PRSI Bersama Pemkot Kupang Dorong Talenta Muda Lewat Lomba Robotik
Ajang kompetisi hadir sebagai ruang pengembangan kreativitas dan inovasi generasi muda

By Barra Muhammad 16 Mar 2026, 16:04:08 WIB Robotika
PRSI Bersama Pemkot Kupang Dorong Talenta Muda Lewat Lomba Robotik

Keterangan Gambar : Suasana audiensi antara Wali Kota Kupang dan tim Filosi Eksider Inovasi bersama panitia Robotic Competition 2026 dalam rangka penguatan kolaborasi pengembangan teknologi di Kupang.


Kupang—Pemerintah Kota Kupang menyatakan dukungan terhadap penyelenggaraan lomba robotik yang akan digelar di kota tersebut. Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Kupang, Christian Widodo, saat menerima audiensi tim Filosi Eksider Inovasi bersama panitia Robotic Competition 2026 di ruang kerjanya pada Senin (9/3).


Dilansir dari laman resmi Prokopim Kota Kupang, Audiensi tersebut dihadiri oleh Co-Founder sekaligus Manager di Logosi Institute, Vivin da Silva, S.Pd., M.Pd., bersama Ketua Panitia Robotic Competition 2026 dan tim. Turut mendampingi Wali Kota dalam pertemuan itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Kupang, Ernest S. Ludji, S.STP., M.Si. Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota mengapresiasi semangat dan inisiatif generasi muda yang menghadirkan kegiatan inovatif di bidang teknologi. Menurutnya, kegiatan seperti lomba robotik dapat menjadi ruang bagi anak-anak muda untuk menyalurkan kreativitas sekaligus mengenal teknologi masa depan.

Baca Lainnya :


“Saya paling senang kalau anak-anak muda datang dengan kegiatan yang positif seperti ini. Kreativitas seperti ini harus kita dorong terus,” kata dr. Christ.


Ia bahkan menegaskan bahwa lomba robotik yang akan digelar tersebut merupakan langkah penting untuk membuka ruang bagi generasi muda agar lebih dekat dengan teknologi masa depan.


“Ini lomba robotik pertama. Kegiatan seperti ini harus kita dukung, karena anak-anak kita perlu dikenalkan dengan teknologi sejak dini,” ujarnya.


Menurutnya, penguasaan teknologi seperti robotika, coding, dan Internet of Things (IoT) sangat penting bagi generasi muda agar mampu bersaing di era digital yang terus berkembang. Karena itu, Pemerintah Kota Kupang menyatakan kesiapan untuk memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut, baik dari sisi fasilitas maupun promosi. Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota juga menawarkan beberapa bentuk dukungan konkret, mulai dari penyediaan ruang workshop di sekolah, bantuan konsumsi kegiatan, dukungan transportasi bagi peserta, hingga promosi melalui media sosial pemerintah daerah.


“Saya akan bantu promosikan juga. Kita buat video supaya anak-anak di Kota Kupang tahu dan tertarik ikut lomba ini,” katanya.


Selain itu, ia juga membuka peluang pemasangan billboard promosi agar informasi lomba robotik tersebut dapat menjangkau lebih banyak sekolah. Wali Kota berharap kegiatan ini dapat menjadi pemicu lahirnya inovasi-inovasi baru dari generasi muda di Kota Kupang.


“Kalau anak-anak muda punya ide dan kegiatan positif seperti ini, pemerintah pasti ada bersama mereka,” tegasnya.


Sementara itu, Co-Founder sekaligus Manager Logosi Institute, Vivin da Silva, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa Robotic Competition 2026 direncanakan berlangsung pada 20–23 Mei 2026 di Auditorium Politeknik Negeri Kupang, dengan rangkaian workshop persiapan pada 16–18 April. Kompetisi ini akan melibatkan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari pelajar SD, SMP, SMA hingga mahasiswa, dengan kategori lomba seperti pembuatan prototipe robotik, proyek Internet of Things (IoT), serta presentasi karya ilmiah teknologi.


Kegiatan tersebut juga melibatkan kolaborasi sejumlah perguruan tinggi di Kota Kupang, di antaranya Universitas Nusa Cendana, Politeknik Negeri Kupang, serta beberapa kampus lainnya. Selain itu, Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI) turut memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Filosi Robotic Competition sebagai bagian dari upaya bersama dalam membangun dan memperkuat ekosistem robotika di Indonesia, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur.


Melalui kegiatan ini, Filosi Eksider Inovasi berharap dapat meningkatkan literasi teknologi di kalangan pelajar sekaligus membuka peluang lahirnya talenta-talenta muda di bidang robotika di wilayah Nusa Tenggara Timur.