- Terima Pengurus DPP GMNI, Wamentrans RI Viva Yoga Tegaskan Nasionalisme Indonesia Berciri Religius Dan Antikolonialisme
- Konsolidasi PAN Jawa Timur, Waketum PAN Viva Yoga Sampaikan PAN Memiliki Program Konkret Untuk Rakyat
- KPAI : Penegakan Hukum Harus Tetap Menjamin Perlindungan Dan Martabat Santriwati Anak
- DPN KOMBATAN Desak Pemprov Jakarta Tunaikan Hak Warga Dan Tagih Piutang Rp 17,67 Triliun
- Salurkan Kredit untuk Pedagang Sayur 24 Jam di Pasar Lontar Kramat Jaya, Bukti Nyata Dukungan BRI terhadap UMKM
- Jakarta Perluas Program Sekolah Gratis pada 2027, Jakarta Institute: Pendidikan Jangan Terhambat Kemampuan Ekonomi
- Ohim Abdurrohim Kembangkan 7 Outlet BRILink, Kembangkan Bisnis dan Sejahterakan Keluarga
- Kemenkop Perkuat Landasan Hukum Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan
- Perbasasi Jakarta dan JALIN Foundation Dorong Remaja Sehat Lewat Baseball5
- Usai Raih World Artist of the Year, JessC Perluas Langkah Musik di Indonesia
Konsolidasi PAN Jawa Timur, Waketum PAN Viva Yoga Sampaikan PAN Memiliki Program Konkret Untuk Rakyat

SURABAYA, Bernusa.com,--Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi mengungkapkan Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai partai modern, memiliki program yang konkret dan nyata untuk rakyat.
Adapun program konkret dan nyata tersebut, seperti : PANsar Murah, pembagian sembako, peduli yatim-piatu, dan program kerakyatan lainnya. “Semuanya merupakan program yang langsung diterima dan dirasakan oleh rakyat”
Baca Lainnya :
- KPAI : Penegakan Hukum Harus Tetap Menjamin Perlindungan Dan Martabat Santriwati Anak0
- DPN KOMBATAN Desak Pemprov Jakarta Tunaikan Hak Warga Dan Tagih Piutang Rp 17,67 Triliun0
- Salurkan Kredit untuk Pedagang Sayur 24 Jam di Pasar Lontar Kramat Jaya, Bukti Nyata Dukungan BRI terhadap UMKM0
- Jakarta Perluas Program Sekolah Gratis pada 2027, Jakarta Institute: Pendidikan Jangan Terhambat Kemampuan Ekonomi0
- Ohim Abdurrohim Kembangkan 7 Outlet BRILink, Kembangkan Bisnis dan Sejahterakan Keluarga0
"Demikian Ungkapan itu disampaikan Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi dihadapan para anggota DPR dan DPRD provinsi, kabupaten, dan kota se-Jawa Timur. Pada saat ‘Rapat Koordinasi Partai dan Mengkaji Revisi Undang-undang Pemilu dan Penyerahan bantuan kompensasi bagi calon legislatif yang tidak terpilih di pemilu 2024, di Surabaya, Sabtu (31/10/2026).
Turut hadir dalam rapat koordinasi itu Ketua DPW PAN Jawa Timur sekaligus anggota DPR Komisi XI Ahmad Rizki Sadig serta senior PAN H. Masfuk (mantan Bupati Lamongan) dan Prof. Zainuddin Maliki (anggota DPR 2019-2024). Di sela-sela rapat koordinasi digelar kuliner tradisional, seperti sate madura, bakso, dan warung kopi.
Lebih lanjut Waketum PAN Viva Yoga mengatakan bahwa cita-cita ketua umum PAN, Zulkifli Hasan, untuk membangun PAN sebagai partai modern harus didukung seluruh kader Partai Amanat Nasional.
"Ciri partai politik modern di antaranya, harus didirikan oleh ideologi politik yang jelas, memiliki struktur organisasi sampai di tingkat desa, ada kaderisasi, ada program konkrit, mandiri di logistik, serta membangun budaya demokrasi di internal partai," katanya.
Dalam Rapat koordinasi yang dilaksanakan pada hari Sabtu tersebut
menurut pria yang saat ini menjadi Wakil Menteri Transmigrasi Republik Indonesia juga merupakan bentuk PAN sebagai partai modern.
“Koordinasi yang di dalamnya ada diskusi, serap aspirasi, dan dialog merupakan bentuk mengembangnkan budaya demokrasi di internal partai”, tuturnya.
Ditegaskan Waketum PAN Viva Yoga dalam mengambil keputusan diambil melalui proses yang sesuai dengan AD/ART mulai dari kongres, muswil, musda, muscam, musdes.
“Ini merupakan indikator bahwa proses pengambilan keputusan partai melibatkan pengurus dan anggota secara kolektif”, tegasnya.
Selanjutnya mantan Presidium MN KAHMI ini mengatakan, demokratisasi di PAN juga direalisasikan di internal partai sebab hal demikian merupakan konsep, gagasan, dan komitmen dari Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.
“Bang Zul ingin menjadikan PAN sebagai partai yang besar”, ujarnya.
Lanjut Waketum PAN Viva Yoga meski hal demikian merupakan tantangan namun dengan proses komunikasi yang dilakukan oleh DPW PAN Jawa Timur melalui rapat koordinasi,
Waketum PAN Viva Yoga sangat optimis keinginan Ketua Umum PAN akan tercapai. “Konsolidasi hari ini saya rasa akan menambah energi perjuangan ke depan”, tegasnya. “Kita kokohkan Jawa Timur basis PAN”, imbuhnya
Selanjutnya dalam rapat koordinasi, pria asal Lamongan, Jawa Timur, itu mengingatkan arahan dari Ketua Umum Zulkifli Hasan bahwa partai berlambang matahari ini adalah bagian dari pemerintahan, partai pemerintah. Meski sebagai partai pendukung pemerintahan didorong agar para wakil rakyat baik yang ada di pusat, provinsi, kabupaten, dan kota untuk tetap berkreasi dan berinovasi.
Sementara itu Terkait parliamentary threshold (PT), Viva Yoga mengatakan mau 5% atau 6% bagi PAN tidak masalah,
“Kita ok-ok saja”, tuturnya.
Meski demikian dirinya menegaskan bagaimana suara rakyat tidak boleh ada yang sia-sia atau terbuang; tidak dapat terkonversi menjadi kursi.
“Pentingnya mempertahankan proporsionalitas demi menjaga demokrasi”, paparnya.
Waketum PAN juga menyebutkan bahwa masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang plural. "Bila di DPR semakin sedikit partai maka tak banyak perdebatan dan dinamika demokrasi, " pungkasnya.
Editor : (RED/SAN).
_-_Copy.png)









_(1).png)
