- Infrastruktur Terus Dikebut, TMMD Depok Optimistis Selesai Tepat Waktu
- RSUD Tarakan Menuju 39 Tahun: Menguat di Tengah Lonjakan Layanan Kesehatan Ibu Kota
- Makalah Sedekah dan Hibah Tugas Kampus Alhikmah Jakarta
- Menhan Sjafrie Menerima Kunjungan Pejabat Baru dari Kedubes Palestina, Perkuat Kerja Sama
- Kado Bulan K3, Menaker Gratiskan Pembinaan Ahli K3 Umum
- Kemnaker Siapkan Penguatan Hubungan Industrial 2026: Kerja Tenang, Usaha Pasti
- Belum Genap 2 Bulan, Jalan Aspal BKKD Rp1,8 Miliar di Desa Ngampal Sumberrejo Bojonegoro Sudah Tambal Sulam
- Menkop: Ekspor Manggis Oleh Koperasi Produsen Upland Subang Farm Bukti Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi Desa
- August PSI Kritik Langkah Pramono Impor 3.100 Sapi Dari Australia
- Relawan ILS Berencana Menambal Jalan Berlubang di Kemasan Krian
Caritas Indonesia: Wilayah Pascabencana Sumatera Rawan Perdagangan Orang dan Migrasi Ilegal

Keterangan Gambar : Poto ilustrasi
BERNUSA.COM, Jakarta, — Caritas Indonesia (KARINA KWI) mengeluarkan peringatan dini terkait meningkatnya risiko perdagangan orang dan migrasi tidak aman di wilayah pascabencana hidrometeorologi di Sumatera, khususnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Caritas menilai kondisi pascabencana menciptakan kerentanan serius akibat hilangnya tempat tinggal, mata pencaharian, anggota keluarga, serta dokumen penting warga. Situasi ini kerap dimanfaatkan oleh pelaku perdagangan orang yang menyasar korban dengan modus tawaran pekerjaan, bantuan finansial, relokasi, hingga adopsi anak.
Baca Lainnya :
- Arahan Presiden Prabowo, Kementerian UMKM Bangun Klinik UMKM Bangkit0
- BNI Perkuat Aksi Kemanusiaan BUMN Peduli di Sumut, Sumbar, dan Aceh0
- BNI Bergerak Cepat, Dukung Pemulihan Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh0
- Sumbar Dilanda Bencana, Kementan Gerak Cepat Salurkan Bantuan dan Siapkan Rehabilitasi Pertanian0
- Polri Gerak Cepat Hidupkan Jaringan Internet di Daerah Bencana0
Direktur Eksekutif Caritas Indonesia, Romo Fredy Rante Taruk, menegaskan bahwa seluruh lokasi pengungsian dan wilayah pemulihan harus mendapat pengawasan ketat dari negara dan masyarakat sipil agar tidak dimasuki pihak tidak bertanggung jawab. Pengalaman bencana sebelumnya menunjukkan kelengahan di fase pascabencana kerap berujung meningkatnya kasus perdagangan orang.
Sebagai langkah pencegahan, Caritas Indonesia mendorong sosialisasi masif tentang bahaya perdagangan orang, penguatan peran Gugus Tugas TPPO di daerah terdampak, serta kerja sama lintas sektor.
Caritas juga membuka hotline pelaporan dugaan perdagangan orang melalui WhatsApp 0811-9996-728 dan email migran@karina.or.id.(AS/BN).
_-_Copy.png)






_(1).png)

.jpg)

