- Dukung Ekonomi Digital di Daerah, BRI Region 11 Yogyakarta Lakukan Pendampingan Berkelanjutan bagi UMKM Berkah Swasembada Asal Banyumas
- WSBP Jalin Kerja Sama Optimalkan Aset Precast Plant WSBP Cibitung
- Perkuat Layanan Kesehatan di Hari Batik Nasional, BRI Serahkan Ambulans untuk SMA Yayasan Gemah Ripah Lohjinawi Klaten
- Prabowo Salurkan 160 Becak Listrik untuk Pengayuh Lansia di Kota Bogor
- Kapal Legendaris KRI Dewaruci Bersandar di Cirebon, Ada Wisata Edukasi Maritim Gratis
- Perkuat Ekosistem Layanan Rumah Sakit, BRI Insurance Hadirkan Medical Malpractice Insurance
- Cakra Elektrolisis, Teknologi Sterilisasi Air Tambak Karya Anak Bangsa, Mulai Dipercaya Tambak Besar di Pulau Jawa
- Psikologi dan Manajemen Risiko: Aryasatya Wishnutama Tekankan Manusia di Sektor Energi
- BRI Region 6 Berpartisipasi dalam Gebyar Lelang BRI Serentak di 74 Lokasi di Seluruh Indonesia
- Menkop Tekankan Koperasi di Luwu Timur Bergerak ke Sektor Produksi Hingga Keuangan
Renjana Perca, Langkah Baru PURANA dalam Kemewahan Sirkular

Purana Group secara resmi merilis Post-Event Impact Report untuk "PURANA 17: Renjana Perca," sebuah pameran imersif perayaan hari jadi ke-17 yang diselenggarakan di Grand Indonesia. Menetapkan standar baru bagi industri fashion Indonesia, acara ini berhasil memadukan warisan budaya dengan komitmen mutlak terhadap sirkularitas material.
Sejalan dengan visi rumah mode mewah global yang meyakini bahwa keanggunan modern harus berakar pada tanggung jawab lingkungan, Pendiri sekaligus Chief Creative Officer Purana, Nonita Respati, hadir sebagai figur inspirasional di garis depan pergerakan fashion sirkular di Indonesia. Kepemimpinan visioner beliau memastikan bahwa konsep "Livable Art" dari Purana juga merupakan wujud seni yang bertanggung jawab. Di bawah arahan Nonita, arsip tekstil Purana selama 17 tahun tidak dibuang, melainkan diinterpretasikan kembali secara teliti, membuktikan bahwa kesadaran ekologis dapat mengangkat—bukan mengorbankan—kualitas desain premium.
Pameran ini menjadi perwujudan nyata dari inovasi berkelanjutan. Struktur arsitektural pameran dibangun menggunakan 1.366 kg kardus daur ulang. Mempertegas ambisi zero-waste tersebut, Purana berkolaborasi dengan 12 seniman dan kreator kontemporer untuk mendaur ulang (upcycle) 62 kg limbah tekstil arsip menjadi instalasi seni modern.
Baca Lainnya :
- ITSEC Asia (IDX: CYBR) Ungkap Pola Ransomware yang Berkembang Sebelum Enkripsi Dimulai0
- Indonesia Borong 2 Emas di Asian Games 2026, BNI Dukung Regenerasi Atlet0
- Dugaan Kebocoran Data Bank Mandiri, Nasabah Berulang Kali Terima OTP Transaksi Misterius dari Luar Negeri0
- CBA Soroti Rangkap Jabatan Faisol Riza: Gelar Tinggi, Kursi Bertambah, dan Penghasilan Berlipat0
- Lapas Cibinong Jadi Sorotan, DPR Desak Pembenahan Sistem Pengawasan0
Kepemimpinan strategis (thought leadership) yang sejati dalam ranah keberlanjutan menuntut adanya partisipasi publik. Purana mengundang masyarakat untuk turut serta dalam visi sirkular ini, di mana 180 pengunjung berkolaborasi menenun sekitar 3.000 meter potongan kain arsip pada alat tenun interaktif. Berkomitmen pada siklus hidup material yang utuh, Purana mendonasikan 780 meter persegi karpet pameran kepada Yayasan Rumah Al-Fatih Arsya Respati pasca-acara agar dapat terus dimanfaatkan secara optimal.
Dedikasi tanpa kompromi terhadap kemewahan yang berorientasi pada nilai ini mendapatkan respons yang sangat positif dari pasar. Inisiatif "Renjana Perca" mendorong lonjakan penjualan bulan Agustus sebesar 90,7% Year-on-Year. Diperkuat oleh advokasi organik dari Circle of Trust Purana, acara ini menghasilkan estimasi nilai komunikasi yang luar biasa sebesar IDR 14,874 Miliar—3,54 kali lipat dari target awal yang diproyeksikan.
Melalui pencapaian yang terukur dan terdokumentasi ini, Nonita Respati dan Purana telah membuktikan bahwa pelestarian warisan budaya dan perlindungan bumi dapat berjalan beriringan.
_-_Copy.png)




.jpg)




_(1).png)
