- Pemkot Jaktim Terima BAST Kantor Sekretariat Muslimat NU DKI dari PT Astra Internasional
- Kemenkop Perkuat Sinergi Kadiskop Selindo Untuk Operasionalisasi KDKMP
- Pasien Tertahan di UGD Karena Ruang Penuh, Pendampingan Rekan Indonesia Bantu Percepatan Ranap
- Ketum GIM, Heikal Safar SH Mendukung MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota Negara
- Kemenag Siapkan Integrasi Data PIP dan Perlinsos, Bantuan untuk Santri Makin Tepat Sasaran
- Munjirin Ajak Warga Jakarta Timur Jadikan Pilah Sampah Sebagai Budaya
- Menkop Bersama Wakil Panglima TNI dan Dirut Agrinas Pangan Perkuat Kesiapan Operasional KDKMP
- ONIC dan Visinema Hadirkan Nobody Loves Kay, Drama Ambisi dan Pengorbanan Anak Muda
- Shell Indonesia Kembali Buka Layanan Penjualan BBM
- UMKM Binaan Dinas PPKUKM DKI Jakarta Raup Omzet Hingga Rp1,5 Juta di Acara Pencanangan 5 Abad Jakarta
Munjirin Ajak Warga Jakarta Timur Jadikan Pilah Sampah Sebagai Budaya

Keterangan Gambar : Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, saat menghadiri Launching Gerakan Sampah Pilah dari Sumbernya di RPTRA Pulo Indah
BERNUSA.COM, Jakarta Timur, – Persoalan sampah saat ini bukan lagi sekadar kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, melainkan menjadi tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup. Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, saat menghadiri Launching Gerakan Sampah Pilah dari Sumbernya di RPTRA Pulo Indah, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Selasa (12/5/2026).
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Deklarasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) serta penyerahan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Munjirin mengapresiasi langkah konkret Kecamatan Cakung yang menggelar deklarasi pemilahan sampah secara serentak di seluruh kelurahan se-Kecamatan Cakung. Menurutnya, gerakan tersebut menjadi simbol penting bahwa perubahan besar dalam pengelolaan lingkungan dimulai dari rumah tangga.
Baca Lainnya :
- Munjirin Pimpin Gerakan Tanam Serentak di 162 Titik, Perkuat Ketahanan Pangan Jakarta Timur0
- Pemprov DKI Gelar Jakarta SOLID, Pramono Anung Tekankan Peran Publik Tangkal Hoaks di Era AI0
- Peringatan Hari Kartini 2026, PKK Jakarta Timur Deklarasikan Gerakan Pilah Sampah0
- Hadapi Overkapasitas Bantargebang, Jakarta Timur Luncurkan Bank Sampah Induk Makasar0
- Rekan Indonesia Apresiasi Ketegasan Pemkot Jakpus Mencegah Pangan Berbahaya dari Sungai Kota0
“Jakarta, khususnya Jakarta Timur, memproduksi sekitar 2.400 ton sampah setiap harinya. Jika kita tidak bergerak sekarang, maka warisan yang kita tinggalkan kepada anak cucu hanyalah tumpukan masalah lingkungan,” ujar Munjirin.
Ia menegaskan, gerakan pemilahan sampah tersebut sejalan dengan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber. Dalam kebijakan tersebut, seluruh warga DKI Jakarta diwajibkan melakukan pemilahan dan pengolahan sampah sejak dari sumbernya, mulai dari sampah organik, anorganik, B3, hingga residu.
Menurutnya, pemilahan sampah menjadi langkah penting dalam mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST Bantargebang sekaligus membuka peluang pemanfaatan sampah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi.
“Pemilahan dan pengolahan sampah adalah kunci keberhasilan pengelolaan lingkungan. Sampah bukan lagi sesuatu yang harus dibuang, tetapi dapat diolah kembali dan memiliki nilai ekonomi,” tambahnya.
Munjirin berharap semangat masyarakat dalam memilah sampah tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan menjadi budaya baru dalam kehidupan sehari-hari guna menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Kota Administrasi Jakarta Timur, Essie Feransie Munjirin, para Asisten Kota Administrasi Jakarta Timur, Camat Cakung Rohmad, para lurah se-Kecamatan Cakung, tokoh agama, tokoh masyarakat, Ketua RT/RW, kader PKK, LMK, Dasawisma, serta Staf Khusus Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bidang Pembangunan dan Tata Kota, Nirwono Yoga.(AS/BN).
_-_Copy.png)








_(1).png)

