- BRI BO Yogyakarta Cik Ditiro Dorong Digitalisasi UMKM Pasar Kranggan Melalui QRIS, Transaksi Belanja Makin Praktis
- Rizky Ridho Kritik Rumput JIS: Sulit Kejar Target Juara
- Rekan Indonesia: Isu BPJS Diganti Klinik Kopdes Tidak Benar
- BRI Region 11 Yogyakarta Hadirkan Promo Tiket K24 Run 2026 melalui BRImo
- Heikal Safar Sampaikan Sebanyak 373 Pengurus Taman Iskandar Muda Periode 2026-2030. Telah Resmi Dilantik
- Tekan Angka Kecelakaan, Polda Jabar Gencarkan Operasi Patuh Lodaya 2026
- Membangun Kepercayaan di Tengah Pertumbuhan Ekonomi AI Indonesia
- Pertamina Foundation Hadirkan Daycare Bumi Patra Simprug, Wujudkan Lingkungan Kerja Ramah Keluarga
- BRI BO Yogyakarta Cik Ditiro Hadirkan BRICafe, Layanan Perbankan dan Kafe dalam Satu Ruang
- Perkuat Inovasi dan Layanan Digital, Bank Raya Perluas Percepatan Inklusi Keuangan Digital di Indonesia
Rekan Indonesia: Isu BPJS Diganti Klinik Kopdes Tidak Benar

Keterangan Gambar : Ilustrasi Isu Hoax BPJS Kesehatan Akan Diganti Kilinik Kopdes
Bernusa.com. JAKARTA — Kabar mengenai BPJS Kesehatan yang disebut-sebut akan digantikan oleh klinik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) tidak benar. Klarifikasi BPJS Kesehatan tersebut sekaligus menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial itu tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya perubahan penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, menegaskan bahwa informasi mengenai penggantian BPJS Kesehatan oleh klinik kesehatan KDMP tidak benar.
“Menanggapi hal tersebut, dapat kami sampaikan bahwa informasi tersebut tidak benar,” kata Rizzky.
Baca Lainnya :
- Dokter Citra Poerwa: Stres Finansial Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik dan Mental0
- MELURUSKAN POLEMIK PEMBANGUNAN RSUD CAKUNG0
- Jenazah Ibu dan Bayi Tertahan karena Tagihan Rp24 Juta, Rekan Indonesia Sumut Turun Tangan0
- Rekan Indonesia Soroti Kesiapan Digitalisasi RSUD Jakarta0
- Dua Tahun Pemerintahan Prabowo: Cek Kesehatan Gratis, Kini Lebih Mudah Diakses0
Ia juga mengimbau masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai BPJS Kesehatan dan Program JKN untuk menggunakan saluran komunikasi resmi yang telah disediakan. Peserta dapat menghubungi layanan WhatsApp PANDAWA di nomor 08118165165, Care Center 165, atau mengakses aplikasi Mobile JKN.
“Jika peserta memerlukan informasi seputar Program JKN dan BPJS Kesehatan, hubungi kami melalui chat WhatsApp (PANDAWA) 08118165165, Aplikasi Mobile JKN, dan Care Center 165,” jelas Rizzky.
Menanggapi kabar tersebut, Ketua Bidang Media dan Informasi Rekan Indonesia, Syahrudin Akbar, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Menurut dia, isu mengenai keberlanjutan BPJS Kesehatan menyangkut kepentingan jutaan peserta JKN sehingga harus disikapi berdasarkan fakta dan keterangan resmi.
“Informasi bahwa BPJS Kesehatan akan digantikan oleh klinik Kopdes tidak benar, sebagaimana telah ditegaskan oleh pihak BPJS Kesehatan. Masyarakat perlu lebih cermat memilah informasi agar tidak terjebak dalam kabar yang menimbulkan keresahan,” ujar Syahrudin.
Ia menjelaskan, BPJS Kesehatan dan klinik KDMP memiliki fungsi yang berbeda. BPJS Kesehatan merupakan badan penyelenggara program JKN, sedangkan klinik merupakan fasilitas pelayanan kesehatan. Karena itu, keberadaan atau rencana pengembangan klinik KDMP tidak serta-merta berarti BPJS Kesehatan akan dihapus atau digantikan.
Menurut Syahrudin, pembahasan mengenai pengembangan fasilitas kesehatan seharusnya diarahkan pada manfaat nyata bagi masyarakat. Hal-hal seperti akses pelayanan, ketersediaan tenaga medis, obat-obatan, mekanisme rujukan, dan kepastian pembiayaan perlu menjadi perhatian agar setiap inisiatif baru benar-benar memperkuat pelayanan kesehatan.
“Yang terpenting adalah bagaimana masyarakat semakin mudah memperoleh pelayanan kesehatan dan hak peserta JKN tetap terlindungi. Jangan sampai informasi yang keliru justru membuat masyarakat khawatir terhadap jaminan kesehatan yang mereka miliki,” katanya.
Syahrudin menambahkan, masyarakat sebaiknya memeriksa kebenaran informasi melalui saluran resmi sebelum meneruskannya kepada orang lain. Klarifikasi langsung dari BPJS Kesehatan, menurut dia, perlu menjadi rujukan untuk meluruskan kabar yang telanjur beredar.
Bagi Rekan Indonesia, kepastian informasi merupakan bagian penting dari perlindungan masyarakat dalam mengakses pelayanan kesehatan. Di tengah kebutuhan publik terhadap layanan yang terjangkau dan berkelanjutan, penyebaran kabar yang tidak benar hanya akan mengalihkan perhatian dari persoalan yang lebih mendasar, yakni memastikan setiap warga memperoleh pelayanan kesehatan yang layak.
Dengan adanya penegasan BPJS Kesehatan tersebut, masyarakat diharapkan tidak lagi terpengaruh oleh klaim bahwa lembaga penyelenggara JKN itu akan digantikan oleh klinik KDMP. Setiap informasi mengenai kebijakan kesehatan perlu merujuk pada keterangan resmi, bukan spekulasi yang berpotensi menimbulkan keresahan.
_-_Copy.png)








_(1).png)
