- 15 Nyawa Melayang, Negara Gagal Menjaga Rel Keselamatan.
- Qurban Berkah Harga Ramah Hanya di RIZQI Jalan Bangka Raya, Jaksel
- Pekerja UI Desak Kepastian Hak dan Pembentukan PKB Di May Day 2026.
- Sekjen Rekat Indonesia Dan Sekjen Gema Bela Negara.Heikal Safar SH, Dihadiri Presiden Prabowo, Jadikan Momen Demo Buruh Sebagai Gerakan Masyarakat Bela Negara Yang Humanis
- RSUD Tarakan Lakukan Terobosan Baru: Operasi Ligamen Lutut Canggih Kini Tak Lagi Milik Rumah Sakit Elit
- Pengguna LRT Jabodebek Tembus 127 Ribu, Jadi Alternatif Mobilitas di Tengah Penyesuaian Operasional Bekasi
- Hadapi Overkapasitas Bantargebang, Jakarta Timur Luncurkan Bank Sampah Induk Makasar
- FPPJ Desak KPK Bongkar Harta Eks Kadis LH DKI
- Kinerja Moncer BNI: CASA Tumbuh 26,6 Persen, Kredit Tembus Rp919 Triliun
- Front Mahasiswa Maluku Utara Jabodetabek Desak Mabes Polri, Usut Tuntas Pembunuhan Berantai Halteng -Haltim
Sekjen Rekat Indonesia Dan Sekjen Gema Bela Negara.Heikal Safar SH, Dihadiri Presiden Prabowo, Jadikan Momen Demo Buruh Sebagai Gerakan Masyarakat Bela Negara Yang Humanis

JAKARTA, Sekjen Rekat Indonesia yang sekaligus Sekjen Gema Bela Negara, Heikal Safar SH mengungkapkan berdasarkan perkembangan terkini hingga April 2026, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri puncak acara peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta.
Baca Lainnya :
- RSUD Tarakan Lakukan Terobosan Baru: Operasi Ligamen Lutut Canggih Kini Tak Lagi Milik Rumah Sakit Elit0
- Pengguna LRT Jabodebek Tembus 127 Ribu, Jadi Alternatif Mobilitas di Tengah Penyesuaian Operasional Bekasi0
- Hadapi Overkapasitas Bantargebang, Jakarta Timur Luncurkan Bank Sampah Induk Makasar0
- FPPJ Desak KPK Bongkar Harta Eks Kadis LH DKI0
- Kinerja Moncer BNI: CASA Tumbuh 26,6 Persen, Kredit Tembus Rp919 Triliun0
Menurut Sekjen Rekat Indonesia Pasalnya bahwa Kehadiran Presiden Republik Indonesia Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk menjadikan aksi buruh sebagai bagian dari gerakan nasional yang humanis dan dialogis, bukan konfrontatif.
Lanjut Sekjen Gema Bela Negara Heikal Safar SH adapun poin penting mengenai komitmen Presiden Prabowo tersebut adalah berdialog dan memberikan apresiasi terhadap peserta aksi yang merupakan sikap pemerintah yang menganggap buruh sebagai mitra dalam pembangunan ekonomi, bahkan Prabowo secara personal memberikan perhatian pada detail acara.
"Saya Selaku Sekjen Rekat Indonesia sekalian juga sebagai Sekjen Gema Bela Negara sangat mendukung dan memberikan apresiasi langkah maupun upaya Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama semua pihak sebagai upaya menciptakan stabilitas ekonomi dan sosial melalui dialog langsung antara kepala negara dan serikat buruh. dalam peringatan May Day atau Hari Buruh sedunia yang dilaksanakan pada hari Jum'at 1 Mei 2026 bertempat di halaman Monumen Nasional (Monas) tersebut," tegas Sekjen Gema Bela Negara Heikal Safar SH.
