- Cakra Elektrolisis, Teknologi Sterilisasi Air Tambak Karya Anak Bangsa, Mulai Dipercaya Tambak Besar di Pulau Jawa
- Psikologi dan Manajemen Risiko: Aryasatya Wishnutama Tekankan Manusia di Sektor Energi
- BRI Region 6 Berpartisipasi dalam Gebyar Lelang BRI Serentak di 74 Lokasi di Seluruh Indonesia
- Menkop Tekankan Koperasi di Luwu Timur Bergerak ke Sektor Produksi Hingga Keuangan
- 12 Tahun Waskita Beton Precast, Menata Fondasi, Meningkat Lebih Tinggi
- Di tengah Kerumunan Solo Run Fest 2026, BRI Eksis Hadirkan Layanan Perbankan
- Jalan Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton Akan Dioperasikan dengan Tarif Mulai 14 Oktober 2026 Pukul 00:00 WIB
- Tokenized Stocks Tembus US$3 Miliar, Akses Saham AS Makin Diminati Investor Indonesia
- LBFest 2026 Dorong Brand Lokal Karya Entrepreneur Muda BINUS \'Naik Kelas\'
- AI Tidak Cukup untuk Menghapus Kemiskinan Jakarta
83 Ribu Koperasi Berbadan Hukum, LPDB Perkuat Ekosistem Pembiayaan Koperasi Indonesia

Keterangan Gambar : Menkop Ferry Juliantono
BERNUSA.COM, Jakarta – Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem pembiayaan koperasi nasional pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 yang mengusung tema "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya" di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (12/7).
Acara tersebut dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, Direksi LPDB Koperasi, pimpinan lembaga negara, Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), serta ribuan pelaku koperasi dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa koperasi merupakan amanat konstitusi sekaligus instrumen strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, perekonomian Indonesia harus dibangun berdasarkan asas kekeluargaan sebagaimana diamanatkan Pasal 33 UUD 1945.
Baca Lainnya :
- Pasien Bayi Kembali Dirawat di NICU Usai Operasi, Rekan Indonesia Sumsel Soroti Pelayanan Kesehatan0
- Transformasi Besar Stasiun Gambir Dimulai, KAI Investasi Rp1 Triliun dari Dana Internal0
- Maman Abdurrahman: AI Bukan Lagi Masa Depan, Kini Jadi Kebutuhan UMKM Indonesia0
- Partai Buruh Jogyakarta Sambangi Akademisi UGM, Bahas Arah Kebijakan UU Ketenagakerjaan0
- Dirut PAM JAYA: Infrastruktur Air Tangguh Jadi Kunci Ketahanan Air Nasional0
"Koperasi harus diperkuat dan menjadi alat untuk mengangkat rakyat dari kemiskinan serta ketidakberdayaan. Desa harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru," ujar Presiden.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengungkapkan perkembangan signifikan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hingga kini, sebanyak 83 ribu koperasi telah mengantongi badan hukum, sementara pembangunan sarana fisik koperasi terus dipercepat.
Menurut Ferry, sebanyak 15.845 koperasi telah memiliki bangunan fisik lengkap, sedangkan 19.539 lainnya masih dalam proses pembangunan. Pemerintah menargetkan seluruh manajer koperasi hasil pelatihan akan mulai ditempatkan pada awal Agustus mendatang untuk mengelola koperasi yang telah siap beroperasi.
Sebagai Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian Koperasi, LPDB Koperasi turut mengambil peran aktif melalui penyelenggaraan Coaching Clinic Pinjaman/Pembiayaan Dana Bergulir. Layanan tersebut menjadi salah satu pusat perhatian peserta Harkopnas karena memberikan konsultasi langsung mengenai mekanisme pembiayaan, persyaratan, tata kelola koperasi, hingga peluang memperoleh dana bergulir.
Antusiasme pengunjung terlihat dari banyaknya pengurus koperasi yang memanfaatkan layanan konsultasi tersebut untuk memperkuat rencana pengembangan usaha produktif di daerah masing-masing.
Tak hanya menghadirkan layanan pembiayaan, LPDB Koperasi juga memfasilitasi empat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih binaan untuk memamerkan produk unggulan daerah, yakni KDKMP Tamanmartani dari Daerah Istimewa Yogyakarta, KDKMP Wonokerto Kabupaten Pasuruan, KDKMP Randugading Kabupaten Malang, serta KDKMP Tegal Harum dari Provinsi Bali.
Keempat koperasi tersebut menampilkan beragam produk unggulan berbasis potensi lokal yang mencerminkan perkembangan koperasi modern sekaligus memperkuat ekonomi desa.
Partisipasi LPDB Koperasi semakin semarak dengan kehadiran sekitar 1.200 anggota koperasi mitra dari wilayah Jabodetabek yang turut memeriahkan peringatan Harkopnas sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan gerakan koperasi nasional.
Direktur Utama LPDB Koperasi, Krisdianto, mengatakan bahwa keikutsertaan LPDB dalam Harkopnas ke-79 merupakan wujud nyata komitmen lembaga dalam memperluas akses pembiayaan yang sehat, produktif, profesional, dan berkelanjutan bagi koperasi di seluruh Indonesia.
"Hari Koperasi Nasional bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi momentum memperkuat optimisme bahwa koperasi merupakan motor penggerak ekonomi rakyat. LPDB Koperasi akan terus hadir melalui pembiayaan dana bergulir yang profesional, akuntabel, dan berkelanjutan agar semakin banyak koperasi mampu naik kelas, memperluas usaha, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan anggotanya," ujar Krisdianto.
Ia menambahkan, LPDB Koperasi siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat kelembagaan dan pembiayaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sehingga mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di tingkat desa maupun daerah.
"Kami percaya koperasi yang memiliki tata kelola baik dan didukung pembiayaan yang tepat akan menjadi kekuatan ekonomi nasional. Karena itu LPDB terus memperkuat pendampingan, literasi pembiayaan, dan akses dana bergulir agar koperasi semakin berdaya saing dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi anggotanya," katanya.
Melalui partisipasi aktif pada Harkopnas ke-79, LPDB Koperasi kembali menegaskan dukungannya terhadap agenda pemerintah dalam membangun koperasi yang modern, profesional, inklusif, dan berdaya saing sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan menuju Indonesia yang maju dan sejahtera.
Menutup sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan kedekatannya dengan gerakan koperasi.
"Koperasi bukan sekadar organisasi ekonomi. Saya merasa koperasi adalah keluarga saya sendiri," ujar Presiden yang disambut antusias ribuan peserta Harkopnas.(AS/BN).
_-_Copy.png)




.jpg)




_(1).png)
