- Transaksi Kripto Menguat, Pelaku Industri Dukung OJK Perkuat Tata Kelola dan Literasi
- BRI Region 6 Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Berbagi
- BRI BO Tanjung Priok Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Penuh Khidmat
- Angkutan Retail KAI Logistik Catat Kinerja Tertinggi pada Triwulan III 2026
- Zakat dan Sumbangan PMI: Berbeda Dasar Hukum, Tak Bisa Membenarkan Pemaksaan
- Zentara Melihat Perubahan Besar dalam Cara Perusahaan Mengelola Kerentanan Siber
- PTPP Raih Kontrak Baru Rp9,3 Triliun hingga Agustus 2026
- IMAGO Technologies Meluncurkan PaperSmart Dual-Mode Tablet dengan EdPrep.ai
- BRI BO Sunter Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
- Bank Jakarta Disiapkan Makin Kuat, Pemprov DKI Usulkan Peningkatan Modal Dasar
Pencarian Korban Longsor Cibeunying Hari Ke-4: Bantuan Unit K-9 Percepat Penemuan Korban, Total 13 Orang Ditemukan

Keterangan Gambar : Proses operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban bencana tanah longsor di Desa Cibeunying
BERNUSA.COM, Cilacap,– Proses operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban bencana tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, telah memasuki hari keempat.
Upaya pencarian hari ini mendapatkan dukungan signifikan dari Unit K-9 (anjing pelacak), yang berhasil mempercepat penemuan sejumlah korban di lokasi terdampak.
Sejak pagi hari, tim gabungan SAR yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, dan relawan, telah mengerahkan sembilan (9) ekor anjing pelacak dari berbagai instansi. Unit K-9 ini fokus menelusuri area yang tertimbun material lumpur tebal dan reruntuhan bangunan, yang menjadi tantangan utama bagi tim di lapangan.
Baca Lainnya :
Berkat kemampuan penciuman Unit K-9, tim SAR berhasil mengidentifikasi dan menemukan tambahan:
Dua (2) orang korban meninggal dunia yang teridentifikasi.
Dua (2) bagian tubuh yang belum teridentifikasi.
Dengan penemuan ini, total korban yang berhasil ditemukan hingga hari keempat operasi mencapai 13 orang.
Meskipun demikian, Kepala Posko SAR Gabungan lapangan menyatakan bahwa tim masih berjuang di tengah kondisi medan yang sulit dan cuaca yang belum sepenuhnya stabil.
"Kami bersyukur atas bantuan Unit K-9. Kehadiran mereka terbukti sangat krusial dan mempercepat proses di tengah medan yang berat. Meskipun demikian, kami masih terus berupaya keras karena sepuluh (10) korban lainnya masih dalam proses pencarian," ujarnya.
Operasi SAR akan terus dilakukan secara intensif dengan memprioritaskan keselamatan seluruh tim di lapangan serta memberikan harapan terbaik bagi keluarga korban yang menanti kabar dari sanak saudara mereka.(AS/BNI).
_-_Copy.png)



.jpg)





_(1).png)
