- Ketua Harian DPP Partai Ummat Heikal Safar Menggelar Diskusi Bulanan Perdana Dan Temu Media Dalam Rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
- Angkat Jejak Sejarah Jalan Pos dan KAA, Bandung Siapkan Forum Kota Pusaka Indonesia 2027
- Meneladani Akhlak Nabi untuk Jakarta yang Beradab dan Indonesia yang Bersatu
- Analisa KOMRAD 98, 27 Agustus 2026: Menanti Gelombang Besar Perlawanan Masyarakat.
- Teh Java Preanger Dilirik Investor Belanda di KKI 2026
- Wali Kota Munjirin Tinjau Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati, Dorong Penataan Kawasan
- Mengenal Joe Thunder, Sang \"Seribu Wajah\" Yang Menjadi Mentor Di Balik Layar Magis Indonesia
- Gus Ipul Pastikan Kemensos Tangani Korban Kebakaran Kampung Adat Sade
- Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 91 Orang, Ancaman Penyakit Mulai Mengintai Pengungs
- 1.660 Warga Ramaikan Fun Run HUT RI di Jakarta Barat
Caritas Indonesia: Wilayah Pascabencana Sumatera Rawan Perdagangan Orang dan Migrasi Ilegal

Keterangan Gambar : Poto ilustrasi
BERNUSA.COM, Jakarta, — Caritas Indonesia (KARINA KWI) mengeluarkan peringatan dini terkait meningkatnya risiko perdagangan orang dan migrasi tidak aman di wilayah pascabencana hidrometeorologi di Sumatera, khususnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Caritas menilai kondisi pascabencana menciptakan kerentanan serius akibat hilangnya tempat tinggal, mata pencaharian, anggota keluarga, serta dokumen penting warga. Situasi ini kerap dimanfaatkan oleh pelaku perdagangan orang yang menyasar korban dengan modus tawaran pekerjaan, bantuan finansial, relokasi, hingga adopsi anak.
Baca Lainnya :
- Arahan Presiden Prabowo, Kementerian UMKM Bangun Klinik UMKM Bangkit0
- BNI Perkuat Aksi Kemanusiaan BUMN Peduli di Sumut, Sumbar, dan Aceh0
- BNI Bergerak Cepat, Dukung Pemulihan Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh0
- Sumbar Dilanda Bencana, Kementan Gerak Cepat Salurkan Bantuan dan Siapkan Rehabilitasi Pertanian0
- Polri Gerak Cepat Hidupkan Jaringan Internet di Daerah Bencana0
Direktur Eksekutif Caritas Indonesia, Romo Fredy Rante Taruk, menegaskan bahwa seluruh lokasi pengungsian dan wilayah pemulihan harus mendapat pengawasan ketat dari negara dan masyarakat sipil agar tidak dimasuki pihak tidak bertanggung jawab. Pengalaman bencana sebelumnya menunjukkan kelengahan di fase pascabencana kerap berujung meningkatnya kasus perdagangan orang.
Sebagai langkah pencegahan, Caritas Indonesia mendorong sosialisasi masif tentang bahaya perdagangan orang, penguatan peran Gugus Tugas TPPO di daerah terdampak, serta kerja sama lintas sektor.
Caritas juga membuka hotline pelaporan dugaan perdagangan orang melalui WhatsApp 0811-9996-728 dan email migran@karina.or.id.(AS/BN).
_-_Copy.png)









_(1).png)
