- Ketua Harian DPP Partai Ummat Heikal Safar Menggelar Diskusi Bulanan Perdana Dan Temu Media Dalam Rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
- Angkat Jejak Sejarah Jalan Pos dan KAA, Bandung Siapkan Forum Kota Pusaka Indonesia 2027
- Meneladani Akhlak Nabi untuk Jakarta yang Beradab dan Indonesia yang Bersatu
- Analisa KOMRAD 98, 27 Agustus 2026: Menanti Gelombang Besar Perlawanan Masyarakat.
- Teh Java Preanger Dilirik Investor Belanda di KKI 2026
- Wali Kota Munjirin Tinjau Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati, Dorong Penataan Kawasan
- Mengenal Joe Thunder, Sang \"Seribu Wajah\" Yang Menjadi Mentor Di Balik Layar Magis Indonesia
- Gus Ipul Pastikan Kemensos Tangani Korban Kebakaran Kampung Adat Sade
- Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 91 Orang, Ancaman Penyakit Mulai Mengintai Pengungs
- 1.660 Warga Ramaikan Fun Run HUT RI di Jakarta Barat
SP TPK-KOJA Resmi Bergabung dengan FBTPI–KPBI, Ilhamsyah: Persatuan Buruh Pelabuhan Semakin Kuat

Keterangan Gambar : SP TPK-KOJA Resmi Bergabung dengan FBTPI–KPBI
Bernusa.com. JAKARTA — Kabar baik datang bagi gerakan buruh pelabuhan di Indonesia. Setelah melalui rapat pengurus internal, Serikat Pekerja Terminal Peti Kemas Koja (SP TPK-KOJA) secara resmi memutuskan bergabung dengan Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (FBTPI) yang bernaung di bawah Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI).
Bergabungnya SP TPK-KOJA dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat konsolidasi gerakan buruh pelabuhan di tengah berbagai tantangan dunia kerja yang terus berubah. Mulai dari sistem kerja fleksibel, tekanan efisiensi industri, hingga persoalan perlindungan hak-hak pekerja yang semakin kompleks.
Ketua Umum Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia, Ilhamsyah, menyambut positif keputusan tersebut dan menyebutnya sebagai momentum penting bagi penguatan organisasi buruh sektor pelabuhan.
Baca Lainnya :
- Pemagangan Nasional dan Ketidakpastian Kerja0
- Buruh Tidak Memakai Dolar, Tetapi Menanggung Seluruh Dampaknya0
- Bahas Aspirasi Pekerja hingga Peran Kampus, Ratas Kabinet Merah Putih Perkuat Kebijakan Pro-Rakyat0
- Dinamika May Day dan Tantangan Penguatan Gerakan Buruh di Indonesia0
- 28 Tahun di Jalan Perjuangan: Suara Buruh Tak Pernah Padam0
“Bergabungnya SP TPK-KOJA bukan hanya soal bertambahnya anggota organisasi, tetapi bertambahnya kekuatan perjuangan. Ini adalah langkah maju untuk memperkuat solidaritas dan persatuan buruh pelabuhan dalam menghadapi tantangan industri yang semakin berat,” ujar Ilhamsyah dalam keterangannya.
Menurutnya, persatuan menjadi syarat utama agar kaum buruh memiliki posisi tawar yang lebih kuat dalam memperjuangkan kesejahteraan, perlindungan kerja, dan masa depan pekerja beserta keluarganya.
“Kaum buruh tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Ketika serikat-serikat bersatu dalam satu barisan perjuangan, maka suara buruh akan semakin kuat dan sulit diabaikan. Kami percaya, bergabungnya SP TPK-KOJA akan memberi energi baru bagi perjuangan buruh pelabuhan di Indonesia,” lanjutnya.
FBTPI–KPBI sendiri selama ini dikenal aktif mengadvokasi berbagai isu ketenagakerjaan di sektor transportasi dan pelabuhan, termasuk persoalan upah, keselamatan kerja, jaminan sosial, hingga penolakan terhadap praktik kerja yang merugikan buruh.
Dengan bergabungnya SP TPK-KOJA, konsolidasi gerakan buruh pelabuhan diharapkan semakin solid dalam menghadapi dinamika industri logistik dan kepelabuhanan nasional yang terus berkembang.
“Selamat datang kawan-kawan SP TPK-KOJA di keluarga besar FBTPI–KPBI. Satu langkah maju untuk organisasi, satu kekuatan baru untuk perjuangan. Karena hanya dengan bersatu, buruh akan semakin kuat,” tutup Ilhamsyah.
_-_Copy.png)









_(1).png)
