98 Resolution Network: Reformasi Harus Hadirkan Kesejahteraan Rakyat

By Goenk1975 21 Mei 2026, 14:56:01 WIB Politik
98 Resolution Network: Reformasi Harus Hadirkan Kesejahteraan Rakyat

Keterangan Gambar : 98 Resolution Network


Jakarta, 21 Mei 2026 — Kelompok 98 Resolution Network merilis pernyataan politik dalam peringatan 28 tahun Reformasi 1998 dengan tema “Dari Reformasi Politik Menuju Transformasi Demokrasi Ekonomi”. Dalam agenda tersebut, juru bicara 98 Resolution Network, Eli Salomo Sinaga, menegaskan bahwa reformasi tidak cukup hanya menghadirkan kebebasan politik, tetapi juga harus mampu mewujudkan pemerataan kesejahteraan rakyat. 

Menurut Eli, selama 28 tahun reformasi Indonesia memang mengalami kemajuan dalam demokrasi politik, seperti kebebasan pers, kebebasan berpendapat, dan pelaksanaan pemilu yang lebih terbuka. Namun, mereka menilai demokrasi ekonomi belum berjalan maksimal karena penguasaan sumber daya alam dan kekayaan negara masih terkonsentrasi pada kelompok tertentu. 

Dalam pernyataannya, 98 Resolution Network juga menyampaikan dukungan terhadap pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Mereka menilai sejumlah kebijakan pemerintah saat ini dinilai sejalan dengan amanat Reformasi 1998 dan Pasal 33 UUD 1945 terkait pengelolaan ekonomi untuk kesejahteraan rakyat. 

Baca Lainnya :

Beberapa program yang disorot antara lain pemberantasan korupsi, penyitaan aset hasil korupsi untuk kepentingan rakyat, penertiban kawasan hutan dan lahan ilegal, hingga efisiensi APBN yang diarahkan untuk program-program kesejahteraan seperti Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Dalam kesempatan itu, Eli Salomo juga menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah tetap penting dalam demokrasi. Namun, menurutnya, kritik harus disertai tawaran gagasan alternatif dan tetap berpihak pada kepentingan rakyat luas. 

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan eksponen gerakan reformasi yang tergabung dalam 98 Resolution Network, di antaranya Haris Rusly Moti, Wahab Talaohu, Salamuddin Daeng, Michael Umbas, Panel Barus, serta puluhan aktivis dan tokoh lainnya yang ikut menandatangani pernyataan politik tersebut. 

Di akhir pernyataan, 98 Resolution Network mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan memperkuat demokrasi ekonomi demi pemerataan kesejahteraan rakyat di tengah tantangan ekonomi global yang terus berkembang.