- Pengamat: Kecerdikan Iran Hadapi Tekanan Musuh Bertumpu pada Tiga Strategi Utama
- Lampung Resmi ditetapkan Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027
- Menkop dan Menteri PPN/Bappenas Membahas Pengembangan Koperasi Sektor Produksi
- Hari Kartini 2026, DWP Kemenkop Soroti Pentingnya Kesehatan Organ Dalam Perempuan
- Depok Perkuat Pelayanan Warga, 18 Posyandu Enam Bidang Resmi Beroperasi di Sawangan
- Semangat Hari Kartini Bank Syariah Annisa Mukti Tingkatkan Pelayanan Nasabah Lebih Prima
- Sekjen Propindo Heikal Safar SH Dukung Komisi III DPR RI Gaspol Revisi UU Advokat Libatkan Berbagai Organisasi Profesi Advokat
- Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin oleh Statistik
- Menteri UMKM Dorong Kota Banjarbaru Masuk Identitas Gastronomi Dunia
- Menkop Tegaskan KDKMP Mesin Baru Penggerak Ekonomi Desa
Peringatan Malam Nuzulul Qur,an di Masjid Al-Mutaqien Hadirkan Penceramah Kondang KH. Agus Subhan

Keterangan Gambar : Kyai Kondang Asal Kalibata, KH. Agus Subhan di Masjid Al Mutaqin
BERNUSA.COM: Malam Nuzulul Qur'an diperingati oleh umat Islam setiap malam 17 Ramadhan, hal ini merupakan peristiwa penting dan bersejarah bagi umat Islam, selain untuk memperkuat keimanan dan keislaman yang termaktub dalam lembaran suci yang berjumlah 6666 ayat, yang diturunkan Allah SWT, melalui malaikat Jibril kepada baginda Nabi Muhammad SAW, secara berangsur-angsur dalam kurun waktu 22 tahun 2 bulan 22 hari.
Syakur Sahroni, Ketua Masjid Al Mutaqien menyampaikan laporan, telah mengagendakan kegiatan selama bulan Ramadhan 1447 H, diantaranya program OPUS, Obrolan Puasa yang dilaksanakan setiap ahad sore dan bukber setiap hari jelang maghrib. Pada peringatan malam Nuzulul Qur'an tahun ini, menghadirkan KH. Agus Subhan salah satu penceramah kondang asal Kalibata, dengan harapan menambah ghirah dan semangat ibadah terawih.

Baca Lainnya :
Kyai Agus Subhan dalam ceramahnya mengingatkan jama'ah untuk membaca Alqur"an secara tartil, baik dan benar, tidak ngasal dan mengajak jama'ah terus bermajlis ilmu, kalo mau disebut manusia maka harus hadir di majlis ilmu dan untuk mendapatkan nilai pahala yang unlimited tidak terhitung pada fase pertengahan di bulan Ramadhan.
"Jika mau membaca Alqur'an harus sopan, hormati Alqur'an, karena isinya ayat ayat suci dan firman ftrman Allah SWT, sesorang yang membacannya sesungguhnya orang tersebut pada hakekatnya sedang berkomunikasi dengan Allah yang Maha Kuasa. Jangan sembarangan pakai baju, harus yang rapih, bersih dan menghadap kiblat" nasehatnya

" Apalagi kalo kita akan mendirikan shalat, jangan asal nutup aurat walaup sah, nanti jadi perhatian orang , pakailah pakaian yang terbaik dan sopan, seperti kita akan menghadap pejabat atau saat kita mau kondangan pasti rapih dan wangi" pungkasnya
Selesai tausiyah, jama'ah kembali meneruskan shalat sunah witir 3 rakaat, dengan 2 rakaat salam dan 1 rakaat salam plus membaca qunut. setelah sebelumnya melaksanakan shalat terawih sebanyak 20 rakaat dengan imam shalat untuk hari itu, ustad Ishak Budilah, dilanjukan wirid dan doa witir, untuk diketahui memasuki hari yang ke -17 tampak shaf semakin maju ke depan.
_-_Copy.png)






_(1).png)



