- Infrastruktur Terus Dikebut, TMMD Depok Optimistis Selesai Tepat Waktu
- RSUD Tarakan Menuju 39 Tahun: Menguat di Tengah Lonjakan Layanan Kesehatan Ibu Kota
- Makalah Sedekah dan Hibah Tugas Kampus Alhikmah Jakarta
- Menhan Sjafrie Menerima Kunjungan Pejabat Baru dari Kedubes Palestina, Perkuat Kerja Sama
- Kado Bulan K3, Menaker Gratiskan Pembinaan Ahli K3 Umum
- Kemnaker Siapkan Penguatan Hubungan Industrial 2026: Kerja Tenang, Usaha Pasti
- Belum Genap 2 Bulan, Jalan Aspal BKKD Rp1,8 Miliar di Desa Ngampal Sumberrejo Bojonegoro Sudah Tambal Sulam
- Menkop: Ekspor Manggis Oleh Koperasi Produsen Upland Subang Farm Bukti Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi Desa
- August PSI Kritik Langkah Pramono Impor 3.100 Sapi Dari Australia
- Relawan ILS Berencana Menambal Jalan Berlubang di Kemasan Krian
Tinjau Pasar Pante Teungoh, Mendag Busan: Ekonomi Pidie Mulai Bergerak dan Harga Terkendali

Keterangan Gambar : Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso (Busan) memastikan aktivitas perdagangan di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, telah kembali
BERNUSA.COM, Pidie, – Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso (Busan) memastikan aktivitas perdagangan di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, telah kembali berjalan normal pascabanjir yang terjadi pada November 2025 lalu.
Kepastian tersebut disampaikan usai meninjau Pasar Pante Teungoh, Senin (23/2/2026). Selain pasar rakyat, Mendag juga mengunjungi sejumlah ritel seperti Toko Telur Mas, Toko UD Amir, dan Toko Maya Baru untuk memastikan kelancaran distribusi serta stabilitas harga bahan kebutuhan pokok (bapok).
“Kami ke Kabupaten Pidie untuk memastikan pemulihan sarana perdagangan pascabanjir dan aktivitas ekonomi berjalan baik. Kami cek harga bapok, sudah stabil. Ekonomi mulai bergerak dan harga-harga terkendali,” ujar Mendag Busan.
Baca Lainnya :
- Selama Ramadan Kuliner di Depok Diimbau Pasang Tirai Penutup dan Tempat Hiburan Malam Dihentikan Sementara0
- Pengukuhan DPP ABPEDNAS Jadi Momentum Sinergi Desa dan Aparat Negara0
- Bantuan Logistik Kapolri untuk Polres Aceh Tamiang Tiba, Pastikan Pelayanan Kepolisian Segera Pulih0
- Kementerian UMKM Berkolaborasi dengan Kemendagri dan Kemenpora Optimalkan Pengelolaan Stadion0
- Mentan Amran Pastikan Bantuan Pangan Mengalir ke Aceh, Sumut, dan Sumbar0
Harga Beras Sesuai HET, Komoditas Lain di Bawah Harga Acuan
Berdasarkan hasil pemantauan, harga beras di Pidie tercatat sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Zona 2, yakni:
Beras medium Rp14.000/kg
Beras premium Rp15.000/kg
Beras SPHP Bulog Rp12.600/kg
Sementara sejumlah komoditas berada di bawah Harga Acuan (HA), di antaranya:
Daging ayam ras Rp30.000/kg
Telur ayam ras Rp28.000/kg
Bawang merah Rp35.000/kg
Bawang putih honan Rp35.000/kg
Cabai merah keriting Rp30.000/kg
Cabai rawit merah Rp50.000/kg
Produk minyak goreng rakyat MINYAKITA juga tersedia cukup dan dijual sesuai HET Rp15.700/liter.
“MINYAKITA cukup banyak, pasokan dari Bulog lancar ke pedagang pasar,” jelas Mendag.
Adapun harga komoditas lainnya seperti tepung terigu Rp14.000/kg, minyak goreng curah Rp17.100/liter, dan minyak goreng kemasan premium Rp23.000/liter terpantau stabil. Gula pasir tercatat Rp19.000/kg atau sedikit di atas HA, dipengaruhi pasokan dari Medan, Sumatra Utara, serta peningkatan permintaan menjelang Ramadan.
Pedagang Akui Kondisi Pasar Membaik
Pedagang cabai, Fajar, menyampaikan harga cabai merah keriting yang sempat menyentuh Rp35.000/kg kini turun menjadi Rp30.000/kg. Bahkan saat banjir, cabai rawit pernah melonjak hingga Rp100.000/kg. Kini harga kembali terkendali dan aktivitas pasar ramai, mencerminkan daya beli masyarakat yang membaik.
Pedagang telur, Jufri, menyebut harga telur Rp53.000 per papan (sekitar Rp28.000/kg), naik tipis akibat distribusi dari Medan yang belum sepenuhnya lancar karena perbaikan jembatan pascabencana.
Sementara pedagang ayam, Amri, mengatakan harga ayam Rp60.000 per ekor atau Rp30.000/kg dan relatif stabil. Ia berharap harga bisa kembali lebih rendah agar penjualan meningkat.
Pedagang lainnya, Mursyal, menyampaikan distribusi beras SPHP berjalan rutin setiap pekan dengan harga Rp63.000–Rp65.500 per 5 kg. Ia menilai kehadiran pasokan pemerintah melalui Bulog efektif menjaga stabilitas harga.
Apresiasi untuk Pemerintah Daerah
Dalam kunjungan tersebut, Mendag didampingi Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Iqbal S. Shofwan dan Kepala Bappebti Tirta Karma Senjaya. Turut hadir Bupati Pidie Sarjani Abdullah, Wakil Bupati Alzaizi, serta unsur Forkopimda setempat.
Mendag mengapresiasi sinergi pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan.
“Terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati, Dinas Perdagangan, Bulog, Rajawali Nusindo, dan seluruh pihak. Ketersediaan pasokan dan stabilitas harga terjaga, kegiatan ekonomi dan perdagangan sudah kembali aktif,” tutupnya.
Dengan pulihnya sarana perdagangan dan stabilnya harga bapok, Kabupaten Pidie menunjukkan tanda-tanda pemulihan ekonomi yang positif menjelang bulan suci Ramadan 2026.(AS/BN).
_-_Copy.png)






_(1).png)

.jpg)

