- Munjirin: Penanganan Sampah Jakarta Timur Capai 729,72 Ton hingga Juli 2026
- Pemkab Bekasi Matangkan Regulasi Pilkades Serentak 2026, Fokus Wujudkan Demokrasi Desa Berkualitas
- 83 Ribu Koperasi Berbadan Hukum, LPDB Perkuat Ekosistem Pembiayaan Koperasi Indonesia
- Pasien Bayi Kembali Dirawat di NICU Usai Operasi, Rekan Indonesia Sumsel Soroti Pelayanan Kesehatan
- Babak Baru Partai Ummat, Sinergi Tokoh-Tokoh Muda Dan Kekuatan Jaringan Menuju Pemilu 2029
- Ketum DPP Rekat Indonesia Nyatakan Presiden Prabowo Dengan Tegas Perintahkan Tindakan Pejabat yang Terlibat Korupsi Dan Gratifikasi
- Khitanan Massal PAM JAYA Layani 2.067 Peserta, Raih Rekor MURI
- Pemprov DKI: Jakarta Kini Bersaing dengan Kota-Kota Besar Dunia
- Depot Bu Rudy Resmikan Sertifikat Halal Cabang Ke-6 Di Harbour City Nine Surabaya
- Transformasi Besar Stasiun Gambir Dimulai, KAI Investasi Rp1 Triliun dari Dana Internal
ONIC dan Visinema Hadirkan Nobody Loves Kay, Drama Ambisi dan Pengorbanan Anak Muda

Keterangan Gambar : peluncuran official trailer dan poster film Nobody Loves Kay yang digelar di Senayan City, Jakarta.
BERNUSA.COM, Jakarta, – Energi baru perfilman Indonesia kembali hadir lewat peluncuran official trailer dan poster film Nobody Loves Kay yang digelar di Senayan City, Jakarta. Film hasil kolaborasi ONIC, Folago Pictures, Migunani Cinema Cult, Qun Films, bersama Visinema Pictures ini menjadi simbol keberanian anak muda dalam memperjuangkan mimpi yang kerap dianggap mustahil.
Disutradarai Bernardus Raka, film drama coming-of-age tersebut mengangkat kisah tentang ambisi, pilihan hidup, hingga perjuangan mempertahankan mimpi di tengah keraguan banyak orang. Inspirasi cerita diambil dari perjalanan hidup pro player ONIC Kairi yang dikenal di dunia e-sport Asia Tenggara.
Dalam konferensi pers, Bernardus Raka mengatakan bahwa film ini hadir untuk memberi ruang bagi anak muda yang memilih jalur hidup berbeda dari kebanyakan orang.
Baca Lainnya :
“Cerita Kay bagi saya adalah cerita yang universal. Banyak dari kita memiliki mimpi yang dianggap tidak konvensional. Melalui film ini, saya ingin memberi suara dan apresiasi bagi mereka yang tetap berani berusaha serta setia pada jalur yang telah mereka pilih,” ujarnya.
Tokoh utama Kay diperankan Bima Azriel yang mengaku memiliki kedekatan emosional dengan karakter tersebut. Menurutnya, perjuangan Kay bukan hanya soal kemampuan bermain, tetapi juga tentang ketahanan mental dan keinginan membuktikan diri.
“Saya merasa sangat terkoneksi dengan perjalanan Kay. Ambisi dan rasa lapar untuk membuktikan diri benar-benar merefleksikan apa yang dialami banyak orang saat ini,” kata Bima Azriel.
Film ini juga diperkuat deretan pemain muda seperti Rey Bong, Joshia Frederico, Aurora Ribero, dan Melati Sesilia. Sementara itu, aktor senior dan seniman lintas disiplin seperti Mian Tiara, Elly D. Lutan, hingga musisi Baskara Basboi dan Ayastrophile turut memperkaya dinamika cerita.
Trailer yang dirilis memperlihatkan visual estetik dengan konflik emosional mendalam tentang perjuangan seorang pro player e-sport yang harus memilih antara ambisi, harga diri, dan kehilangan dirinya sendiri demi kemenangan.
Film Nobody Loves Kay dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 4 Juni 2026. Informasi terbaru mengenai film ini dapat diikuti melalui akun media sosial resmi @nobodyloveskay.(AS/BN).
_-_Copy.png)








_(1).png)

