- 83 Ribu Koperasi Berbadan Hukum, LPDB Perkuat Ekosistem Pembiayaan Koperasi Indonesia
- Pasien Bayi Kembali Dirawat di NICU Usai Operasi, Rekan Indonesia Sumsel Soroti Pelayanan Kesehatan
- Babak Baru Partai Ummat, Sinergi Tokoh-Tokoh Muda Dan Kekuatan Jaringan Menuju Pemilu 2029
- Ketum DPP Rekat Indonesia Nyatakan Presiden Prabowo Dengan Tegas Perintahkan Tindakan Pejabat yang Terlibat Korupsi Dan Gratifikasi
- Khitanan Massal PAM JAYA Layani 2.067 Peserta, Raih Rekor MURI
- Pemprov DKI: Jakarta Kini Bersaing dengan Kota-Kota Besar Dunia
- Depot Bu Rudy Resmikan Sertifikat Halal Cabang Ke-6 Di Harbour City Nine Surabaya
- Transformasi Besar Stasiun Gambir Dimulai, KAI Investasi Rp1 Triliun dari Dana Internal
- Heikal Safar SH Dukung TNI Menolak Backingin Koruptor.!! Saat Polisi Geledah 12 Lokasi Terkait 3 Kasus Korupsi Raksasa
- Maman Abdurrahman: AI Bukan Lagi Masa Depan, Kini Jadi Kebutuhan UMKM Indonesia
Ketua KJJT Ade Maulana Wafat, VJB Takziah ke Rumah Duka di Surabaya

Keterangan Gambar : Keluarga Besar Vanguard Jurnalis Bersatu (VJB)
BERNUSA.COM: Surabaya, – Keluarga Besar Vanguard Jurnalis Bersatu (VJB) kembali menunjukkan solidaritas. Kali ini, VJB mengunjungi rumah duka Almarhum Ade Maulana di Jalan Sawunggaling, Surabaya, Selasa (07/04/2026).
Ade Maulana wafat pada Minggu dini hari (05/04/2026). Ia merupakan wartawan senior sekaligus Ketua Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT). Selain itu, ia meninggalkan seorang istri dan dua anak.
Sejumlah jurnalis hadir untuk memberikan penghormatan. Di antaranya Kukuh Setya yang akrab disapa Panglima Tua. Kemudian, hadir pula wartawan senior Glewoh dan Bledex. Kehadiran mereka menunjukkan rasa hormat atas dedikasi Almarhum di dunia jurnalistik.
Baca Lainnya :
Kukuh Setya mengenang Ade Maulana sebagai sosok panutan. Ia menilai Almarhum berjiwa besar dan ringan membantu sesama. Oleh sebab itu, banyak jurnalis menjadikannya tempat belajar dan berdiskusi.
“Beliau sahabat sekaligus guru. Saya belajar menulis dari Mas Ade. Selain itu, beliau membantu saya saat terkena Covid-19. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi-Nya,” ujar Kukuh.
Sementara itu, Glewoh menyampaikan kesan mendalam. Ia menyebut Ade Maulana sebagai pribadi lugas dan profesional. Bahkan, Almarhum sering memberi semangat serta wawasan kepada rekan jurnalis.
Di sisi lain, pihak keluarga menyampaikan terima kasih atas kehadiran para pelayat. Mereka juga memohon maaf apabila semasa hidup Almarhum pernah berbuat salah.
“Kami mewakili keluarga mengucapkan terima kasih. Selain itu, kami memohon maaf apabila semasa hidup Almarhum pernah berbuat salah,” ucap perwakilan keluarga.
Selanjutnya, VJB menyerahkan santunan solidaritas kepada keluarga. Setelah itu, seluruh peserta memanjatkan doa bersama. Kegiatan kemudian berlanjut dengan ramah tamah dan foto bersama di depan karangan bunga.
“Selamat jalan kawan. Kami bersaksi engkau orang baik. Semoga surga menjadi tempat terindah untukmu,” pungkas Kukuh.
(Redho)
_-_Copy.png)








_(1).png)

