- Indonesia Bawa Pulang Emas dari Olimpiade Fisika Internasional 2026 di Kolombia
- Dari Ruang ICU Hingga Liang Lahat, Rekan Indonesia Jakut Tetap Mendampingi Warga
- Aktivis Jakarta: Insiden Tewasnya 3 Pekerja di PT Moya Bukan Tanggung Jawab PAM Jaya
- Institut Marhaenisme 27 Luncurkan Marhaenis Watch
- Munjirin: Penanganan Sampah Jakarta Timur Capai 729,72 Ton hingga Juli 2026
- Pemkab Bekasi Matangkan Regulasi Pilkades Serentak 2026, Fokus Wujudkan Demokrasi Desa Berkualitas
- 83 Ribu Koperasi Berbadan Hukum, LPDB Perkuat Ekosistem Pembiayaan Koperasi Indonesia
- Pasien Bayi Kembali Dirawat di NICU Usai Operasi, Rekan Indonesia Sumsel Soroti Pelayanan Kesehatan
- Babak Baru Partai Ummat, Sinergi Tokoh-Tokoh Muda Dan Kekuatan Jaringan Menuju Pemilu 2029
- Ketum DPP Rekat Indonesia Nyatakan Presiden Prabowo Dengan Tegas Perintahkan Tindakan Pejabat yang Terlibat Korupsi Dan Gratifikasi
Indonesia Bawa Pulang Emas dari Olimpiade Fisika Internasional 2026 di Kolombia
.jpg)
Keterangan Gambar : kepulangan Tim Olimpiade Fisika Internasional Indonesia yang sukses meraih lima medali
BERNUSA.COM, Tangerang – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyambut kepulangan Tim Olimpiade Fisika Internasional Indonesia yang sukses meraih lima medali pada ajang 56th International Physics Olympiad (IPhO) 2026 di Bucaramanga, Kolombia. Prestasi tersebut terdiri dari satu medali emas, dua medali perak, dan dua medali perunggu, sekaligus menjadi peningkatan signifikan dibandingkan capaian tahun sebelumnya.
Kelima pelajar berprestasi itu disambut di Bandara Internasional Soekarno-Hatta oleh Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Talenta, Mariman Darto, serta Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Maria Veronica Irene Herdjiono.
Mewakili Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, Mariman Darto menyampaikan apresiasi atas perjuangan para peserta dan pembina yang telah mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional. Ia berharap prestasi tersebut menjadi bekal bagi para pelajar untuk menjadi peneliti, inovator, dan pemimpin masa depan yang berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Baca Lainnya :
Sementara itu, Kepala Puspresnas Maria Veronica Irene Herdjiono mengatakan keberhasilan tim merupakan hasil pembinaan berjenjang, mulai dari sekolah hingga Pelatihan Nasional (Pelatnas). Pemerintah juga terus mendukung pengembangan talenta melalui berbagai program, termasuk Beasiswa Talenta Indonesia.
Peraih medali emas, Evan Syatia To dari SMAK Penabur Gading Serpong, mengaku tantangan terbesar adalah beradaptasi dengan perbedaan waktu di Kolombia. Namun, bekal materi selama Pelatnas membantunya tetap fokus menghadapi ujian teori dan eksperimen.
Kemendikdasmen berharap prestasi Tim Olimpiade Fisika Indonesia di IPhO 2026 dapat menginspirasi lebih banyak pelajar untuk mencintai sains dan terus berprestasi di tingkat dunia, sekaligus memperkuat ekosistem manajemen talenta nasional.(AS/BN).
_-_Copy.png)








_(1).png)

