- KAI Logistik Raih Penghargaan Sector Champion Logistik pada Danantara Indonesia CX100 Award 2026
- Dukung Ekonomi Digital di Daerah, BRI Region 11 Yogyakarta Lakukan Pendampingan Berkelanjutan bagi UMKM Berkah Swasembada Asal Banyumas
- WSBP Jalin Kerja Sama Optimalkan Aset Precast Plant WSBP Cibitung
- Perkuat Layanan Kesehatan di Hari Batik Nasional, BRI Serahkan Ambulans untuk SMA Yayasan Gemah Ripah Lohjinawi Klaten
- Prabowo Salurkan 160 Becak Listrik untuk Pengayuh Lansia di Kota Bogor
- Kapal Legendaris KRI Dewaruci Bersandar di Cirebon, Ada Wisata Edukasi Maritim Gratis
- Perkuat Ekosistem Layanan Rumah Sakit, BRI Insurance Hadirkan Medical Malpractice Insurance
- Cakra Elektrolisis, Teknologi Sterilisasi Air Tambak Karya Anak Bangsa, Mulai Dipercaya Tambak Besar di Pulau Jawa
- Psikologi dan Manajemen Risiko: Aryasatya Wishnutama Tekankan Manusia di Sektor Energi
- BRI Region 6 Berpartisipasi dalam Gebyar Lelang BRI Serentak di 74 Lokasi di Seluruh Indonesia
Menag Resmi Umumkan Hari Raya Iduladha 2026, Umat Muslim Diminta Maksimalkan Ibadah Zulhijjah

Keterangan Gambar : Pemerintah resmi menetapkan 1 Zulhijjah 1447 Hijriah bertepatan dengan Senin, 18 Mei 2026
BERNUSA.COM, Jakarta, – Pemerintah resmi menetapkan 1 Zulhijjah 1447 Hijriah bertepatan dengan Senin, 18 Mei 2026. Dengan demikian, Hari Raya Iduladha 1447 H/2026 M jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.
Keputusan tersebut diumumkan Menteri Agama dalam konferensi pers usai Sidang Isbat penetapan awal Zulhijjah 1447 H yang digelar di Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (17/5/2026).
Penetapan awal Zulhijjah dilakukan berdasarkan hasil hisab dan rukyatul hilal yang dipantau di berbagai wilayah Indonesia. Sidang Isbat dipimpin langsung Menteri Agama dan dihadiri perwakilan organisasi masyarakat Islam, Komisi VIII DPR RI, BMKG, BRIN, ahli astronomi, serta sejumlah instansi terkait.
Baca Lainnya :
Menteri Agama menjelaskan, posisi hilal saat pemantauan berada pada ketinggian antara 3 derajat 17 menit 33 detik hingga 6 derajat 56 menit 58 detik, dengan sudut elongasi antara 8 derajat 54 menit 49 detik hingga 10 derajat 37 menit 7 detik.
Kementerian Agama melaksanakan rukyatul hilal di 88 titik pemantauan di seluruh Indonesia. Berdasarkan laporan yang diterima, hilal berhasil terlihat oleh dua perukyat, yakni KH S Azka dan Zarkasi di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Keduanya juga telah disumpah oleh hakim Pengadilan Agama setempat.
“Dengan demikian, berdasarkan hasil hisab serta adanya laporan rukyatul hilal yang memenuhi ketentuan, Sidang Isbat secara mufakat menetapkan bahwa 1 Zulhijjah 1447 Hijriah jatuh pada hari Senin, 18 Mei 2026 Masehi,” ujar Menteri Agama.
Menag berharap keputusan tersebut dapat menjadi pedoman bagi umat Islam di Indonesia dalam menjalankan rangkaian ibadah Zulhijjah, termasuk puasa Tarwiyah, puasa Arafah, salat Iduladha, hingga ibadah kurban.
Ia juga mengimbau umat Muslim untuk memanfaatkan momentum menjelang Iduladha dengan memperbanyak ibadah dan mempererat ukhuwah Islamiyah.
“Semoga momentum Iduladha ini dapat memperkuat kebersamaan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meneguhkan persatuan sebagai satu bangsa,” katanya.
Selain itu, Menteri Agama turut mendoakan para jemaah haji Indonesia yang tengah menunaikan ibadah haji di Arab Saudi agar diberikan kelancaran dan kembali ke Tanah Air dengan predikat haji mabrur dan mabrurah.(AS/MP).
_-_Copy.png)




.jpg)




_(1).png)
