- Jelang Hari Anak Nasional, Ghost Buzzer Tawarkan Hiburan Keluarga dengan Nuansa Horor Edukatif
- Ketum Skiber Nyatakan Sikap Siap Mendukung Dan Mengawal Program Prabowo-Gibran Hingga Akhir Masa Jabatan 2029
- RISNU: Khitanan Massal di Ikuti 40 Anak Dari Berbagai Wilayah Sekitar Kalibata
- Ribuan Jamaah Meriahkan Pawai Obor dan Gempita Muharram 1448 H di Masjid Gurudin Kalibata
- PDMI Desak Kepastian Hukum bagi 1.023 Dokter Muda Retaker UKMPPD
- Wamenaker dan Desk Ketenagakerjaan Mabes Polri Tangani Sengketa PHK PT Amos Indah Indonesia.
- Acara Wisuda dan Rekreasi Renang PAUD Melati 08 Kalibata Berlangsung Ceria
- AHWA Jangan Kehilangan Ruh! PWNU DKI Serukan Kembali ke Qanun Asasi NU
- Pelibatan TNI Hadang Mahasiswa Demonstrasi Kemunduran Negara Demokrasi, KAMDAGRI Tanggung Jawab POLRI
- Gugum A. Ramdhani: Kesederhanaan Ali Khamenei Menjadi Teladan Kepemimpinan
Kedudukan

Keterangan Gambar : Abi Riwan/Kyai Gaul
BERNUSA.COM: Betapa seringnya kita berpikir dan berjuang keras untuk mendapat penilaian manusia dan mencari kedudukan di hati manusia, terkadang kitaIngin diakui, ingin dipuji, ingin dihargai, ingin dikagumi, ingin dicintai. Begitu penuhnya harapan kepada manusia, sehingga melupakan kedudukan Allah di hatinya, padahal hati orang sepenuhnya dalam genggaman Allah,
kita sama sekali tak kuasa membolak baliknya, kalaupun manusia dibuat suka dan kagum bahkan cinta, semua itu tiada arti bila Allah SWT sendiri tak menyukai kita. Kedudukan di sisi Allah lah yang menjadi jaminan kebahagiaan dan kemuliaan dunia akherat, selainnya tiada arti tanpa izin Allah SWT
Siapa yang ingin mengetahui kedudukannya di sisi Allah hendaklah dia mengamati bagaimana kedudukan Allah dalam dirinya, sesungguhnya Allah menempatkan hamba-Nya dalam kedudukan sebagaimana dia menempatkan kedudukan Allah pada dirinya
_-_Copy.png)








_(1).png)

