- 83 Ribu Koperasi Berbadan Hukum, LPDB Perkuat Ekosistem Pembiayaan Koperasi Indonesia
- Pasien Bayi Kembali Dirawat di NICU Usai Operasi, Rekan Indonesia Sumsel Soroti Pelayanan Kesehatan
- Babak Baru Partai Ummat, Sinergi Tokoh-Tokoh Muda Dan Kekuatan Jaringan Menuju Pemilu 2029
- Ketum DPP Rekat Indonesia Nyatakan Presiden Prabowo Dengan Tegas Perintahkan Tindakan Pejabat yang Terlibat Korupsi Dan Gratifikasi
- Khitanan Massal PAM JAYA Layani 2.067 Peserta, Raih Rekor MURI
- Pemprov DKI: Jakarta Kini Bersaing dengan Kota-Kota Besar Dunia
- Depot Bu Rudy Resmikan Sertifikat Halal Cabang Ke-6 Di Harbour City Nine Surabaya
- Transformasi Besar Stasiun Gambir Dimulai, KAI Investasi Rp1 Triliun dari Dana Internal
- Heikal Safar SH Dukung TNI Menolak Backingin Koruptor.!! Saat Polisi Geledah 12 Lokasi Terkait 3 Kasus Korupsi Raksasa
- Maman Abdurrahman: AI Bukan Lagi Masa Depan, Kini Jadi Kebutuhan UMKM Indonesia
Transformasi Besar Stasiun Gambir Dimulai, KAI Investasi Rp1 Triliun dari Dana Internal

Keterangan Gambar : Stasiun Gambir.
BERNUSA.COM, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengumumkan rencana transformasi besar-besaran Stasiun Gambir, Jakarta, melalui proyek revitalisasi senilai Rp1 triliun. Pengembangan tersebut bertujuan menjadikan Stasiun Gambir sebagai pusat transportasi modern yang terintegrasi dengan ruang publik ikonik di kawasan Monumen Nasional (Monas).
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, mengatakan seluruh pembiayaan proyek berasal dari kas internal perusahaan tanpa menggunakan pendanaan eksternal. Menurutnya, investasi tersebut merupakan bagian dari strategi pengembangan bisnis KAI di luar layanan inti transportasi kereta api.
"Anggaran yang disiapkan mencapai Rp1 triliun. Kami mendanai sendiri karena ini adalah murni langkah bisnis," ujar Bobby, Kamis (9/7/2026).
Baca Lainnya :
- Walikota Munjirin Resmikan Bank Sampah Pintar Kemilau, Perkuat Gerakan Pilah Sampah di Pulo Gadung0
- Dirut PAM JAYA: Infrastruktur Air Tangguh Jadi Kunci Ketahanan Air Nasional0
- Peran Strategis Dinas PPKUKM DKI Jakarta di Tengah Krisis Ekonomi Global0
- GMNI DKI Tuntut Kemenhan-TNI: Jangan Lindungi Kolonel Koruptor!0
- Baznas Bazis Jakarta Timur Serahkan Rumah Layak Huni bagi Keluarga Penerima Manfaat di Makasar0
Revitalisasi dijadwalkan mulai dikerjakan pada akhir 2026 dan ditargetkan rampung pada 2028. Pengembangan tidak hanya berfokus pada peningkatan layanan kereta api, tetapi juga menghadirkan pengalaman baru bagi masyarakat dan pengguna jasa transportasi.
KAI ingin menjadikan Stasiun Gambir sebagai "teras" kawasan Monas, sehingga masyarakat dapat menikmati panorama ikon ibu kota dengan lebih nyaman melalui konsep in-journey experience.
Menurut Bobby, selama ini kawasan Monas belum memiliki ruang publik yang benar-benar menjadi titik pandang utama bagi pengunjung. Karena itu, wajah baru Stasiun Gambir diharapkan mampu menjadi pintu gerbang sekaligus ruang terbuka yang memperkuat daya tarik kawasan tersebut.
Selain mendukung mobilitas antarkota dan perkotaan, revitalisasi juga akan mengintegrasikan berbagai fasilitas pendukung seperti area kuliner, ritel, dan ruang publik yang lebih ramah bagi masyarakat.
Dengan lokasinya yang berada di jantung Jakarta, Stasiun Gambir akan diposisikan sebagai simpul transportasi modern yang menghubungkan perjalanan kereta api dengan aktivitas perkotaan dan destinasi wisata nasional.
Melalui proyek ini, KAI berharap Stasiun Gambir tidak hanya menjadi tempat keberangkatan dan kedatangan penumpang, tetapi juga menjadi landmark baru yang memperkuat citra Jakarta sebagai ibu kota yang modern, nyaman, dan terintegrasi.(AS/BN).
_-_Copy.png)








_(1).png)

