- Saatnya Pelindo Memimpin Reformasi Ketenagakerjaan di BUMN
- Disegel Tetapi Pembangunan Terus Berjalan, Kevin Wu Desak Usut Lapangan Padel di Aset Pemprov DKI
- Politisi Muda Partai Ummat Ridho Rahmadi Menantu Amien Rais Dikabarkan Mundur Dari Jabatan Ketua Umum DPP Partai Ummat
- AI Mulai Masuk Industri Film, Jeremias Nyangoen: Kita Tak Bisa Menolak Perkembangan Teknologi
- Robot Humanoid Mornine Kantongi Sertifikasi CE Uni Eropa, Bidik Pasar Global
- Ketua Harian DPP Partai Ummat Heikal Safar Menggelar Diskusi Bulanan Perdana Dan Temu Media Dalam Rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
- Angkat Jejak Sejarah Jalan Pos dan KAA, Bandung Siapkan Forum Kota Pusaka Indonesia 2027
- Meneladani Akhlak Nabi untuk Jakarta yang Beradab dan Indonesia yang Bersatu
- Analisa KOMRAD 98, 27 Agustus 2026: Menanti Gelombang Besar Perlawanan Masyarakat.
- Teh Java Preanger Dilirik Investor Belanda di KKI 2026
ONIC dan Visinema Hadirkan Nobody Loves Kay, Drama Ambisi dan Pengorbanan Anak Muda

Keterangan Gambar : peluncuran official trailer dan poster film Nobody Loves Kay yang digelar di Senayan City, Jakarta.
BERNUSA.COM, Jakarta, – Energi baru perfilman Indonesia kembali hadir lewat peluncuran official trailer dan poster film Nobody Loves Kay yang digelar di Senayan City, Jakarta. Film hasil kolaborasi ONIC, Folago Pictures, Migunani Cinema Cult, Qun Films, bersama Visinema Pictures ini menjadi simbol keberanian anak muda dalam memperjuangkan mimpi yang kerap dianggap mustahil.
Disutradarai Bernardus Raka, film drama coming-of-age tersebut mengangkat kisah tentang ambisi, pilihan hidup, hingga perjuangan mempertahankan mimpi di tengah keraguan banyak orang. Inspirasi cerita diambil dari perjalanan hidup pro player ONIC Kairi yang dikenal di dunia e-sport Asia Tenggara.
Dalam konferensi pers, Bernardus Raka mengatakan bahwa film ini hadir untuk memberi ruang bagi anak muda yang memilih jalur hidup berbeda dari kebanyakan orang.
Baca Lainnya :
“Cerita Kay bagi saya adalah cerita yang universal. Banyak dari kita memiliki mimpi yang dianggap tidak konvensional. Melalui film ini, saya ingin memberi suara dan apresiasi bagi mereka yang tetap berani berusaha serta setia pada jalur yang telah mereka pilih,” ujarnya.
Tokoh utama Kay diperankan Bima Azriel yang mengaku memiliki kedekatan emosional dengan karakter tersebut. Menurutnya, perjuangan Kay bukan hanya soal kemampuan bermain, tetapi juga tentang ketahanan mental dan keinginan membuktikan diri.
“Saya merasa sangat terkoneksi dengan perjalanan Kay. Ambisi dan rasa lapar untuk membuktikan diri benar-benar merefleksikan apa yang dialami banyak orang saat ini,” kata Bima Azriel.
Film ini juga diperkuat deretan pemain muda seperti Rey Bong, Joshia Frederico, Aurora Ribero, dan Melati Sesilia. Sementara itu, aktor senior dan seniman lintas disiplin seperti Mian Tiara, Elly D. Lutan, hingga musisi Baskara Basboi dan Ayastrophile turut memperkaya dinamika cerita.
Trailer yang dirilis memperlihatkan visual estetik dengan konflik emosional mendalam tentang perjuangan seorang pro player e-sport yang harus memilih antara ambisi, harga diri, dan kehilangan dirinya sendiri demi kemenangan.
Film Nobody Loves Kay dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 4 Juni 2026. Informasi terbaru mengenai film ini dapat diikuti melalui akun media sosial resmi @nobodyloveskay.(AS/BN).
_-_Copy.png)









_(1).png)
