- BRI BO Kramat Jati Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
- Zyrex Jadi Merek Indonesia Pertama yang Meluncurkan AI Mini Workstation Berbasis AMD Ryzen AI Max+ 395
- BRI BO Krekot Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
- BRI BO Gading Boulevard Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
- Transaksi Kripto Menguat, Pelaku Industri Dukung OJK Perkuat Tata Kelola dan Literasi
- BRI Region 6 Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Berbagi
- BRI BO Tanjung Priok Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Penuh Khidmat
- Angkutan Retail KAI Logistik Catat Kinerja Tertinggi pada Triwulan III 2026
- Zakat dan Sumbangan PMI: Berbeda Dasar Hukum, Tak Bisa Membenarkan Pemaksaan
- Zentara Melihat Perubahan Besar dalam Cara Perusahaan Mengelola Kerentanan Siber
Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Solusi Lapangan Kerja Bagi Generasi Muda

Keterangan Gambar : acara Seminar Kebebasan Finansial Melalui Entrepreneur dan Bisnis yang diselenggarakan oleh IKA UNPAD. Bandung, Sabtu (24/01).
BERNUSA.COM, Bandung – Kementerian Koperasi (Kemenkop) menegaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih akan menjadi lembaga ekonomi strategis yang mampu mengoptimalkan peran generasi milenial, gen Z, hingga gen Alpha dalam pembangunan ekonomi desa. Kopdes digadang-gadang menjadi solusi dari penciptaan lapangan kerja yang saat ini sangat terbatas jumlahnya.
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono yang sekaligus menjadi Ketua Umum IKA UNPAD (Ikatan Keluarga Alumni Universitas Padjajaran) Ferry Juliantono, menyampaikan bahwa koperasi saat ini tidak lagi sekadar identik dengan simpan pinjam, melainkan telah berkembang menjadi badan usaha modern yang dapat menyerap tenaga kerja muda dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
“Sudah saatnya koperasi menjadi pilihan bagi milenial dan gen Z untuk berkarya dan mendapatkan pekerjaan,” ujar Menkop Ferry dalam sambutannya pada acara Seminar Kebebasan Finansial Melalui Entrepreneur dan Bisnis yang diselenggarakan oleh IKA UNPAD. Bandung, Sabtu (24/01).
Baca Lainnya :
- BNI dan PBSI Antar 25 Atlet Terbaik Tampil di Indonesia Masters 20260
- BNI Dukung Indonesia Masters 2026, Hadirkan Transaksi Non Tunai di Area Turnamen0
- Transformasi Layanan Berbuah Prestasi, Bank Jakarta Menang Penghargaan Satisfaction, Loyalty & Engagement 20260
- Perkuat Ekosistem Industri Nasional, BNI–Siemens Indonesia Teken Kerja Sama Pembiayaan 0
- Menkop Tekankan Koperasi Pesantren Dapat Menjadi Kakak Asuh bagi Koperasi Desa Merah Putih0
Hadir dalam acara tersebut, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Rini Widyantini, Wakil Menteri Tenaga Kerja Afriansyah Noor, Ketua Dewan Penasehat IKA UNPAD Kang Omay K. Wiraatmadja beserta jajaran Pengurus IKA UNPAD dan peserta seminar yang hadir.
Ia menekankan bahwa jumlah generasi muda yang terus meningkat harus diantisipasi dengan penciptaan lapangan kerja alternatif. Data Kemenkop menunjukkan, gen Z saat ini berjumlah 11 juta orang dan diperkirakan akan mencapai 25 juta dalam 2–3 tahun ke depan. Oleh karena itu, Kopdes ini dipandang sebagai solusi alternatif yang nyata. Harapan Presiden jelas, Kopdes Merah Putih ini menjadi alternatif penciptaan lapangan kerja.
Menkop menambahkan, Kopdes ini memiliki kesesuaian dengan nilai-nilai generasi muda yang lebih fleksibel, berjiwa entrepreneur, dan berbasis komunitas. Ia mencontohkan, koperasi dapat menjadi solusi bagi konten kreator dan animator yang membutuhkan modal awal sebelum mendapatkan kontrak produksi. Melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), koperasi bisa membiayai mereka sejak awal.
“Begitu mereka bikin koperasi, LPDB bisa membiayai. Setelah ada kontrak, bank penyalur KUR bisa join financing. Ini sangat membantu generasi muda,” ungkap Menkop.
Menkop menegaskan, dukungan seluruh pihak sangat penting agar Kopdes Merah Putih benar-benar dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus solusi penciptaan lapangan kerja bagi generasi muda. Dengan perputaran ekonomi di desa yang lebih masif diharapkan secara agregat dapat mendorong pertumbuhan ekonomi secara nasional.(AS/BN).
_-_Copy.png)



.jpg)





_(1).png)
