- Rieke Diah Pitaloka Minta Pemerintah Hentikan Kebijakan DO
- Membangun Posisi Tawar Gerakan Buruh Indonesia
- MBG dan Hak Kesehatan Anak sebagai Bagian Penguatan HAM.
- Ribuan Produk dan Promo Jakarta Fair 2026 Jadi Magnet Bisnis Jasa Titip
- Wamenkop Raih Penghargaan Impactful Alumni Awards UNNES 202
- Regenerasi Juara Dunia Dimulai, Devin dan Faathir Melaju ke Final Macau Open 2026
- Ketum Garuda Nofalia Heikal Safar Kunjungan Kerja Di Ibukota Nusantara (IKN) Jajaki Peluang Usaha Kuliner Khususnya UMKM
- Kehebohan Di Pembukaan Sepakbola KONI Cup 2026, Hadir Sang Idola
- Di Balik Bau Kaporit Air PAM: Antara Kekhawatiran dan Fakta
- Jelang Hari Anak Nasional, Ghost Buzzer Tawarkan Hiburan Keluarga dengan Nuansa Horor Edukatif
Ribuan Produk dan Promo Jakarta Fair 2026 Jadi Magnet Bisnis Jasa Titip

Keterangan Gambar : Suasana Jakarta Fair Kemayoran.
BERNUSA.COM, Jakarta – Lebih dari sepekan berlangsung, Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 semakin ramai dipadati pengunjung dari berbagai daerah. Selain menjadi destinasi belanja, hiburan, dan berburu promo, event tahunan terbesar di Indonesia ini juga membawa berkah bagi para pelaku jasa titip (jastip) yang memanfaatkan momentum tersebut untuk meraup keuntungan.
Di berbagai area pameran, para jastiper terlihat hilir mudik membawa tas besar hingga koper untuk menampung barang-barang pesanan pelanggan. Tak sedikit dari mereka yang mampu meraih omzet jutaan rupiah dalam satu kali kunjungan.
Salah satu pelaku jastip, Asrofi, mengungkapkan bahwa Jakarta Fair menjadi momen yang sangat menguntungkan bagi bisnisnya. Dengan tarif jasa mulai dari Rp3.000 hingga Rp15.000 per barang, ia mampu mengumpulkan keuntungan yang cukup besar berkat tingginya volume pesanan.
Baca Lainnya :
"Pasar kami bukan hanya konsumen langsung, tetapi juga sesama jastiper. Istilahnya bisa dire-jastip lagi oleh pihak lain. Karena itu kami mengambil margin tipis, tetapi jumlah pesanannya banyak," ujar Asrofi.
Datang bersama istrinya, Asrofi juga mengapresiasi keberadaan pusat informasi yang tersebar di berbagai area Jakarta Fair 2026. Menurutnya, fasilitas tersebut sangat membantu dalam mencari lokasi stan yang menjadi tujuan belanja.
"Denah tahun ini lebih mudah karena banyak booth pusat informasi. Kalau tidak tahu lokasi stan, bisa langsung bertanya atau meminta peta, jadi tidak perlu mencari terlalu lama," katanya.
Meski terlihat menjanjikan, profesi jastiper ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Selain membutuhkan stamina yang kuat, pelaku jastip juga harus memahami produk yang dipesan pelanggan agar tidak terjadi kesalahan saat berbelanja.
"Tantangannya harus siap capek karena barang yang dibeli bukan untuk diri sendiri. Kita juga harus rajin riset produk, memastikan harga sesuai, membuat rekap pesanan, hingga menyusun katalog agar proses belanja lebih efektif," jelasnya.
Pengalaman serupa dirasakan Anggun (33), jastiper yang telah menjalankan usaha ini sejak 2018. Selama Jakarta Fair 2026 berlangsung, ia mengaku sudah tiga kali datang dalam sepekan untuk memenuhi pesanan pelanggan.
Menurut Anggun, sistem yang diterapkannya adalah mengumpulkan pesanan terlebih dahulu melalui grup WhatsApp hingga mencapai jumlah tertentu sebelum berangkat berbelanja ke arena pameran.
"Saya biasanya mengumpulkan sekitar 50 sampai 100 pesanan dulu baru datang ke sini. Karena biaya admin, parkir, bensin, dan lainnya juga harus diperhitungkan," ujarnya saat ditemui di area Selasar Hall D Jakarta Fair 2026.
Ia menambahkan, produk yang paling banyak dicari pelanggan bukan hanya makanan atau minuman, melainkan merchandise eksklusif, hadiah langsung, dan tas-tas unik yang hanya tersedia selama Jakarta Fair berlangsung.
"Makanan sebenarnya mudah ditemukan di tempat lain. Tapi pelanggan biasanya mengincar hadiah-hadiah dan tas lucu yang hanya ada di Jakarta Fair," kata Anggun.
Kemeriahan Jakarta Fair ternyata tidak hanya menarik perhatian warga Jakarta dan sekitarnya. Anggun mengungkapkan bahwa pelanggannya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Bali, Surabaya, Kalimantan, hingga Makassar.
Melihat tingginya aktivitas para jastiper, Anggun berharap tersedia fasilitas pendukung yang dapat memudahkan pekerjaan mereka, seperti tempat penitipan barang dan layanan angkut barang.
Kini harapan tersebut mulai terjawab. Jakarta Fair 2026 menghadirkan fasilitas baru berupa Jastiper Lounge, sebuah ruang eksklusif yang dirancang khusus untuk mendukung aktivitas para pelaku jasa titip.
Jastiper Lounge tidak hanya menjadi tempat beristirahat, tetapi juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang seperti charging station, layanan konsultasi packaging, hingga penitipan sementara barang sebelum proses pengiriman dilakukan.
Kehadiran fasilitas ini memungkinkan para jastiper mengelola pesanan dengan lebih nyaman, cepat, dan profesional tanpa harus keluar dari area Jakarta Fair.
Sebagai informasi, selama akhir pekan dan hari libur nasional, Jakarta Fair Kemayoran 2026 mulai beroperasi lebih awal yakni pukul 10.00 WIB. Tiket masuk dapat diperoleh secara online melalui situs resmi penyelenggara.(AS/BN).
_-_Copy.png)








_(1).png)

