- Transaksi Kripto Menguat, Pelaku Industri Dukung OJK Perkuat Tata Kelola dan Literasi
- BRI Region 6 Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Berbagi
- BRI BO Tanjung Priok Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Penuh Khidmat
- Angkutan Retail KAI Logistik Catat Kinerja Tertinggi pada Triwulan III 2026
- Zakat dan Sumbangan PMI: Berbeda Dasar Hukum, Tak Bisa Membenarkan Pemaksaan
- Zentara Melihat Perubahan Besar dalam Cara Perusahaan Mengelola Kerentanan Siber
- PTPP Raih Kontrak Baru Rp9,3 Triliun hingga Agustus 2026
- IMAGO Technologies Meluncurkan PaperSmart Dual-Mode Tablet dengan EdPrep.ai
- BRI BO Sunter Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
- Bank Jakarta Disiapkan Makin Kuat, Pemprov DKI Usulkan Peningkatan Modal Dasar
BIMA: Pidato APBN, Bukti Prabowo Berpihak pada Rakyat

Keterangan Gambar : Ketum BIMA, H. Syarief Hidayatullah
BERNUSA.COM:Jakarta – Ketua Umum Barisan Insan Muda Indonesia (BIMA) Syarief Hidayatullah menilai pidato Presiden Prabowo Subianto dalam penyampaian Rancangan APBN 2027 dan Nota Keuangan menunjukkan arah kebijakan pemerintah yang semakin jelas dalam keberpihakan kepada rakyat.
Menurut Syarief, pesan Presiden bahwa APBN harus menjadi instrumen yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat merupakan bentuk komitmen kuat pemerintah untuk memastikan pengelolaan keuangan negara benar-benar bermuara pada peningkatan kesejahteraan rakyat. Presiden juga menegaskan pembahasan RAPBN 2027 harus terbuka, konstruktif, dan sepenuhnya berorientasi pada kepentingan rakyat dan bangsa.
“Pidato Presiden Prabowo menunjukkan dengan sangat jelas bahwa anggaran negara tidak boleh berhenti sebagai angka-angka dalam dokumen keuangan. APBN harus hadir dan memberikan manfaat yang nyata bagi rakyat. Ini menunjukkan keberpihakan Presiden kepada kepentingan masyarakat,” ujar Syarief Hidayatullah, Sabtu (15/8/2026).»
Baca Lainnya :
- PB.GPMI Minta Kepolisian Usut Tuntas Kejadian Pelecehan Agama di Booth Newport, Ancol Jakarta0
- DPP. BIMA (Barisan Insan Muda) Minta Anggaran Pendidikan Tetap Utuh0
- Barisan Insan Muda (BIMA) Mendukung Penuh Kepemimpinan Dr. Syafrin Liputo Sebagai Walikota Jakarta Selatan0
- GPMI Ucapkan Selamat dan Sukses Kepada Walikota Jakarta Selatan Yang Baru, Dr. Syafrin Liputo 0
- ONIC dan Visinema Hadirkan Nobody Loves Kay, Drama Ambisi dan Pengorbanan Anak Muda0
Syarief mengatakan, keberpihakan tersebut juga terlihat dari fokus RAPBN 2027 yang diarahkan pada sejumlah program prioritas nasional, antara lain kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi dan industrialisasi, pembangunan infrastruktur serta perumahan, penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa, hingga penurunan kemiskinan.
“Penegasan Presiden bahwa setiap kebijakan anggaran harus memberikan dampak terhadap kepentingan rakyat merupakan komitmen untuk berbuat yang terbaik bagi kesejahteraan masyarakat. Ini yang harus kita lihat secara objektif,” kata Syarief.
Menurut Syarief, tantangan selanjutnya adalah memastikan seluruh jajaran pemerintah mampu menerjemahkan kebijakan Presiden tersebut secara konsisten hingga tingkat pelaksanaan, sehingga manfaat APBN benar-benar dirasakan masyarakat.
“Tidak ada alasan bagi seluruh masyarakat untuk tidak mendukung arah kebijakan Presiden sepanjang orientasinya jelas untuk kepentingan rakyat, meningkatkan kesejahteraan, membuka lapangan kerja, memperkuat kemandirian bangsa, dan membangun masa depan Indonesia,” tegasnya.
Syarief menambahkan, dukungan masyarakat terhadap pemerintah tidak berarti menghilangkan fungsi kontrol. Justru partisipasi publik diperlukan agar setiap program yang dibiayai APBN dapat berjalan efektif, tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat.
“Yang paling penting adalah kita bersama-sama mengawal agar semangat keberpihakan kepada rakyat yang disampaikan Presiden benar-benar diwujudkan dalam pelaksanaan program di lapangan,” pungkas Syarief. (Rilis)
_-_Copy.png)



.jpg)





_(1).png)