Lebih lanjut Heikal Safar SH yang juga sebagai Sekjen Gema Bela Negara menegaskan bahwa hadirnya Presiden RI Prabowo Subianto dalam peringatan May Day 2026 di Monas pada 1 Mei 2026.tersebut juga memaknai kedekatan dan komitmen pemerintah sebagai simbol perhatian negara terhadap aspirasi Buruh maupun pekerja sektor lainnya di seluruh Indonesia.
"Saya sebagai Sekjen Rekat Indonesia berharap agar peringatan Hari Buruh dijadikan Demo Buruh Sebagai momentum Gerakan Masyarakat Bela Negara yang humanis, damai, dan produktif, bukan sekadar unjuk rasa konvensional., " Ucap Sekjen Rekat Indonesia yang juga Sekjen Gema Bela Negara, Heikal Safar SH dalam keterangannya melalui sambungan telepon dari Hongkong China, Kamis (30/4/2026).
Selain itu Heikal Safar SH sebagai Sekjen Gema Bela Negara mengharapkan bahwa Demo Damai yang dilakukan ratusan ribu Buruh dan pekerja lainnya di seluruh Indonesia pada peringatan Hari Buruh tersebut .
"Tentunya menjadikan aksi demo sebagai bentuk perwujudan gerakan "Bela Negara" yang cinta damai, dengan yel-yel "Hidup Buruh, Buruh Bersatu, Bela Negara".ujar Sekjen Rekat Indonesia, Heikal Safar SH.
Lanjut Sekjen Rekat Indonesia Heikal Safar SH dalam peringatan khusus May Day atau Hari Buruh 2026 tersebut Presiden Prabowo biasanya akan menyiapkan kado khusus istimewa bagi buruh, termasuk rencana peluncuran Satgas PHK di Monas untuk perlindungan tenaga kerja. Dengan mengedepankan pendekatan Dialogis dan menunjukkan.Sinergitas dengan. melakukan Pertemuan intensif sebelum May Day dengan pimpinan serikat pekerja seperti KSPI dan FSPMI beserta Organisasi Buruh dan pekerja lainnya,
"Bahkan kabarnya Presiden Prabowo sendiri memberikan apresiasi Desain Spesial yang merancang kaus dan payung khusus untuk dibagikan kepada ratusan ribu peserta aksi demo Damai sebagai bentuk perhatian Presiden Prabowo sendiri secara personal terhadap Ratusan Ribu peserta Aksi Damai dalam memperingati Hari.Buruh di seluruh Indonesia, "ungkap Sekjen Rekat Indonesia, Heikal Safar SH.
Lanjut Sekjen Rekat Indonesia Heikal Safar Dengan demikian, demonstrasi buruh di bawah pemerintahan Presiden Prabowo diarahkan untuk menciptakan dialog sosial yang adil, memperkuat perlindungan tenaga kerja, dan memperkokoh solidaritas nasional.
Sehingga Demo buruh diharapkan tidak lagi diwarnai ketegangan, melainkan menjadi dialog yang konstruktif dan harmonis antara pemerintah (Presiden Prabowo) dan pekerja, mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan dalam bela negara.
Lantaran kehadiran Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di tengah situasi stabilitas politik saat ini buruh sering kali dipandang sebagai momen bersejarah yang menunjukkan kedekatan Presiden Prabowo sebagai pemimpin negara dengan seluruh rakyat pekerja di Indonesia.
"Oleh karena itu saya sebagai Sekjen Rekat Indonesia dan Sekjen Gema Bela Negara menekankan Aksi bela negara dalam konteks Peringatan Hari Buruh ini diartikan sebagai dedikasi buruh dalam bekerja untuk keluarga dan bangsa." Imbuhnya.
"Sehingga pentingnya seluruh rakyat Indonesia untuk meniru sikap pantang menyerah dan kerja keras yang ditunjukkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk kesejahteraan dan kemakmuran serta kemajuan NKRI harga mati, " pungkas Sekjen Rekat Indonesia Heikal Safar SH
Editor : (Red/San).
:
_-_Copy.png)






_(1).png)



