- Ketua Harian Partai Ummat Dukung Kapolri Dan Test Narkoba Seluruh Pegawai Negeri, Pejabat Negara, Dan Wakil Rakyat Di Seluruh Indonesia
- Indonesia Kalah dari Singapura di Pasar Kripto Asia, Apa yang Harus Dikejar?
- BRI x Pelni Gelar Yoga Session, Perkuat Sinergi dan Wujudkan Work Life Balance
- BRI BO Artha Gading Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
- BRI BO Kramat Jati Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
- Zyrex Jadi Merek Indonesia Pertama yang Meluncurkan AI Mini Workstation Berbasis AMD Ryzen AI Max+ 395
- BRI BO Krekot Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
- BRI BO Gading Boulevard Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
- Transaksi Kripto Menguat, Pelaku Industri Dukung OJK Perkuat Tata Kelola dan Literasi
- BRI Region 6 Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Berbagi
Hadapi Overkapasitas Bantargebang, Jakarta Timur Luncurkan Bank Sampah Induk Makasar

Keterangan Gambar : Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, meresmikan sekaligus melakukan penimbangan perdana Bank Sampah Induk Kecamatan Makasar
BERNUSA.COM, Jakarta – Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, meresmikan sekaligus melakukan penimbangan perdana Bank Sampah Induk Kecamatan Makasar bertajuk Bank Sampah Makasar Ceria, di Kantor Kecamatan Makasar, Selasa (28/4/2026). Langkah ini menjadi bagian dari strategi menghadapi keterbatasan kapasitas TPST Bantargebang yang kini mengalami kelebihan daya tampung.
Peresmian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur dengan PT. Morego Green Indonesia sebagai mitra pengelolaan sampah. Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kota Jakarta Timur Essie Feransie Munjirin, serta Asisten Perekonomian, Pembangunan, dan Lingkungan Hidup Kota Jakarta Timur Fauzi. Selain itu, dilakukan penandatanganan komitmen bersama oleh UKPD/SKPD dan Forkopimcam Kecamatan Makasar terkait implementasi pengurangan, pemilahan, dan pengelolaan sampah.
Dalam sambutannya, Munjirin menegaskan pentingnya perubahan paradigma dalam pengelolaan sampah, dari pola lama “kumpul–angkut–buang” menjadi pendekatan “kurangi–pilah–olah” yang dimulai dari sumbernya.
Baca Lainnya :
- Rekan Indonesia Apresiasi Ketegasan Pemkot Jakpus Mencegah Pangan Berbahaya dari Sungai Kota0
- Walikota Munjirin Pimpin Operasi Penangkapan Ikan Sapu-Sapu, 320 Kg Terkumpul di Waduk Kaja0
- Kepemimpinan di Balik Angka: Menakar Kerja Senyap Iin Mutmainah0
- Depok Perkuat Pelayanan Warga, 18 Posyandu Enam Bidang Resmi Beroperasi di Sawangan0
- Wali Kota Munjirin Pimpin Gerakan Terpadu Penangkapan Ikan Sapu-Sapu0
“Pengelolaan sampah harus dimulai dari sumbernya. Masyarakat perlu membiasakan memilah sampah menjadi tiga jenis, yaitu organik, anorganik, dan residu, sehingga sampah tidak lagi menjadi beban lingkungan, tetapi memiliki nilai ekonomi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kehadiran Bank Sampah Induk “Makasar Ceria” diharapkan menjadi pusat koordinasi bagi Bank Sampah Unit (BSU) di tingkat RW se-Kecamatan Makasar. Melalui sistem ini, sampah yang telah dipilah oleh masyarakat dapat dikelola secara optimal sekaligus memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan.
Lebih lanjut, Munjirin mengajak masyarakat untuk meninggalkan pola pikir Not In My Backyard (NIMBY) serta meningkatkan kepedulian terhadap pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing. Penimbangan perdana yang dilakukan pada kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa sampah terpilah memiliki nilai ekonomis dan berpotensi mendukung konsep ekonomi sirkular.
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur, lanjutnya, akan terus mengawal implementasi program ini sebagai tindak lanjut arahan Gubernur DKI Jakarta guna mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Ia juga mengapresiasi peran sektor swasta dalam mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Sementara itu, Komisaris PT. Morego Green Indonesia, Astrid Fauzia Zahra, menyampaikan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mengurangi volume sampah.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung program Pemprov DKI Jakarta dalam upaya mengurangi volume sampah,” ujarnya.(AS/BN).
_-_Copy.png)



.jpg)





_(1).png)
