- Infrastruktur Terus Dikebut, TMMD Depok Optimistis Selesai Tepat Waktu
- RSUD Tarakan Menuju 39 Tahun: Menguat di Tengah Lonjakan Layanan Kesehatan Ibu Kota
- Makalah Sedekah dan Hibah Tugas Kampus Alhikmah Jakarta
- Menhan Sjafrie Menerima Kunjungan Pejabat Baru dari Kedubes Palestina, Perkuat Kerja Sama
- Kado Bulan K3, Menaker Gratiskan Pembinaan Ahli K3 Umum
- Kemnaker Siapkan Penguatan Hubungan Industrial 2026: Kerja Tenang, Usaha Pasti
- Belum Genap 2 Bulan, Jalan Aspal BKKD Rp1,8 Miliar di Desa Ngampal Sumberrejo Bojonegoro Sudah Tambal Sulam
- Menkop: Ekspor Manggis Oleh Koperasi Produsen Upland Subang Farm Bukti Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi Desa
- August PSI Kritik Langkah Pramono Impor 3.100 Sapi Dari Australia
- Relawan ILS Berencana Menambal Jalan Berlubang di Kemasan Krian
Melalui Tempoer, PRSI Bangun Minat Robotika dan AI di Kalangan Pelajar
Program edukasi ini menargetkan penguatan pemahaman robotika dan kecerdasan buatan sejak jenjang pendidikan menengah.

Keterangan Gambar : Ketua Umum PRSI Wahyu Hidayat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan pengenalan RoboSports Tempoer di hadapan para pelajar dan tamu undangan.
Jakarta — Upaya penguatan pemahaman teknologi sejak usia sekolah terus dilakukan Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI). Melalui sebuah kegiatan edukatif, PRSI memperkenalkan Tempoer, cabang RoboSports yang mengintegrasikan robotika dan kecerdasan buatan, kepada pelajar tingkat SMP dan SMA di wilayah Jakarta Selatan, Senin (15/12).
Program ini diikuti oleh perwakilan siswa dari sejumlah SMP Negeri (SMPN) dan SMA Negeri (SMAN) di Jakarta. Para peserta tidak hanya diperkenalkan pada konsep dasar RoboSports, tetapi juga diajak memahami bagaimana teknologi robotik dan kecerdasan buatan diterapkan dalam bentuk olahraga berbasis inovasi digital.

Baca Lainnya :
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua Umum PRSI, Wahyu Hidayat. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa pengenalan Tempoer merupakan bagian dari strategi jangka panjang PRSI untuk menanamkan kemampuan berpikir komputasional serta meningkatkan literasi teknologi di kalangan pelajar.
Menurut Wahyu, RoboSports memiliki nilai edukatif yang kuat karena memadukan unsur olahraga, teknologi, dan pembelajaran berbasis praktik.
"Kegiatan ini sangat penting sebagai sarana untuk mensosialisasikan RoboSports sekaligus meningkatkan literasi teknologi robotik dan membangun computational thinking siswa. Di era yang serba canggih seperti saat ini, kita mau tidak mau harus terus meng-upgrade dan meningkatkan keterampilan, khususnya di bidang robotik,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemahaman terhadap kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) menjadi salah satu kompetensi penting yang perlu diperkenalkan sejak dini. Dengan pendekatan pembelajaran yang tepat, siswa diharapkan mampu mengikuti perkembangan teknologi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan global di masa depan.
Melalui kegiatan pengenalan Tempoer ini, PRSI berharap minat generasi muda terhadap robotika dan AI dapat terus tumbuh. Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mencetak talenta-talenta unggul yang kelak mampu berkontribusi bagi pengembangan teknologi nasional dan daya saing Indonesia di era digital.
_-_Copy.png)






_(1).png)

.jpg)

