- Perang yang Menagih Harga: Dari Langit Tel Aviv ke Kantong Warganya
- Mengubah Perang Ikan Sapu-Sapu Menjadi Kebijakan Sungai Berbasis Bukti
- Menuju Kemandirian Teknologi, PRSI Apresiasi Langkah UHB Buka Prodi Robotika dan AI
- Wali Kota Munjirin Pimpin Gerakan Terpadu Penangkapan Ikan Sapu-Sapu
- Selamat Jalan Zulmansyah Sekedang, Sosok Penggerak Profesionalisme Wartawan Indonesia
- Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi
- Forum Pemimpin BUMD Jakarta: Strategi Baru Bangun Ekonomi Daerah Berkelanjutan
- PB Formula Apresiasi Silaturahmi Nasional MUI dan Ormas Islam Perkuat Ukhuwah untuk Keadilan dan Perdamaian Dunia
- Tak Cukup Andalkan APBD, BPD Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Regional
- Sekjen Propindo Heikal Safar SH Desak Tindak Tegas Mahasiswa UI Diduga Terbukti Bersalah Lakukan Aksi Amoral Terhadap Mahasiswi Dan Dosen Perempuan
Silaturahmi dan Diskusi Strategis PRSI Bahas Penguatan Teknologi Robotika Nasional
PRSI menegaskan arah program kerja yang selaras dengan kebijakan pemerintah dan kebutuhan industri strategis.

Keterangan Gambar : Ketua Umum PRSI dan Dewan Pakar berdiskusi dalam agenda silaturahmi untuk memperkuat arah pengembangan robotika nasional.
JAKARTA – Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI) mengadakan silaturahmi sekaligus diskusi strategis yang mempertemukan Dewan Pakar, Kolonel Laut (KH) Sunarto, S.T., M.A.P., dengan Ketua Umum PRSI, Wahyu Hidayat. Kegiatan yang digelar di Jakarta pada Kamis (20/11) ini menjadi momentum bagi PRSI untuk meninjau sekaligus menguatkan arah program kerja yang berfokus pada kontribusi terhadap kemandirian teknologi dan ketahanan nasional.
Dalam forum tersebut, Kolonel Laut (KH) Sunarto menyoroti urgensi kolaborasi yang selaras antara PRSI dan berbagai agenda pemerintah.
Baca Lainnya :
- Kemenkop Optimalisasi Simkopdes Data Terintegrasi dan Efisiensi Kopdes Merah Putih0
- Mahasiswa FISIP UHAMKA Gelar CSR GETCANA di SMPN 55 Jakarta, Bekali Remaja dengan Edukasi Anti-Narkoba0
- Robotika Untuk Negeri: Memperluas Akses Pendidikan Teknologi di Seluruh Indonesia0
- 45.000 Peserta Hadiri Apel Nasional PPL, Mentan Tekankan Transparansi Bantuan dan Respons Cepat Lapangan0
- WPO Luncurkan Inisiatif Desa ReDam untuk Perkuat Rekonsiliasi dan Perdamaian0
"Kemandirian teknologi tidak bisa dicapai secara parsial atau terfragmentasi. Dibutuhkan keselarasan program kerja antara sektor swasta, komunitas akademik, dan pemerintah. PRSI memiliki peran strategis untuk menjembatani inovasi robotika dengan kebutuhan nasional, sehingga teknologi yang dikembangkan benar-benar dapat memperkuat ketahanan dan daya saing Indonesia di level global.” ujar Sunarto
Ketua Umum PRSI, Wahyu Hidayat, turut menggarisbawahi komitmen organisasi untuk mendorong penguatan teknologi robotika berbasis inovasi dalam negeri.

“Kami percaya bahwa pembangunan ekosistem robotika yang kuat bukan hanya soal mencetak talenta unggul, tetapi juga soal bagaimana teknologi ini bisa memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan industri strategis nasional. PRSI tengah merancang berbagai program, mulai dari pembelajaran dan sertifikasi profesional, riset kolaboratif, hingga kompetisi RoboSports, semua diarahkan untuk memperkuat kemandirian teknologi kita. Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah yang diambil PRSI selaras dengan arah kebijakan pemerintah, sehingga kontribusi kami bisa bersinergi dengan program nasional.” jelas Wahyu
Sejumlah inisiatif unggulan juga ikut dibahas, seperti perluasan akses pembelajaran robotika di wilayah 3T, pengembangan teknologi robotika untuk sektor industri, hingga kerja sama riset dengan universitas dan lembaga penelitian terkemuka. Melalui kegiatan ini, PRSI berharap dapat memperkuat hubungan antara pemerintah, akademisi, serta pelaku industri, sehingga Indonesia mampu tidak hanya menguasai teknologi robotika, tetapi juga memproduksinya secara mandiri dan berkelanjutan.
_-_Copy.png)






_(1).png)


.jpg)