- OCBC Syariah dan Rumah Wakaf Salurkan Wakaf untuk Dukung Pendidikan & Keterampilan Siswa di Pelosok Garut
- Musim Hujan Mundur ke Desember, Jadwal Kirim Material Proyek Ikut Bergeser
- Ketua Harian Partai Ummat Dukung Kapolri Dan Test Narkoba Seluruh Pegawai Negeri, Pejabat Negara, Dan Wakil Rakyat Di Seluruh Indonesia
- Indonesia Kalah dari Singapura di Pasar Kripto Asia, Apa yang Harus Dikejar?
- BRI x Pelni Gelar Yoga Session, Perkuat Sinergi dan Wujudkan Work Life Balance
- BRI BO Artha Gading Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
- BRI BO Kramat Jati Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
- Zyrex Jadi Merek Indonesia Pertama yang Meluncurkan AI Mini Workstation Berbasis AMD Ryzen AI Max+ 395
- BRI BO Krekot Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
- BRI BO Gading Boulevard Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
Tabrakan Kereta Di Stasiun Bekasi Timur
Commuter Line Dihantam Kereta Esekutif Dari Belakang

Keterangan Gambar : Ilustrasi Tabrakan Kereta Dan Kesedihan Korban
BEKASI— Malam yang semula berjalan biasa di lintasan timur berubah menjadi kabar duka.
Insiden kecelakaan terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. Sebuah KRL CommuterLine yang sedang berhenti di jalur 1 arah Cikarang mendadak ditabrak dari belakang oleh Kereta Rel Diesel (KRD) jarak jauh yang datang dari arah barat dan masuk ke jalur yang sama.
Benturan tak terhindarkan. Bagian belakang CommuterLine hancur, menyisakan kepanikan di dalam gerbong. Penumpang yang sebelumnya hanya ingin pulang, mendadak harus berhadapan dengan situasi darurat.
Baca Lainnya :
- Buka Puasa Alumnus PRD Jabodetabek0
- Mobil MBG Seruduk Siswa SDN 01 Cilincing, Belasan Anak Luka-Luka0
“Kami semua langsung dievakuasi oleh petugas,” ujar Heri, salah satu penumpang selamat, menggambarkan detik-detik setelah kejadian.
Hingga pukul 21.50 WIB, proses evakuasi masih berlangsung. Petugas bersama warga bahu-membahu mengevakuasi penumpang. Sejumlah korban mengalami luka-luka, bahkan ada yang ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Untuk penanganan lebih lanjut, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melalui Kantor SAR Jakarta dan Unit Siaga SAR Bekasi telah mengerahkan personel ke lokasi. “Kami belum ada data korban. Tim masih dalam perjalanan menuju lokasi untuk membantu evakuasi dan pencarian,” kata Humas SAR Jakarta, Ramli Prasetio. Pengerahan tim khusus juga masih dimungkinkan sesuai kebutuhan di lapangan.
Malam itu, rel bukan sekadar jalur perjalanan. Ia menjadi ruang darurat, tempat kepanikan, harapan, dan upaya penyelamatan berjalan bersamaan. Sementara itu, jumlah korban dan penyebab pasti kejadian masih menunggu pendataan lebih lanjut.
_-_Copy.png)



.jpg)





_(1).png)
