- Perkuat Ekosistem Layanan Rumah Sakit, BRI Insurance Hadirkan Medical Malpractice Insurance
- Cakra Elektrolisis, Teknologi Sterilisasi Air Tambak Karya Anak Bangsa, Mulai Dipercaya Tambak Besar di Pulau Jawa
- Psikologi dan Manajemen Risiko: Aryasatya Wishnutama Tekankan Manusia di Sektor Energi
- BRI Region 6 Berpartisipasi dalam Gebyar Lelang BRI Serentak di 74 Lokasi di Seluruh Indonesia
- Menkop Tekankan Koperasi di Luwu Timur Bergerak ke Sektor Produksi Hingga Keuangan
- 12 Tahun Waskita Beton Precast, Menata Fondasi, Meningkat Lebih Tinggi
- Di tengah Kerumunan Solo Run Fest 2026, BRI Eksis Hadirkan Layanan Perbankan
- Jalan Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton Akan Dioperasikan dengan Tarif Mulai 14 Oktober 2026 Pukul 00:00 WIB
- Tokenized Stocks Tembus US$3 Miliar, Akses Saham AS Makin Diminati Investor Indonesia
- LBFest 2026 Dorong Brand Lokal Karya Entrepreneur Muda BINUS \'Naik Kelas\'
Kabupaten Bandung Diguncang Gempa Beruntun, BMKG Catat 42 Aktivitas Seismik

Keterangan Gambar : Foto Istimewa.
BERNUSA.COM, Bandung – Aktivitas seismik kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 2,6 tercatat mengguncang wilayah tersebut pada Kamis (17/9/2026) dini hari pukul 04.59 WIB.
Gempa tersebut merupakan bagian dari rangkaian aktivitas seismik yang berlangsung di wilayah Kabupaten Bandung sejak Rabu (16/9/2026).
Berdasarkan hasil pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), tercatat sebanyak 42 kejadian gempa bumi di wilayah Kabupaten Bandung sejak 16 September hingga Kamis, 17 September 2026 pukul 05.30 WIB.
Baca Lainnya :
- Penggabungan Badan Geologi-BMKG Diwacanakan Prabowo, Puan Minta Kajian Mendalam0
- Angkat Jejak Sejarah Jalan Pos dan KAA, Bandung Siapkan Forum Kota Pusaka Indonesia 20270
- Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 91 Orang, Ancaman Penyakit Mulai Mengintai Pengungs0
- Bank Jakarta-ITB Teken MoU, Dorong Pendidikan dan SDM Adaptif Hadapi Masa Depan0
- Dahsyat! Gempa M7,7 Flores Jadi Salah Satu Gempa Terbesar Dunia 20260
Plt. Kepala BBMKG Wilayah II, Ana Oktaviana Setiowati, mengatakan BMKG masih terus memantau perkembangan rangkaian aktivitas gempa tersebut.
“Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya aktivitas seismik berupa rangkaian gempa bumi yang terjadi di wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Sejak tanggal 16 September 2026 hingga tanggal 17 September pukul 05.30 WIB, tercatat sebanyak 42 kejadian gempa bumi,” kata Ana dalam keterangannya.
Salah satu gempa yang tercatat memiliki magnitudo 2,6 dan terjadi pada Kamis dini hari pukul 04.59 WIB.
BMKG mencatat episenter gempa berada pada koordinat 7,22 Lintang Selatan dan 107,60 Bujur Timur. Episenter berada di darat, sekitar 23 kilometer sebelah selatan Kabupaten Bandung.
Gempa tersebut memiliki kedalaman hiposenter sekitar 3 kilometer, sehingga dikategorikan sebagai gempa bumi dangkal.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif,” ungkap Ana.
BMKG Terus Pantau Aktivitas Seismik
Rangkaian gempa bumi tersebut menjadi perhatian BMKG karena aktivitas seismik masih terus dipantau untuk mengetahui perkembangan kondisi di wilayah Kabupaten Bandung dan sekitarnya.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi mengenai aktivitas gempa bumi.
Masyarakat diminta memperoleh informasi mengenai perkembangan aktivitas gempa melalui kanal komunikasi resmi BMKG.
Pemantauan dan penyampaian informasi resmi tersebut penting dilakukan agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat sekaligus menghindari kepanikan akibat kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.(AS/BN).
_-_Copy.png)




.jpg)




_(1).png)
