- Robot Humanoid Mornine Kantongi Sertifikasi CE Uni Eropa, Bidik Pasar Global
- Ketua Harian DPP Partai Ummat Heikal Safar Menggelar Diskusi Bulanan Perdana Dan Temu Media Dalam Rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
- Angkat Jejak Sejarah Jalan Pos dan KAA, Bandung Siapkan Forum Kota Pusaka Indonesia 2027
- Meneladani Akhlak Nabi untuk Jakarta yang Beradab dan Indonesia yang Bersatu
- Analisa KOMRAD 98, 27 Agustus 2026: Menanti Gelombang Besar Perlawanan Masyarakat.
- Teh Java Preanger Dilirik Investor Belanda di KKI 2026
- Wali Kota Munjirin Tinjau Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati, Dorong Penataan Kawasan
- Mengenal Joe Thunder, Sang \"Seribu Wajah\" Yang Menjadi Mentor Di Balik Layar Magis Indonesia
- Gus Ipul Pastikan Kemensos Tangani Korban Kebakaran Kampung Adat Sade
- Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 91 Orang, Ancaman Penyakit Mulai Mengintai Pengungs
Pemkot Bandung Siap Dukung Program Masjid Agung untuk Kesejahteraan Masyarakat

Keterangan Gambar : Masjid Agung Bandung Diarahkan Jadi Pusat Kemajuan Umat
BERNUSA.COM, Bandung– Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Pesan tersebut mengemuka saat Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla, mengunjungi Masjid Agung Bandung, Selasa (16/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa kunjungan Jusuf Kalla menjadi momentum penting untuk semakin menghidupkan fungsi masjid di tengah masyarakat.
"Alhamdulillah, Masjid Agung Kota Bandung kembali diramaikan oleh kehadiran Ketua Dewan Masjid Indonesia, Jusuf Kalla. Ini menjadi momentum yang akan terus kami gulirkan bersama Nazir Masjid Agung agar masjid ini selalu makmur dengan berbagai kegiatan," ujar Farhan.
Baca Lainnya :
Menurutnya, pesan yang disampaikan Jusuf Kalla sangat relevan dengan upaya Pemerintah Kota Bandung dalam memperkuat fungsi sosial dan keagamaan masjid.
Farhan mengatakan, ke depan pengelola Masjid Agung Bandung akan menyusun berbagai program yang tidak hanya bertujuan memakmurkan masjid, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.
"Pesan dari Pak Jusuf Kalla tadi sangat penting, yaitu tidak hanya warga yang memakmurkan masjid, tetapi masjid juga harus mampu memakmurkan warga. Insyaallah, ke depan Nazir Masjid Agung akan menyusun berbagai program untuk mewujudkan hal tersebut," katanya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Bandung siap memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program yang digagas oleh pengelola Masjid Agung Bandung agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
"Kami siap mendukung penuh berbagai program yang digagas oleh Masjid Agung, agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat luas," tuturnya.
Sementara itu, Jusuf Kalla menilai masjid memiliki peran strategis yang jauh melampaui fungsi ritual keagamaan. Menurutnya, masjid harus menjadi pusat pembinaan umat, pendidikan, hingga penguatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
"Selama ini kita sering berbicara tentang memakmurkan masjid. Namun yang tidak kalah penting adalah bagaimana masjid juga mampu memakmurkan jamaahnya," kata Jusuf Kalla.
Ia menambahkan, kemakmuran masjid tidak hanya diukur dari megahnya bangunan fisik, melainkan dari hidupnya aktivitas sosial, pendidikan, dan keterlibatan jamaah dalam berbagai kegiatan yang bermanfaat.
Jusuf Kalla juga mengapresiasi sejarah panjang Masjid Agung Bandung yang telah berdiri selama lebih dari dua abad. Ia berharap masjid bersejarah tersebut dapat terus berkembang menjadi pusat peradaban Islam dan kemajuan umat di tengah pesatnya perkembangan zaman.
"Masjid Agung sudah berdiri lebih dari dua abad, mudah-mudahan Masjid Agung bisa terus berkembang di tengah pesatnya kemajuan zaman," ujarnya.
Kunjungan ini menjadi pengingat bahwa peran masjid di era modern tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan sosial, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.(AS/BN).
_-_Copy.png)









_(1).png)
