- Ketua Harian DPP Partai Ummat Heikal Safar Menggelar Diskusi Bulanan Perdana Dan Temu Media Dalam Rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
- Angkat Jejak Sejarah Jalan Pos dan KAA, Bandung Siapkan Forum Kota Pusaka Indonesia 2027
- Meneladani Akhlak Nabi untuk Jakarta yang Beradab dan Indonesia yang Bersatu
- Analisa KOMRAD 98, 27 Agustus 2026: Menanti Gelombang Besar Perlawanan Masyarakat.
- Teh Java Preanger Dilirik Investor Belanda di KKI 2026
- Wali Kota Munjirin Tinjau Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati, Dorong Penataan Kawasan
- Mengenal Joe Thunder, Sang \"Seribu Wajah\" Yang Menjadi Mentor Di Balik Layar Magis Indonesia
- Gus Ipul Pastikan Kemensos Tangani Korban Kebakaran Kampung Adat Sade
- Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 91 Orang, Ancaman Penyakit Mulai Mengintai Pengungs
- 1.660 Warga Ramaikan Fun Run HUT RI di Jakarta Barat
Angkat Jejak Sejarah Jalan Pos dan KAA, Bandung Siapkan Forum Kota Pusaka Indonesia 2027

Keterangan Gambar : Wali Kota Bandung Muhammad Farhan
BERNUSA.COM, Bandung — Pemerintah Kota Bandung mulai menyiapkan penyelenggaraan Forum Kota Pusaka Indonesia 2027. Forum tersebut akan menjadi momentum bagi Bandung untuk memperkenalkan kekayaan sejarah dan berbagai peninggalan penting kepada peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan kesiapan tersebut setelah mengikuti Forum Kota Pusaka di Kota Ternate, Maluku Utara, pada 26–30 Agustus 2026.
"Sebagai anggota Forum Kota Pusaka, kami pun akan menjadi tuan rumahnya tahun 2027," ujar Muhammad Farhan di Balai Kota Bandung, 24 Agustus 2026.
Baca Lainnya :
- Meneladani Akhlak Nabi untuk Jakarta yang Beradab dan Indonesia yang Bersatu0
- Teh Java Preanger Dilirik Investor Belanda di KKI 20260
- 1.660 Warga Ramaikan Fun Run HUT RI di Jakarta Barat0
- Bank Jakarta-ITB Teken MoU, Dorong Pendidikan dan SDM Adaptif Hadapi Masa Depan0
- GMNI DKI Jakarta Soroti Integrasi Koperasi Desa Merah Putih dengan Skema OMSP0
Menurut Farhan, Pemkot Bandung akan mulai menyusun berbagai program dan persiapan penyelenggaraan setelah rangkaian Forum Kota Pusaka di Ternate selesai dilaksanakan.
Forum Kota Pusaka Indonesia mempertemukan kabupaten dan kota yang memiliki kekayaan sejarah serta peninggalan penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Keberadaan forum ini menjadi wadah untuk memperkuat pelestarian sekaligus memperkenalkan warisan sejarah di masing-masing daerah.
Angkat Dua Momentum Sejarah Bandung
Farhan mengatakan Kota Bandung memiliki sejumlah jejak sejarah yang kuat dan dapat menjadi daya tarik dalam penyelenggaraan forum tingkat nasional tersebut.
Menurutnya, terdapat dua momentum penting yang membentuk identitas Bandung sebagai kota dengan sejarah yang memiliki pengaruh besar terhadap perjalanan Indonesia.
"Kalau Kota Bandung, jejak sejarah terkuatnya itu ada di dua momen, yaitu momen ketika dibangunnya Jalan Pos tahun 1801 dan momen saat kita mulai menjadi pusat diplomasi internasional tahun 1955," tuturnya.
Pembangunan Jalan Raya Pos pada awal abad ke-19 dan penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika (KAA) pada 1955 menjadi bagian penting dari sejarah Kota Bandung.
Kedua momentum tersebut nantinya dapat dikembangkan menjadi materi pengenalan sejarah dan identitas Kota Bandung dalam rangkaian Forum Kota Pusaka Indonesia 2027.
Pemkot Bandung juga memiliki modal berupa dokumentasi sejarah dan data mengenai berbagai peninggalan kota yang telah dihimpun oleh perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
Data tersebut akan menjadi bahan untuk menyusun materi yang informatif, sekaligus memperkenalkan karakter dan identitas Bandung kepada para peserta forum.
Jaringan Kota Pusaka
Farhan menyebut jaringan Kota Pusaka Indonesia saat ini mencatat sekitar 27 kabupaten dan kota. Namun, jumlah tersebut masih akan dilakukan verifikasi.
Penyelenggaraan Forum Kota Pusaka Indonesia 2027 di Bandung diharapkan tidak hanya menjadi agenda pertemuan antardaerah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen pelestarian sejarah dan warisan budaya.
Dengan kekayaan sejarah yang dimiliki, Bandung memiliki peluang untuk menjadikan forum tersebut sebagai sarana memperkenalkan perjalanan kota, mulai dari era pembangunan Jalan Raya Pos hingga perannya sebagai pusat diplomasi internasional melalui Konferensi Asia Afrika.(AS/BN).
_-_Copy.png)









_(1).png)
