- Politisi Muda Partai Ummat Ridho Rahmadi Menantu Amien Rais Dikabarkan Mundur Dari Jabatan Ketua Umum DPP Partai Ummat
- AI Mulai Masuk Industri Film, Jeremias Nyangoen: Kita Tak Bisa Menolak Perkembangan Teknologi
- Robot Humanoid Mornine Kantongi Sertifikasi CE Uni Eropa, Bidik Pasar Global
- Ketua Harian DPP Partai Ummat Heikal Safar Menggelar Diskusi Bulanan Perdana Dan Temu Media Dalam Rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
- Angkat Jejak Sejarah Jalan Pos dan KAA, Bandung Siapkan Forum Kota Pusaka Indonesia 2027
- Meneladani Akhlak Nabi untuk Jakarta yang Beradab dan Indonesia yang Bersatu
- Analisa KOMRAD 98, 27 Agustus 2026: Menanti Gelombang Besar Perlawanan Masyarakat.
- Teh Java Preanger Dilirik Investor Belanda di KKI 2026
- Wali Kota Munjirin Tinjau Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati, Dorong Penataan Kawasan
- Mengenal Joe Thunder, Sang \"Seribu Wajah\" Yang Menjadi Mentor Di Balik Layar Magis Indonesia
Bupati Barito Utara Ucapkan Selamat Hari Desa Nasional 2026

BERNUSA.COM: Muara Teweh – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, mengucapkan Selamat Memperingati Hari Desa Nasional yang diperingati setiap 15 Januari, Kamis (15/1/2026).
Peringatan ini menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali peran strategis desa sebagai fondasi utama pembangunan Nasional.
Dengan mengusung tema “Bangun Desa, Bangun Indonesia – Desa Terdepan untuk Indonesia”, Menegaskan bahwa kemajuan Indonesia tidak dapat dilepaskan dari kemajuan desa.
Baca Lainnya :
- Planet Sports Run 2026 Hadirkan Energi Baru di Awal 20260
- Kunjungi SMPN 1 Benangin, Bupati Barito Utara Serahkan Laptop, Smart Board dan Starlink0
- Pastikan Kondisi Infrastruktur, Bupati Barut Tinjau Ke Lapangan0
- Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik Perdana di Benangin Dan Sampirang0
- Bupati Shalahuddin Listrik Kebutuhan Dasar Dukung Pembangunan Desa0
Desa bukan lagi objek pembangunan, melainkan subjek dan pelaku utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Pembangunan yang berkeadilan harus dimulai dari desa. Ketika desa kuat, mandiri, dan sejahtera, maka Indonesia akan tumbuh secara kokoh.
Peringatan Hari Desa Nasional dilatarbelakangi oleh peran historis dan strategis desa dalam perjalanan bangsa Indonesia. Sejak masa kerajaan, kolonialisme, hingga era kemerdekaan, desa telah menjadi pusat kehidupan sosial, budaya, ekonomi, dan Pemerintahan masyarakat.
Desa juga menjadi benteng ketahanan Bangsa, tempat nilai-nilai gotong royong, kearifan lokal, dan demokrasi tumbuh serta terjaga secara turun-temurun.
Kesadaran akan pentingnya desa inilah yang mendorong Pemerintah menetapkan satu hari khusus sebagai bentuk penghormatan terhadap desa dan masyarakat desa di seluruh Indonesia.
Sejarah dan Dasar Penetapan
Secara historis, desa telah diakui dalam konstitusi sebagai kesatuan masyarakat hukum yang memiliki hak asal-usul.
Penguatan posisi desa semakin nyata dengan lahirnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang memberikan kewenangan lebih luas bagi desa dalam mengatur dan mengurus kepentingannya sendiri.
Selanjutnya, Pemerintah secara resmi menetapkan 15 Januari sebagai Hari Desa Nasional melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia, sebagai bentuk pengakuan Negara terhadap kontribusi desa dalam pembangunan Nasional serta untuk mendorong percepatan pembangunan desa secara berkelanjutan.
Sebab itu Pemerintah menegaskan komitmen untuk terus mendorong pembangunan desa, baik melalui penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan ekonomi masyarakat, maupun pelayanan publik yang merata hingga ke pelosok desa.
Hari Desa Nasional harus menjadi pengingat bahwa membangun Indonesia dimulai dari membangun desa, dengan menjadikan desa sebagai garda terdepan pembangunan.
Peringatan Hari Desa Nasional diharapkan menjadi momentum refleksi dan penguatan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan berdaya saing.
(Ai/ dikutip dari berbagai sumber)
_-_Copy.png)









_(1).png)
