- Ketua Harian DPP Partai Ummat Heikal Safar Menggelar Diskusi Bulanan Perdana Dan Temu Media Dalam Rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
- Angkat Jejak Sejarah Jalan Pos dan KAA, Bandung Siapkan Forum Kota Pusaka Indonesia 2027
- Meneladani Akhlak Nabi untuk Jakarta yang Beradab dan Indonesia yang Bersatu
- Analisa KOMRAD 98, 27 Agustus 2026: Menanti Gelombang Besar Perlawanan Masyarakat.
- Teh Java Preanger Dilirik Investor Belanda di KKI 2026
- Wali Kota Munjirin Tinjau Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati, Dorong Penataan Kawasan
- Mengenal Joe Thunder, Sang \"Seribu Wajah\" Yang Menjadi Mentor Di Balik Layar Magis Indonesia
- Gus Ipul Pastikan Kemensos Tangani Korban Kebakaran Kampung Adat Sade
- Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 91 Orang, Ancaman Penyakit Mulai Mengintai Pengungs
- 1.660 Warga Ramaikan Fun Run HUT RI di Jakarta Barat
August PSI Bongkar Praktik Pungli terhadap Pedagang Kaki Lima di Kebun Binatang Ragunan

Keterangan Gambar : Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), August Hamonangan
BERNUSA.COM: JAKARTA, 5 Maret 2026, Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta sekaligus Penasihat Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), August Hamonangan, membongkar praktik pungutan liar (pungli) yang mengintai para pedagang kaki lima (PKL) di Taman Margasatwa Ragunan (TMR) atau Kebun Binatang Ragunan.
Kenyataan yang mengejutkan itu diungkapkan oleh August dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi C terhadap Pra-Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 di DPRD Provinsi DKI Jakarta pada hari Rabu (4/3/2026) lalu.
“Sampai saat ini banyak keluhan dari PKL tadi atau pedagang kecil di Taman Margasatwa Ragunan. Ada banyak pungli terhadap PKL itu. Ini saya tidak sebutkan dari mana atau mungkin siapa yang jadi korbannya, tapi itu dari dulu seperti itu,” kata August menyampaikan keluhan para PKL mengenai praktik pungli yang sudah berlangsung lama.
Baca Lainnya :
- Gagal Bereskan Masalah Sampah yang Menahun, August PSI Tegur Pramono di Rapat Paripurna DPRD0
- August PSI Kritik Langkah Pramono Impor 3.100 Sapi Dari Australia0
Bahkan, ia sampai mempertanyakan apakah terdapat pihak lokal atau oknum dalam Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang terlibat melakukan pungli terhadap para PKL di sana. “Apakah di situ ada permainan akamsi, atau mohon maaf orang dalam, nah ini mohon dibasmi,” sambungnya.
Adapun Raker Pra-RKPD 2027 tersebut juga dihadiri oleh Kepala Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan, drh. Endah Rumiyati, M.Si.M.
“Saya dengan tegas ini, Ibu Endah, kapan waktu saya akan berkunjung lagi ke sana, kalau masih ada pungli maka akan saya laporkan kembali,” ujarnya.
August juga memaparkan jenis-jenis pungli ‘kreatif’ yang dilakukan terhadap para PKL di sekitar TMR. Di mana, salah satunya mewajibkan kepemilikan kartu khusus PKL sebagai tanda pedagang terkait berjualan di wilayah tersebut.
“Itu cara-cara punglinya juga kreatif. Ada yang gimana caranya dapat kartu pedagang gitu ya, kartu PKL, ada juga yang supaya mendapatkan seragam. Nah, ini dikelola dengan kreatif seolah-olah itu resmi. Saya mau tanyakan apakah memang sampai sebegitunya pengaturan di Taman Margasatwa Ragunan,” tegasnya.
_-_Copy.png)









_(1).png)
