- Bantu Warga Hadapi Kemarau Panjang, BRI Salurkan 18 Tangki Air Bersih
- PT Best Green Kembangkan Pasar Senen Blok VI, Groundbreaking Segera
- Ketika Syarat Konstitusional Wakil Presiden Dipersoalkan
- itel VistaTab 12 Resmi Rilis, Tablet Rp2 Jutaan dengan Bonus Keyboard dan Pen
- Hisense Hadirkan AI Companion Suite, Wujudkan Konsep \"Social Kitchen\"
- Kemenkop dan Aspebindo Siap Perkuat Sinergi Untuk Mendukung Kemandirian Energi Nasional
- Pengembalian Dana Nasabah, Bank BUMN Dinilai Punya Landasan Hukum
- Pasar Keuangan Syariah Indonesia Tembus Rp3.231 Triliun, FLOQ Soroti Peluang Tokenisasi
- Pekerja Sektor Jasa Keuangan Siapkan Pembentukan Federasi, Ketum KPBI Beri Dukungan
- Belum Terlambat! Kesempatan Bawa Pulang Mobil Listrik hingga Liburan ke Jepang Masih Terbuka di Shopvaganza Mitra10
Lionel Scaloni : Spanyol Tampil Lebih Baik

Keterangan Gambar : Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Bernusa.com— Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, mengaku kecewa usai timnya harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 0-1 pada final Piala Dunia 2026. Meski gagal membawa pulang trofi, Scaloni tetap menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada para pemain yang telah berjuang hingga peluit akhir.
"Saya merasa sedih, tetapi juga tahu bahwa kami telah memberikan segalanya. Ada banyak hal yang bisa saya sampaikan tentang perjalanan kami hingga mencapai titik ini, tetapi itu tidak lagi penting. Saya hanya ingin berterima kasih kepada para pemain karena telah membawa Argentina kembali ke final Piala Dunia dan berjuang tanpa menyerah hingga akhir," ujar Scaloni.
Pelatih berusia muda itu juga mengakui bahwa Spanyol tampil lebih baik sepanjang pertandingan. Menurutnya, dominasi penguasaan bola dan kualitas permainan La Roja menjadi faktor utama yang membuat Argentina harus mengakui kekalahan.
Baca Lainnya :
- Final Piala Dunia 2026: Spanyol Juara Kedua Kali Setelah Kalahkan Argentina 1-00
- Ragnarok di MetLife: Haaland Mengantar Brasil Pulang, Norwegia Menulis Sejarah!0
"Spanyol memang tampil lebih baik, itu adalah kenyataannya. Namun, saya akan selalu menyimpan kenangan indah tentang apa yang telah diperlihatkan tim ini. Mencapai final Piala Dunia bukanlah hal yang mudah dan membutuhkan perjuangan yang luar biasa. Karena itu, perjalanan ini tetap layak untuk dihargai," katanya.
Scaloni menegaskan, kekalahan di partai puncak tidak akan menghapus seluruh pencapaian Argentina selama turnamen. Ia justru menilai laga tersebut menjadi pelajaran berharga tentang bagaimana menerima hasil dengan sikap sportif.
"Kami selalu mampu bersikap baik saat meraih kemenangan, dan hari ini kami juga harus mampu bersikap baik dalam kekalahan. Kami kalah dalam pertandingan ini dan kami menerimanya. Namun, kekalahan ini tidak akan membuat kami melupakan semua kerja keras dan perjuangan yang telah membawa kami hingga ke final," tutup Scaloni.
_-_Copy.png)









_(1).png)
