- Di tengah Kerumunan Solo Run Fest 2026, BRI Eksis Hadirkan Layanan Perbankan
- Jalan Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton Akan Dioperasikan dengan Tarif Mulai 14 Oktober 2026 Pukul 00:00 WIB
- Tokenized Stocks Tembus US$3 Miliar, Akses Saham AS Makin Diminati Investor Indonesia
- LBFest 2026 Dorong Brand Lokal Karya Entrepreneur Muda BINUS \'Naik Kelas\'
- AI Tidak Cukup untuk Menghapus Kemiskinan Jakarta
- OCBC Syariah dan Rumah Wakaf Salurkan Wakaf untuk Dukung Pendidikan & Keterampilan Siswa di Pelosok Garut
- Musim Hujan Mundur ke Desember, Jadwal Kirim Material Proyek Ikut Bergeser
- Ketua Harian Partai Ummat Dukung Kapolri Dan Test Narkoba Seluruh Pegawai Negeri, Pejabat Negara, Dan Wakil Rakyat Di Seluruh Indonesia
- Indonesia Kalah dari Singapura di Pasar Kripto Asia, Apa yang Harus Dikejar?
- BRI x Pelni Gelar Yoga Session, Perkuat Sinergi dan Wujudkan Work Life Balance
Relawan PNM Turun Langsung ke Daerah Terdampak Banjir, Bantu Pemulihan Nasabah Mekaar
.jpg)
Keterangan Gambar : PNM Perkuat Pemulihan Pascabencana di Aceh.
BERNUSA.COM, Aceh – Sebulan setelah banjir dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera, dampaknya masih dirasakan oleh masyarakat, terutama keluarga prasejahtera yang menggantungkan penghasilan dari usaha mikro. Di Aceh Tamiang, Peureulak, Kota Langsa, Kabupaten Pidie hingga Bireuen, masih banyak warga yang berjuang memulihkan kehidupan dan usahanya.
Melihat kondisi tersebut, para relawan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali turun langsung ke berbagai titik terdampak untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Mereka mendatangi rumah-rumah warga, posko pengungsian, serta lokasi-lokasi yang masih membutuhkan perhatian.
Kehadiran relawan PNM menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung proses pemulihan masyarakat yang masih berlangsung, terutama ketika perhatian terhadap bencana mulai berkurang, sementara kebutuhan warga tetap tinggi.
Baca Lainnya :
Saat berada di lapangan, relawan PNM bertemu dengan banyak nasabah PNM Mekaar yang turut menjadi korban bencana. Sebelum banjir terjadi, para nasabah tersebut mengandalkan warung kecil maupun usaha rumahan sebagai sumber penghasilan keluarga.
Namun, banjir yang datang secara tiba-tiba merendam rumah sekaligus tempat usaha mereka. Peralatan usaha rusak, stok barang dagangan habis, dan aktivitas ekonomi terhenti sehingga berdampak langsung terhadap pendapatan keluarga.
Selain menyalurkan bantuan kebutuhan pokok, para relawan juga berdialog dengan masyarakat untuk mengetahui kondisi mereka secara langsung. Banyak nasabah mengaku masih mengalami kesulitan memulai kembali usahanya akibat keterbatasan modal dan perlengkapan yang rusak akibat banjir.
Kondisi tersebut membuat proses pemulihan berjalan lebih lambat, khususnya bagi keluarga yang bergantung pada penghasilan harian dari usaha mikro.
Sekretaris Perusahaan PNM, L. Dodot Patria Ary, mengatakan bahwa PNM sengaja kembali hadir di wilayah terdampak karena proses pemulihan masyarakat belum sepenuhnya selesai.
"Sebulan setelah kejadian, kami melihat sendiri bahwa banyak masyarakat dan nasabah kami masih berjuang. Kehadiran relawan diharapkan bisa membantu meringankan beban sekaligus memberi semangat agar mereka bisa kembali bangkit," ujarnya kepada wartawan.
Menurutnya, pemulihan pascabencana membutuhkan kepedulian yang berkelanjutan. Bagi masyarakat kecil, dampak bencana tidak berhenti ketika banjir surut, melainkan masih berlanjut dalam upaya membangun kembali kehidupan dan usaha mereka.
Melalui aksi kemanusiaan tersebut, PNM berharap dapat terus mendampingi masyarakat agar tetap memiliki harapan, semangat, dan kesempatan untuk kembali menjalankan usaha sehingga perekonomian keluarga dapat pulih secara bertahap.Deskripsi: Relawan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir dan longsor di sejumlah wilayah Aceh. Selain memberikan bantuan kebutuhan pokok, PNM juga mendukung pemulihan nasabah Mekaar yang kehilangan sumber mata pencaharian akibat bencana.(AS/BN).
_-_Copy.png)




.jpg)




_(1).png)
