Pemkab Barito Utara Gelar Ramah Tamah Sambut Kajari Baru Fredy Feronico Simanjuntak

By Antiani 30 Okt 2025, 20:48:00 WIB Daerah
Pemkab Barito Utara Gelar Ramah Tamah Sambut Kajari Baru Fredy Feronico Simanjuntak

BERNUSA: Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar acara ramah tamah bersama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Barito Utara yang baru, Fredy Feronico Simanjuntak, S.H., M.A, bersama jajaran Forkopimda, Rabu malam (29/10/2025), bertempat di Rumah Jabatan Bupati Barito Utara, Muara Teweh.

Acara yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, serta tokoh masyarakat Barito Utara.

Dalam kesempatan tersebut, Kajari Barito Utara Fredy Feronico Simanjuntak memperkenalkan diri dan keluarganya kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Barito Utara. Ia juga menyampaikan riwayat penugasannya sebelum bertugas di Muara Teweh.

Baca Lainnya :

“Sebelum bertugas di Barito Utara, saya bertugas di Kupang, Nusa Tenggara Timur, sekitar 1,6 bulan sebagai Koordinator Satgas Penertiban Kawasan Hutan di Kejaksaan Tinggi NTT,” ujar Fredy.

Kajari Fredy menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah jabatan dengan sebaik-baiknya serta meminta dukungan dari seluruh pihak agar pelaksanaan tugasnya dapat berjalan lancar dan selaras dengan program pembangunan daerah.

“Kami berharap dapat menjalin sinergi yang baik bersama Pemerintah Daerah dan seluruh elemen masyarakat, sehingga pembangunan di Barito Utara dapat berjalan optimal dan mencapai tujuan yang diharapkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada Kajari yang baru dan memperkenalkan secara singkat kondisi geografis dan pembangunan di wilayah Barito Utara.

Bupati menjelaskan bahwa Kabupaten Barito Utara terdiri dari 9 kecamatan dan 103 desa, dengan dua kecamatan yang hingga kini belum terhubung melalui akses darat, yaitu Kecamatan Montallat–Tumpung Laung dan Kecamatan Lahei.

“Pembangunan jembatan menjadi salah satu prioritas kami. Saat ini ada tiga jembatan yang menjadi fokus penyelesaian, yakni Jembatan Lemo, Jembatan Tumpung Laung–Sikan, serta Jembatan Lahei,” ungkap Shalahuddin.

Menurutnya, pembangunan Jembatan Lemo akan memangkas jarak tempuh antara Muara Teweh dan Palangka Raya menjadi sekitar tiga jam perjalanan.

“Saya berharap dalam satu periode kepemimpinan saya, akses tersebut dapat terselesaikan,” tambahnya.

Bupati Shalahuddin juga mengajak seluruh pihak, termasuk jajaran kejaksaan, untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan program pembangunan daerah sesuai dengan aturan dan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami berharap dukungan dari semua pihak untuk mengawal program maupun pelaksanaan kerja kami,  Jika ada yang kurang tepat / salah mari saling mengingatkan demi kemajuan daerah,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Bupati menegaskan komitmennya untuk terus membangun infrastruktur yang maju serta mewujudkan 11 program unggulan daerah agar seluruhnya dapat berjalan dengan baik dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Dukung kami dan kawal kami dalam membangun Barito Utara yang lebih maju,” pungkas Shalahuddin.
(Ai)