Waketum KPSTI Heikal Safar Sampaikan Ketum KPSTI Mahfudz Abdurrahman Melantik Pengurus KPSTI Provinsi Banten

By Ichsan 09 Nov 2026, 00:09:03 WIB Olahraga
Waketum KPSTI Heikal Safar Sampaikan  Ketum KPSTI Mahfudz Abdurrahman Melantik Pengurus KPSTI Provinsi Banten

SERANG-BANTEN, Bernama.com, --Ketua Umum Komite Pencak Silat Tradisi Indonesia (Ketum KPSTI) Mahfudz Abdurrahman didampingi Wakil Ketua Umum  Komite Pencak Silat Tradisi Indonesia (Waketum KPSTI) Heikal Safar melantik Endin Oktavia, S.Kom., sebagai Ketua KPSTI Provinsi Banten beserta seluruh jajaran pengurus, KPSTI Provinsi Banten,

Pelantikan Pengurus KPSTI Provinsi Banten tersebut berlangsung pada hari Minggu (8/11/2026) dengan suasana penuh Khidmat di salah satu hotel di Kota Serang dengan mengusung tema "Menjaga Tradisi, Membangun Negeri dan Melestarikan Kebudayaan Banten".

Acara pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah, Maestro Aktor Pencak Silat Cecep Arif Rahman, budayawan Banten KH Embay Mulya Syarief, dan Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Partai Ummat Nofalia Heikal Safar serta sejumlah tokoh dan sesepuh Ulama dan jawara Banten.

Baca Lainnya :

Hadir pula jajaran pengurus KPSTI pusat dan daerah serta perwakilan berbagai perguruan pencak silat tradisi. Dalam keterangan penyelenggara, kegiatan tersebut melibatkan sekitar 38.000 perwakilan dari 514 kabupaten/kota di Indonesia.

Wakil Ketua Umum KPSTI Heikal Safar, S.H., M.H., mengatakan, pelantikan pengurus KPSTI Banten menjadi momentum strategis untuk memperkuat keberadaan pencak silat tradisi sebagai warisan budaya sekaligus identitas masyarakat Banten.

Menurut Heikal, pencak silat tidak hanya memiliki nilai seni dan budaya, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan jasmani dan rohani serta menjadi sarana pertahanan diri.

"Pencak silat adalah bukan sekadar seni budaya, namun ada beberapa manfaat yang terkandung di dalamnya, yakni olahraga untuk kesehatan jasmani maupun rohani, serta sebagai jati diri dan juga untuk pertahanan diri kita sendiri maupun dalam membantu orang lain," kata Heikal dalam keterangan tertulis yang disampaikan seusai pelantikan.

Lebih lanjut Heikal Safar menegaskan, seluruh pengurus KPSTI di tingkat pusat dan daerah berkomitmen menjaga keberlangsungan pencak silat tradisi agar tidak tergerus perkembangan zaman.

"Oleh karena itu, bagi kami seluruh pengurus Pusat dan Daerah KPSTI bertekad bulat pencak silat wajib dijaga, terus maju berkembang, jangan sampai hilang oleh waktu dan perkembangan zaman. Maka harus ada generasi muda penerus tradisi pencak silat budaya Banten agar terus lestari sepanjang zaman," ujarnya.

Heikal juga berharap kepengurusan baru KPSTI Banten dapat memperkuat konsolidasi berbagai perguruan silat serta memperluas pengenalan pencak silat tradisi hingga tingkat nasional dan internasional.

"Sehingga kami atas nama Pengurus Pusat KPSTI berharap dan mendorong semoga ke depannya KPSTI Provinsi Banten semakin maju dan berjaya di tingkat nasional maupun internasional tanpa menghilangkan akar seni budaya keaslian gerakan perguruan silat dan nilai keislaman Banten," ucap Heikal Safar

Dukungan Pemerintah Provinsi Banten
Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyampaikan apresiasi atas pelantikan pengurus KPSTI Banten. Ia menyatakan dukungan pemerintah daerah terhadap upaya pelestarian pencak silat sebagai warisan budaya tak benda.

"Saya mewakili Gubernur Banten atas nama Pemerintah Daerah Provinsi Banten menyampaikan apresiasi atas peran KPSTI Provinsi Banten dalam melestarikan warisan leluhur seni budaya tak benda pencak silat," kata Dimyati.

Ia berharap kepengurusan baru dapat membawa pencak silat tradisi Banten semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional, dengan tetap mempertahankan keaslian gerakan dan nilai keislaman yang melekat pada budaya setempat.

Sementara itu, Maestro Aktor Pencak Silat Cecep Arif Rahman mengingatkan pentingnya menjaga akar tradisi perguruan pencak silat di Banten.

Menurut dia, perkembangan pencak silat sebagai olahraga prestasi tidak boleh menghilangkan keaslian gerakan, adab, dan filosofi yang diwariskan para leluhur.

"Bahwa kemajuan pencak silat tidak boleh membuat akar tradisi ditinggalkan. Kekuatan pencak silat tidak hanya terletak pada kemampuan fisik dan teknik bertarung, tetapi juga pada nilai, karakter, dan filosofi leluhur perguruan silat Banten," tegas Cecep.

Siapkan Program Pendataan Perguruan Silat Di Banten

Ketua KPSTI Banten Endin Oktavia mengatakan, kepengurusan yang dipimpinnya akan berfokus pada sejumlah program konkret. Salah satunya adalah melakukan pendataan ulang seluruh perguruan pencak silat tradisi di Provinsi Banten.

Pendataan tersebut ditujukan untuk memetakan kekayaan aliran sekaligus menjaga kesinambungan tradisi pencak silat Banten.

Endin juga mendorong pencak silat tradisi masuk dalam kurikulum muatan lokal di sekolah. Menurut dia, pendidikan formal menjadi salah satu jalur untuk mengenalkan warisan budaya leluhur kepada generasi muda sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan, keberanian, etika, dan penghormatan terhadap tradisi.

Selain itu, KPSTI Banten akan mendorong penguatan ekonomi kreatif berbasis pesilat. Program tersebut diharapkan dapat membuat pelestarian budaya berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan para praktisi pencak silat tradisi.

"KPSTI bukan hanya tentang bela diri, tapi tentang jati diri. Silat Banten adalah warisan leluhur yang harus kita jaga dari punahnya tradisi oleh zaman. Kami akan merangkul semua perguruan, tanpa membedakan aliran, karena kita semua satu keluarga besar jawara Banten," pungkas Endin.

Rangkaian pelantikan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama sejumlah perguruan pencak silat tradisi Banten, di antaranya TTKKDH, Panglipur, Cimande Macan Guling, Bandrong, dan Terumbu.

Editor : (RED/SAN)