- Politisi Muda Partai Ummat Ridho Rahmadi Menantu Amien Rais Dikabarkan Mundur Dari Jabatan Ketua Umum DPP Partai Ummat
- AI Mulai Masuk Industri Film, Jeremias Nyangoen: Kita Tak Bisa Menolak Perkembangan Teknologi
- Robot Humanoid Mornine Kantongi Sertifikasi CE Uni Eropa, Bidik Pasar Global
- Ketua Harian DPP Partai Ummat Heikal Safar Menggelar Diskusi Bulanan Perdana Dan Temu Media Dalam Rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
- Angkat Jejak Sejarah Jalan Pos dan KAA, Bandung Siapkan Forum Kota Pusaka Indonesia 2027
- Meneladani Akhlak Nabi untuk Jakarta yang Beradab dan Indonesia yang Bersatu
- Analisa KOMRAD 98, 27 Agustus 2026: Menanti Gelombang Besar Perlawanan Masyarakat.
- Teh Java Preanger Dilirik Investor Belanda di KKI 2026
- Wali Kota Munjirin Tinjau Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati, Dorong Penataan Kawasan
- Mengenal Joe Thunder, Sang \"Seribu Wajah\" Yang Menjadi Mentor Di Balik Layar Magis Indonesia
Ketua KJJT Ade Maulana Wafat, VJB Takziah ke Rumah Duka di Surabaya

Keterangan Gambar : Keluarga Besar Vanguard Jurnalis Bersatu (VJB)
BERNUSA.COM: Surabaya, – Keluarga Besar Vanguard Jurnalis Bersatu (VJB) kembali menunjukkan solidaritas. Kali ini, VJB mengunjungi rumah duka Almarhum Ade Maulana di Jalan Sawunggaling, Surabaya, Selasa (07/04/2026).
Ade Maulana wafat pada Minggu dini hari (05/04/2026). Ia merupakan wartawan senior sekaligus Ketua Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT). Selain itu, ia meninggalkan seorang istri dan dua anak.
Sejumlah jurnalis hadir untuk memberikan penghormatan. Di antaranya Kukuh Setya yang akrab disapa Panglima Tua. Kemudian, hadir pula wartawan senior Glewoh dan Bledex. Kehadiran mereka menunjukkan rasa hormat atas dedikasi Almarhum di dunia jurnalistik.
Baca Lainnya :
Kukuh Setya mengenang Ade Maulana sebagai sosok panutan. Ia menilai Almarhum berjiwa besar dan ringan membantu sesama. Oleh sebab itu, banyak jurnalis menjadikannya tempat belajar dan berdiskusi.
“Beliau sahabat sekaligus guru. Saya belajar menulis dari Mas Ade. Selain itu, beliau membantu saya saat terkena Covid-19. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi-Nya,” ujar Kukuh.
Sementara itu, Glewoh menyampaikan kesan mendalam. Ia menyebut Ade Maulana sebagai pribadi lugas dan profesional. Bahkan, Almarhum sering memberi semangat serta wawasan kepada rekan jurnalis.
Di sisi lain, pihak keluarga menyampaikan terima kasih atas kehadiran para pelayat. Mereka juga memohon maaf apabila semasa hidup Almarhum pernah berbuat salah.
“Kami mewakili keluarga mengucapkan terima kasih. Selain itu, kami memohon maaf apabila semasa hidup Almarhum pernah berbuat salah,” ucap perwakilan keluarga.
Selanjutnya, VJB menyerahkan santunan solidaritas kepada keluarga. Setelah itu, seluruh peserta memanjatkan doa bersama. Kegiatan kemudian berlanjut dengan ramah tamah dan foto bersama di depan karangan bunga.
“Selamat jalan kawan. Kami bersaksi engkau orang baik. Semoga surga menjadi tempat terindah untukmu,” pungkas Kukuh.
(Redho)
_-_Copy.png)









_(1).png)
