- Echoes from the Land of the Dragon Raih Penghargaan di ART & TUR 2026
- Amryan Fajri, Mantri BRI yang Melayani Masyarakat Kepulauan Seribu
- Persija Tak Bisa Gunakan SUGBK hingga April 2027, Rumput Stadion Diperbaiki
- Tagihan IGD Rp 4 Juta Pasien RSUD Cilincing Dihapus setelah REKAN Indonesia Turun Tangan
- KAI Logistik Perkuat Budaya Anti Penyuapan melalui Awareness Training SNI ISO 37001:2025
- LPDB Koperasi Siapkan 16 Koperasi Naik Kelas Lewat Program Inkubasi Bisnis
- KAI Logistik Tingkatkan Kemudahan Layanan Pelanggan melalui Fitur Live Chat pada Aplikasi KAI Logistik TRAX
- BRI Area Purwokerto Gelar Car Free Day, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Pemberdayaan UMKM
- BRI BO Kutoarjo Gelar Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Perkuat Nasionalisme dan Semangat BRILiaN
- Bantu Warga Hadapi Kemarau Panjang, BRI Salurkan 18 Tangki Air Bersih
Echoes from the Land of the Dragon Raih Penghargaan di ART & TUR 2026

Keterangan Gambar : Echoes from the Land of the Dragon Raih Penghargaan di ART & TUR 2026
Film Roxx, production house asal Bali, mencatatkan pencapaian di kancah internasional melalui Echoes from the Land of the Dragon, yang berhasil meraih penghargaan sebagai salah satu pemenang (Winner) di ART & TUR International Tourism Film Festival 2026. Festival ini menampilkan beragam karya audiovisual dari sejumlah negara termasuk Portugal, Colombia, Mexico, Jepang, Switzerland, dan negara lainnya yang menjadi wadah pertemuan bagi para sineas internasional untuk menyajikan perspektif dari negara mereka masing-masing.
ART & TUR International Tourism Film Festival yang berlangsung pada 27 - 30 Oktober 2026 ini menjadi salah satu ruang bagi karya film pariwisata untuk diperkenalkan kepada audiens internasional dari berbagai negara. Keikutsertaan Film Roxx menunjukan peluang bagi production house di Indonesia untuk membawa karya audiovisualnya ke kancah internasional yang mempertemukan berbagai perspektif mengenai pariwisata, budaya dan destinasi.
Sebagai bagian dari program resmi festival, Echoes from the Land of the Dragon dijadwalkan tayang pada 28 Oktober 2026, pukul 17.50–18.30 WET (Western European Time). Film ini ditampilkan dalam session #7, bersama karya-karya dari Taiwan, Slovenia, Meksiko, dan Spanyol.
Baca Lainnya :
- Amryan Fajri, Mantri BRI yang Melayani Masyarakat Kepulauan Seribu0
- Persija Tak Bisa Gunakan SUGBK hingga April 2027, Rumput Stadion Diperbaiki0
- Tagihan IGD Rp 4 Juta Pasien RSUD Cilincing Dihapus setelah REKAN Indonesia Turun Tangan0
- KAI Logistik Perkuat Budaya Anti Penyuapan melalui Awareness Training SNI ISO 37001:20250
- LPDB Koperasi Siapkan 16 Koperasi Naik Kelas Lewat Program Inkubasi Bisnis0
Seiring berkembangnya industri kreatif dan audiovisual, video kini tidak lagi sekadar media komunikasi. Video juga menjadi sarana untuk menyampaikan sudut pandang, membangun pengalaman visual, dan memperkenalkan gagasan kepada audiens lintas negara. Pencapaian ini menjadi salah satu tonggak dalam perjalanan Film Roxx.
Bagi Film Roxx, penghargaan ini juga merupakan buah dari proses kreatif dan kerja sama tim. Mulai dari pengembangan konsep hingga tahap akhir produksi, setiap proses ikut membentuk hasil visual yang ingin disampaikan kepada penonton.
Ke depan, Film Roxx berkomitmen untuk terus menjajaki pendekatan kreatif baru dalam produksi audiovisual serta memperluas kolaborasi yang mendukung pertumbuhan industri kreatif Indonesia.
_-_Copy.png)









_(1).png)
