komunitas. Selain melihat langsung kapal, pengunjung juga berkesempatan mengetahui perjalanan panjang KRI Dewaruci dalam mengarungi samudra.
Ia turut menceritakan pengalamannya berlayar menggunakan KRI Dewaruci pada 2007, dari Amerika menuju Indonesia. Perjalanan tersebut berlangsung hampir empat setengah bulan dengan melintasi Samudra Atlantik dan Pasifik.
“Open ship baik untuk umum, sekolah, komunitas. Akan tetapi, agar lebih tertib dan teratur, akan dibagikan kupon agar lebih antre dan tidak berdesak-desakan. Untuk masuk ke sini gratis, tidak berbayar sepeser pun,” jelasnya.
Kapal Legendaris Penuh Sejarah
KRI Dewaruci merupakan kapal layar buatan Jerman yang diluncurkan pada 1953. Selama bertahun-tahun, kapal ini digunakan sebagai kapal latih bagi taruna Akademi Angkatan Laut untuk mendukung pendidikan dan pelatihan pelayaran.
Setelah hadirnya kapal latih baru, KRI Bima Suci, sekitar 2014–2015, KRI Dewaruci lebih diarahkan untuk mendukung kegiatan latihan di wilayah perairan Indonesia.
Kunjungan KRI Dewaruci ke Cirebon diharapkan menjadi sarana edukasi yang menarik bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memahami sejarah pelayaran, mengenal alutsista TNI AL, serta menumbuhkan kepedulian terhadap potensi maritim Indonesia.
Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya dapat melihat kapal bersejarah secara langsung, tetapi juga memperoleh pengalaman belajar mengenai tradisi pelayaran dan peran TNI Angkatan Laut dalam menjaga serta mengembangkan wawasan kemaritiman nasional.(AS/BN).
_-_Copy.png)




.jpg)




_(1).png)
