- Infrastruktur Terus Dikebut, TMMD Depok Optimistis Selesai Tepat Waktu
- RSUD Tarakan Menuju 39 Tahun: Menguat di Tengah Lonjakan Layanan Kesehatan Ibu Kota
- Makalah Sedekah dan Hibah Tugas Kampus Alhikmah Jakarta
- Menhan Sjafrie Menerima Kunjungan Pejabat Baru dari Kedubes Palestina, Perkuat Kerja Sama
- Kado Bulan K3, Menaker Gratiskan Pembinaan Ahli K3 Umum
- Kemnaker Siapkan Penguatan Hubungan Industrial 2026: Kerja Tenang, Usaha Pasti
- Belum Genap 2 Bulan, Jalan Aspal BKKD Rp1,8 Miliar di Desa Ngampal Sumberrejo Bojonegoro Sudah Tambal Sulam
- Menkop: Ekspor Manggis Oleh Koperasi Produsen Upland Subang Farm Bukti Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi Desa
- August PSI Kritik Langkah Pramono Impor 3.100 Sapi Dari Australia
- Relawan ILS Berencana Menambal Jalan Berlubang di Kemasan Krian
PRSI Eksplorasi Teknologi Otomasi dan Produksi Pesawat di PTDI
Eksplorasi PRSI ke PTDI tekankan pentingnya inovasi robotika untuk mendukung industri penerbangan Indonesia.

Keterangan Gambar : Momen dialog PRSI dan PTDI di hanggar, membahas teknologi otomasi dan proses pabrikasi pesawat.
Bandung, — Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI) mendapatkan kesempatan untuk melakukan kunjungan ke PT Dirgantara Indonesia (PTDI) di Bandung, Jawa Barat l, Sabtu (7/12).
Rombongan PRSI dipimpin oleh Ketua Umum Wahyu Hidayat dan didampingi oleh Kepala Departemen Kemitraan dan Kerja Sama, Riksa Rifqi. Kehadiran PRSI disambut langsung oleh Manajer Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTDI, Kerry Apriawan.
Baca Lainnya :
Dalam kunjungan tersebut, PRSI berkesempatan melihat secara langsung proses pabrikasi pesawat di fasilitas produksi PTDI, yang merupakan satu-satunya pabrik pesawat terbesar di Indonesia dan bahkan di Asia Tenggara. Rombongan juga meninjau area hanggar yang dilengkapi berbagai perangkat otomasi yang mendukung operasional pabrik, termasuk teknologi pendukung perakitan komponen pesawat.

PTDI diketahui memiliki kemampuan produksi pesawat dari tahap desain awal hingga unit siap terbang. Melalui kunjungan ini, PRSI berharap dapat membuka peluang kolaborasi di bidang teknologi robotika, otomasi industri, serta pengembangan talenta nasional dalam sektor kedirgantaraan.
_-_Copy.png)






_(1).png)

.jpg)

