- 15 Nyawa Melayang, Negara Gagal Menjaga Rel Keselamatan.
- Qurban Berkah Harga Ramah Hanya di RIZQI Jalan Bangka Raya, Jaksel
- Pekerja UI Desak Kepastian Hak dan Pembentukan PKB Di May Day 2026.
- Sekjen Rekat Indonesia Dan Sekjen Gema Bela Negara.Heikal Safar SH, Dihadiri Presiden Prabowo, Jadikan Momen Demo Buruh Sebagai Gerakan Masyarakat Bela Negara Yang Humanis
- RSUD Tarakan Lakukan Terobosan Baru: Operasi Ligamen Lutut Canggih Kini Tak Lagi Milik Rumah Sakit Elit
- Pengguna LRT Jabodebek Tembus 127 Ribu, Jadi Alternatif Mobilitas di Tengah Penyesuaian Operasional Bekasi
- Hadapi Overkapasitas Bantargebang, Jakarta Timur Luncurkan Bank Sampah Induk Makasar
- FPPJ Desak KPK Bongkar Harta Eks Kadis LH DKI
- Kinerja Moncer BNI: CASA Tumbuh 26,6 Persen, Kredit Tembus Rp919 Triliun
- Front Mahasiswa Maluku Utara Jabodetabek Desak Mabes Polri, Usut Tuntas Pembunuhan Berantai Halteng -Haltim
Tabrakan Kereta Di Stasiun Bekasi Timur
Commuter Line Dihantam Kereta Esekutif Dari Belakang

Keterangan Gambar : Ilustrasi Tabrakan Kereta Dan Kesedihan Korban
BEKASI— Malam yang semula berjalan biasa di lintasan timur berubah menjadi kabar duka.
Insiden kecelakaan terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. Sebuah KRL CommuterLine yang sedang berhenti di jalur 1 arah Cikarang mendadak ditabrak dari belakang oleh Kereta Rel Diesel (KRD) jarak jauh yang datang dari arah barat dan masuk ke jalur yang sama.
Benturan tak terhindarkan. Bagian belakang CommuterLine hancur, menyisakan kepanikan di dalam gerbong. Penumpang yang sebelumnya hanya ingin pulang, mendadak harus berhadapan dengan situasi darurat.
Baca Lainnya :
- Buka Puasa Alumnus PRD Jabodetabek0
- Mobil MBG Seruduk Siswa SDN 01 Cilincing, Belasan Anak Luka-Luka0
“Kami semua langsung dievakuasi oleh petugas,” ujar Heri, salah satu penumpang selamat, menggambarkan detik-detik setelah kejadian.
Hingga pukul 21.50 WIB, proses evakuasi masih berlangsung. Petugas bersama warga bahu-membahu mengevakuasi penumpang. Sejumlah korban mengalami luka-luka, bahkan ada yang ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Untuk penanganan lebih lanjut, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melalui Kantor SAR Jakarta dan Unit Siaga SAR Bekasi telah mengerahkan personel ke lokasi. “Kami belum ada data korban. Tim masih dalam perjalanan menuju lokasi untuk membantu evakuasi dan pencarian,” kata Humas SAR Jakarta, Ramli Prasetio. Pengerahan tim khusus juga masih dimungkinkan sesuai kebutuhan di lapangan.
Malam itu, rel bukan sekadar jalur perjalanan. Ia menjadi ruang darurat, tempat kepanikan, harapan, dan upaya penyelamatan berjalan bersamaan. Sementara itu, jumlah korban dan penyebab pasti kejadian masih menunggu pendataan lebih lanjut.
_-_Copy.png)





_(1).png)



