Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Garut Dorong Kreativitas Anak Muda

By Achmad Soleh 28 Okt 2026, 17:45:24 WIB Daerah
Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Garut Dorong Kreativitas Anak Muda

Keterangan Gambar : Syakur saat memimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98 tingkat Kabupaten Garut


BERNUSA.COM, Garut – Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengajak generasi muda menanamkan nilai patriotisme, kegigihan, dan empati dalam kehidupan sehari-hari. Ketiga nilai tersebut dinilai penting untuk menghadapi tantangan sekaligus mendorong kemajuan bangsa.

Pesan itu disampaikan Syakur saat memimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98 tingkat Kabupaten Garut di Lapangan Apel Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Rabu (28/10/2026).

Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini mengusung tema Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”.

Baca Lainnya :

Dalam amanatnya, Syakur menegaskan bahwa patriotisme harus diwujudkan melalui kecintaan terhadap tanah air, bangsa, dan negara, serta semangat bekerja untuk mendukung kemajuan Indonesia.

Ia juga mengingatkan pentingnya kegigihan bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Menurutnya, pemuda harus memiliki semangat juang dan ketekunan untuk berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

Selain patriotisme dan kegigihan, Syakur menekankan pentingnya kepedulian sosial. Pemuda diharapkan memiliki empati terhadap sesama masyarakat dan lingkungan sekitar.

“Kedua, pemuda harus lebih gigih. Tantangan di depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan kegigihan untuk bekerja demi kemajuan negara ini. Ketiga, pemuda harus memunculkan kepedulian sosial dan lebih berempati terhadap sesama masyarakat serta lingkungan sekitarnya,” papar Syakur.

Pemkab Garut Dukung Kreativitas Pemuda

Syakur menegaskan, Pemerintah Kabupaten Garut berkomitmen memfasilitasi potensi generasi muda agar dapat berkembang dan berkontribusi bagi daerah.

Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui pemberian ruang bagi pemuda untuk berkreasi, khususnya di sektor ekonomi kreatif (ekraf). Pemkab Garut juga menghadirkan bantuan modal usaha melalui program “Wira Hebat” untuk mendukung pengembangan usaha generasi muda.

Selain dukungan permodalan, pemerintah daerah terus mendorong terbentuknya ekosistem kepemudaan yang kolaboratif. Melalui ekosistem tersebut, para pemuda diharapkan dapat saling mengenal, membantu, bertukar pikiran, serta berbagi ide dan kreativitas.

Menurut Syakur, pembangunan karakter dan pengembangan ekosistem kreatif tidak dapat dilakukan secara instan. Diperlukan proses berkelanjutan serta dukungan berbagai pihak agar potensi generasi muda dapat berkembang secara optimal.

“Di satu sisi, ini tidak bisa instan karena prosesnya panjang. Ini harus kita budayakan di tengah masyarakat dan hasilnya juga masih butuh waktu. Tapi saya optimis kok, mulai-mulai dibangun dan diberikan ruang-ruang untuk terus mengembangkan kreativitasnya,” pungkasnya.

Melalui momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemerintah Kabupaten Garut berharap generasi muda semakin berkarakter, memiliki kepedulian sosial, serta mampu mengembangkan kreativitas dan mengambil peran dalam pembangunan daerah maupun nasional.(AS/BN).