- KPBI Terus Dorong Penyelesaian Kasus 133 Anggota FSBPI di PT Amos
- PKB Tegaskan Komitmen Kawal Sukses Program Makan Bergizi Gratis
- Andi Arief: Pemerintah dan Koalisi Perlu Lebih Sabar Hadapi Kritik Publik
- SPPLNI-KPBI Adukan Dugaan Union Busting Ke DPR RI
- Buktikan Potensi Tanpa Batas, Siswa SLB C Mahardika Tampil Gemilang di Pentas Seni
- Kontraktor Menjerit, FORJASI Desak Pemerintah Segera Terbitkan SE Adjusment HPS Nasional
- Menginspirasi Lewat Aksi Nyata, IPDA Zulhamsyah Putra Konsisten Menjadi Sahabat Masyarakat
- Juara Australia Open 2026, Alwi Farhan Jadi Harapan Baru Bulu Tangkis Indonesia
- Setelah Tiga Bulan Bertahan, Sopir PT Tiga Berdikari Abadi Menang
- Ciomy Konsisten Mendukung Dakwah, Dukung Yuk Ngaji Hadirkan ITTIBA
Direktur FBI, Adian Radiatus Mengajak Mengelola Kerukunan Umat Beragama

JAKARTA, Direktur Forum Buddhis Indonesia ( Direktur FBI) Adian Radiatus mengungkapkan kepada awak media pada hari Selasa, 28 April 2025 di kediamannya seputaran Jakarta Utara. sehubungan dengan timbulnya kontroversi atau polemik terkait pidato mantan Wapres Republik Indonesia, Jusuf Kalla,
Menurut Adian di acara ceramah akademik UGM yang meskipun telah memberikan klarifikasinya namun tampaknya tidak menyudahi atau menjadi penyelesaian oleh pihak terkait yang memprotes atau menyampaikan keberatan atas nuansa isi pidato yang dikemukakan oleh Jusuf Kalla terkait memperbandingkan kesamaan "pola" langkah atau tindakan pada kedua agama terkait menghadapi permusuhan atau saat timbulnya konflik di antara kedua agama.
Lanjut Adian Radiatus maka dengan ini Forum Buddhis Indonesia mengajak para pihak untuk turut berpartisipasi mengelola kerukunan yang telah terjalin selama ini dengan berpegang teguh pada :
Baca Lainnya :
- Gara-Gara Taksi Serobot Palang Pintu Kereta !! 7 Orang Tewas0
- Hari Bakti Pemasyarakatan, Kemenkop dan Kemenimipas Berdayakan Ekonomi Warga Binaan Lapas Lewat Koperasi0
- Tabrakan Kereta Di Stasiun Bekasi Timur0
- Ratusan Tokoh Hadiri Halal Bihalal Lintas Agama di Kebon Jeruk, Semangat Kebhinekaan Menguat0
- Lima Tuntutan Ojol: Negara Absen, Platform Panen0
1. Meminta kedua belah pihak untuk tidak memperluas pro dan kontra atas proses yang tengah berjalan secara koridor hukum sesuai peraturan negara.
2. Agar Komisi VIII DPR yang membidangi Agama pro aktif melakukan komunikasi pada kedua belah pihak untuk dapat ditarik kesimpulan perbandingan atas apa yang terucap dengan apa yang tersaji di media sosial.
3. Para Pejabat Negara terkait agar bersikap netral dalame mengawal masalah atau kasus yang tengah mencuat ini termasuk memantau adanya pihak-pihak yang ingin memperkeruh dan memanfaatkan masalah ini untuk berbuat onar atau anarki.
4. Menyerukan kepada segenap lapisan masyarakat untuk tetap saling menjaga dalam mengelola kerukunan antar umat beragama yang telah berlangsung dengan penuh kedamaian dan toleransi yang sangat tinggi melalui dialog yang tulus dari hati ke hati sebagaimana selama ini dilakukan.
"Demikian Ajakan Mengelola Kerukunan ini disampaikan dengan penuh keyakinan bahwa segala masalah yang bersentuhan dengan agama akan diselesaikan dengan jalan sesuai ajaran agama pula tentang cinta kasih dan welas asih, saling pengertian dan saling memaafkan bila timbul kesalah pahaman, " pungkas Direktur FBI
Editor : (Red/San).
_-_Copy.png)








_(1).png)

